PMI NTT dan Kota Kupang Bagi Bantuan Masyarakat Terdampak Angin Kencang di Manutapen

Kupang, suluhdesa.com – Palang Merah Indonesia (PMI) Provinsi NTT dan Kota Kupang bekerja sama mendukung penanggulangan bencana dengan mendistribusikan bantuan kepada masyarakat terdampak angin kencang akibat siklon tropis 97S di Kelurahan Manutapen, Kecamatan Kota Raja, Kota Kupang pada Senin (19/01/2026).

Bencana angin kencang yang melanda pada Sabtu (17/01/2026) dinihari mengakibatkan puluhan rumah masyarakat mengalami kerusakan. Pasca bencana, staf dan relawan PMI Kota Kupang segera melakukan asesmen untuk mengecek lokasi, mengumpulkan data, dan mengidentifikasi kebutuhan mendesak masyarakat, sebelum berkoordinasi dengan PMI Provinsi untuk menyusun langkah tindak.

Bacaan Lainnya

Ketua PMI NTT Alfridus Bria Seran menyampaikan bahwa PMI hadir untuk memberikan dukungan dan solidaritas kepada masyarakat terdampak. “Hari ini kami membawa bantuan berupa baby kit, hygiene kit, beras, dan telur ayam sebagai bentuk solidaritas kemanusiaan. Para pengurus PMI Provinsi dan Kota Kupang keroyokan, bahu membahu berbagi hati untuk semua,” tegasnya.

PLT. Lurah Manutapen Reny Djara Rata mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada PMI. Menurutnya, bencana terjadi dinihari saat masyarakat sedang istirahat, dengan total 20 KK terdampak di RT 14 (16 KK), RT 13 (2 KK), dan RT 16 (2 KK). “Masyarakat yang rumahnya rusak saat ini mengungsi di rumah tetangga dan keluarga. Pemerintah Kelurahan telah berkoordinasi dengan Dinas Sosial, BPBD, serta Dinas Perumahan untuk mendata kerusakan,” ungkap Reny. Ia juga mengimbau masyarakat untuk tetap waspada mengingat kondisi cuaca belum kondusif dan terus memantau informasi peringatan dini dari BMKG dan BPBD.

Mewakili PMI Kota Kupang, Ferdinand Musa Malelak mengatakan bahwa lembaga tersebut selalu siap membantu masyarakat terdampak bencana. “Bantuan hari ini adalah hasil kolaborasi dengan PMI Provinsi, termasuk bantuan khusus baby kit untuk kelompok rentan. Kami mengimbau masyarakat untuk mengecek dan memperkuat atap rumah serta tetap memperhatikan informasi peringatan dini,” katanya.

Adapun bantuan yang didistribusikan meliputi 19 paket hygiene kit, 13 paket baby kit, 19 karung beras 5 kg, dan 19 rak telur. Kegiatan dihadiri oleh pengurus, staf, dan relawan PMI Provinsi dan Kota Kupang, serta pemerintah kelurahan, RT, dan masyarakat terdampak.**

Pos terkait