Penandatanganan Kerja Sama Suluhdesa

Babak Baru PSN Ngada, Pemkab Gandeng PT Ngada Jaya Perkasa Menuju Pengelolaan Profesional

Surabaya, Suluhdesa.om – Pemerintah Kabupaten Ngada menggandeng PT Ngada Jaya Perkasa untuk membiayai dan mendukung pengelolaan keikutsertaan Persatuan Sepak Bola Ngada (PSN Ngada) dalam kompetisi Liga Nusantara musim 2026/2027. Kerja sama tersebut menjadi langkah penting dalam upaya membangun tata kelola klub yang lebih profesional sekaligus memperkuat ambisi PSN Ngada menembus Championship atau Liga 2, kasta kedua sepak bola nasional.

Kesepakatan bersama ditandatangani Bupati Ngada, Raymundus Bena, dan Direktur PT Ngada Jaya Perkasa, Josef Adrianus Nae Soi, di Bajawa, Senin (26/10/2026). Ketua DPRD Kabupaten Ngada, Romilus Juji, turut menyaksikan penandatanganan tersebut.

Melalui kesepakatan ini, PT Ngada Jaya Perkasa mengambil peran dalam pembiayaan keikutsertaan PSN Ngada pada Liga Nusantara musim 2026/2027. Sementara itu, Pemerintah Kabupaten Ngada memberikan fasilitasi administratif sesuai ruang lingkup kerja sama yang telah disepakati.

Pembiayaan mencakup persiapan dan kegiatan operasional tim, kebutuhan pemain dan ofisial, perjalanan, perlengkapan, serta berbagai kegiatan pendukung selama kompetisi berlangsung.

Kerja sama berlaku selama satu musim kompetisi 2026/2027 dan dapat diperpanjang berdasarkan persetujuan kedua pihak. Pelaksanaannya akan ditindaklanjuti melalui Perjanjian Kerja Sama yang mengatur ketentuan operasional secara lebih terperinci.

Dokumen kesepakatan tersebut tidak mengatur pengalihan kepemilikan PSN Ngada kepada PT Ngada Jaya Perkasa. Kerja sama difokuskan pada pembiayaan dan fasilitasi keikutsertaan klub dalam kompetisi nasional.

Keterlibatan perusahaan dalam pembiayaan kompetisi diharapkan dapat memperkuat kesiapan PSN Ngada menghadapi persaingan yang semakin ketat. Bagi klub yang tengah berusaha meningkatkan prestasi, kepastian dukungan operasional menjadi salah satu kebutuhan penting dalam menjalankan program sepanjang musim.

Bupati Raymundus Bena Sebut PSN Sudah Menjadi Isu Nasional

Bupati Ngada, Raymundus Bena, menyambut penandatanganan kesepakatan tersebut sebagai momentum penting dalam perjalanan sepak bola daerah.

“Malam ini adalah momen luar biasa yang tidak pernah kita bayangkan sebelumnya,” ungkap Raymundus dalam sambutannya.

Menurutnya, perkembangan PSN Ngada telah menarik perhatian yang semakin luas. Klub kebanggaan masyarakat Ngada itu kini tidak lagi hanya menjadi pembicaraan di tingkat lokal.

“PSN ini sebenarnya sudah menjadi isu nasional, bukan hanya isu lokal,” ujarnya.

Raymundus juga mengenang pertemuan awalnya dengan Josef Nae Soi ketika membicarakan masa depan PSN Ngada. Dalam pertemuan tersebut, ia menyampaikan pesan bahwa para pemain merupakan anak-anak yang menjadi tanggung jawab bersama.

Pandangan itu memperlihatkan besarnya harapan pemerintah daerah terhadap pembinaan generasi muda melalui sepak bola.

“Sekarang terwujud, dan saya tandatangani MoU ini mewakili masyarakat Ngada,” kata Raymundus.

Bupati menegaskan bahwa pengembangan PSN Ngada diharapkan dapat menjangkau bidang yang lebih luas, termasuk pendidikan sepak bola, kegiatan sosial kemasyarakatan, dan industri olahraga.

“Misi pendidikan bola masuk, sosial kemasyarakatan masuk, industri olahraga juga akan masuk. Ini adalah misi kami,” tegasnya.

Gagasan tersebut menunjukkan harapan agar PSN Ngada tidak hanya berkembang melalui prestasi pertandingan, tetapi juga memberikan ruang pembinaan bagi generasi muda serta membuka peluang kegiatan ekonomi yang berkaitan dengan olahraga.

Ketua DPRD Ngada Apresiasi Keterlibatan Josef Nae Soi

Ketua DPRD Kabupaten Ngada, Romilus Juji, memberikan apresiasi kepada Josef Adrianus Nae Soi atas keterlibatannya dalam mendukung pengembangan PSN Ngada.

Dalam sambutannya, Romilus menyampaikan penghormatan kepada Josef sebagai Direktur PT Ngada Jaya Perkasa sekaligus tokoh Nusa Tenggara Timur yang mengambil langkah untuk membantu klub mencapai tingkat kompetisi lebih tinggi.

“Hormat saya sampaikan kepada Bapak Josef, selaku Direktur PT Ngada Jaya, selaku tokoh NTT, atas segala upaya mengambil langkah progresif membantu PSN ke level yang lebih tinggi,” ungkap Romilus.

Kehadiran pimpinan DPRD dalam penandatanganan kesepakatan tersebut turut memperlihatkan dukungan terhadap kerja sama pengembangan sepak bola melalui keterlibatan pemerintah daerah dan badan usaha.

Di tengah meningkatnya kebutuhan operasional kompetisi, kerja sama pembiayaan menjadi salah satu upaya memperkuat kesiapan tim. Namun, keberlanjutannya tetap memerlukan perencanaan yang matang, pembagian tanggung jawab yang jelas, dan pengelolaan keuangan yang dapat dipertanggungjawabkan.

Liga Nusantara Jadi Jalan Menuju Championship

PSN Ngada menghadapi tantangan penting pada Liga Nusantara musim 2026/2027. Kompetisi tersebut menjadi kesempatan bagi klub untuk meningkatkan daya saing sekaligus memperjuangkan peluang promosi menuju Championship, kompetisi kasta kedua sepak bola Indonesia.

Ambisi menembus Championship membutuhkan persiapan yang tidak ringan. Selain kekuatan pemain dan kualitas pelatih, klub harus memperhatikan kesiapan organisasi, administrasi, infrastruktur, dan kemampuan pembiayaan yang berkelanjutan.

Promosi ke jenjang kompetisi lebih tinggi juga harus mengikuti ketentuan penyelenggara, termasuk persyaratan lisensi klub yang berlaku.

Kondisi tersebut menempatkan profesionalisasi pengelolaan sebagai kebutuhan penting bagi PSN Ngada. Kemampuan membangun tim yang kompetitif harus berjalan beriringan dengan tata kelola organisasi yang tertib dan terencana.

Kerja sama dengan PT Ngada Jaya Perkasa diharapkan menjadi salah satu fondasi untuk mendukung kebutuhan tersebut.

Meski demikian, target promosi menuju Championship tidak dicantumkan sebagai kewajiban dalam dokumen kesepakatan bersama yang ditandatangani pada 27 Oktober 2026. Kesepakatan tersebut secara khusus mengatur pembiayaan dan fasilitasi keikutsertaan PSN Ngada pada Liga Nusantara musim 2026/2027.

Profesionalisasi PSN Ngada Membutuhkan Pembinaan Berkelanjutan

Pengembangan PSN Ngada menuju pengelolaan profesional juga menuntut perhatian terhadap pembinaan pemain dan keberlanjutan organisasi.

Persiapan menghadapi kompetisi nasional tidak dapat dilepaskan dari kebutuhan membangun sistem pembinaan yang konsisten. Regenerasi pemain, pengembangan kemampuan pelatih, dan peningkatan kualitas latihan menjadi bagian penting dalam menjaga daya saing klub dari satu musim ke musim berikutnya.

Di luar aspek olahraga, aktivitas PSN Ngada berpotensi mendorong kegiatan ekonomi masyarakat. Penyelenggaraan pertandingan, kebutuhan transportasi, akomodasi, perlengkapan olahraga, hingga produk kreatif yang berkaitan dengan identitas klub dapat membuka peluang usaha apabila dikelola secara terencana.

Potensi tersebut masih membutuhkan pengembangan lebih lanjut agar dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Bagi masyarakat Ngada, PSN memiliki arti yang kuat secara historis dan sosial. Klub ini tumbuh bersama perjalanan sepak bola daerah dan menjadi bagian dari identitas serta kebanggaan masyarakat.

Hubungan tersebut merupakan modal sosial yang perlu dijaga seiring berkembangnya sistem pengelolaan klub.

Penandatanganan kesepakatan antara Pemerintah Kabupaten Ngada dan PT Ngada Jaya Perkasa pada 27 Oktober 2026 telah memberikan dasar kerja sama untuk menghadapi Liga Nusantara musim 2026/2027.

Tantangan berikutnya terletak pada pelaksanaan perjanjian lanjutan, pemenuhan kebutuhan operasional tim, serta kesiapan organisasi menghadapi tuntutan kompetisi.

Ambisi menuju Championship kini membawa pekerjaan yang lebih konkret bagi PSN Ngada. Prestasi di lapangan harus dibangun bersama pengelolaan yang profesional, pembinaan yang berkesinambungan, dan kemampuan menjaga kepercayaan masyarakat yang selama ini menjadi bagian penting dalam perjalanan klub. (gbm/sp*)