Ir. Alfridus Bria Seran Lantik Pengurus PMI Kabupaten Sumba Barat Daya Periode 2025-2030

Tambolaka, suluhdesa.com – Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Ir. Alfridus Bria Seran, secara resmi melantik Drg. Margaretha H. Selan, MM, sebagai Ketua PMI Kabupaten Sumba Barat Daya (SBD) untuk masa bakti 2025-2030. Acara pelantikan berlangsung di Lopo Rujab Bupati SBD dan disaksikan langsung oleh Bupati SBD pada hari Sabtu, 22 November 2025.

Dalam sambutannya, Ketua PMI Kabupaten SBD yang baru dilantik, Drg. Margaretha H. Selan, MM, menyampaikan rasa terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten SBD dan Pengurus PMI Provinsi NTT atas kepercayaan yang diberikan. Ia juga menyampaikan lima poin penting sebagai komitmen dalam menjalankan tugas kemanusiaan:

Bacaan Lainnya

1. Membangun sistem kesiapsiagaan dan penanggulangan bencana melalui pembentukan relawan dan pelatihan masyarakat hingga di komunitas desa.
2. Menyediakan layanan kesehatan dan donor darah yang lebih terjangkau melalui kerja sama strategis dengan pemerintah daerah, rumah sakit, dan mitra kerja lainnya.
3. Membina generasi muda melalui pembentukan Palang Merah Remaja (PMR) dan Korps Sukarela (KSR) serta membangun relawan yang berkarakter, tangguh, dan siap dimobilisasi kapanpun diperlukan.
4. Memperkuat kolaborasi dan kemitraan baik dengan sektor publik, swasta, maupun komunitas lokal agar layanan PMI dapat menjangkau seluruh lapisan masyarakat.
5. Menanamkan nilai-nilai kemanusiaan dalam layanan, karena membantu sesama adalah kehormatan tertinggi.

Ketua PMI NTT, Ir. Alfridus Bria Seran, menyampaikan apresiasi kepada Bupati dan Wakil Bupati SBD atas dukungan terhadap pengaktifan kembali PMI di Kabupaten SBD. Ia menekankan pentingnya kerja PMI sesuai dengan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2018 tentang Kepalangmerahan dan AD/ART PMI, yaitu membantu pemerintah dalam masa damai, konflik, atau bencana. Alfridus juga mengingatkan para pengurus untuk mengenali karakter bencana dan jenis ancaman di wilayah Kabupaten SBD, seperti banjir, angin kencang, gempa bumi, kebakaran, dan kekeringan panjang.

Bupati Sumba Barat Daya, Ratu Ngadu Bonu Wulla, menegaskan bahwa pelantikan ini bukan sekadar seremonial, melainkan penegasan komitmen kemanusiaan. Ia juga mengingatkan bahwa menjadi pengurus PMI adalah panggilan untuk mengabdi tanpa mengenal waktu, ruang, dan kepentingan.

Mewakili Pengurus Pusat PMI, Dr. Drs. Josef A. Nae Soi, MM, menyampaikan bahwa urusan kemanusiaan adalah urusan semua pihak, bukan hanya pengurus PMI. Ia menekankan pentingnya kerja kolaboratif dan fokus pada kebutuhan mendasar seperti darah, air, dan bantuan bagi korban bencana.

Acara pelantikan juga dihadiri oleh Sekretaris Daerah, para pimpinan OPD, mitra kerja, dan stakeholder lainnya. Sekretaris Daerah juga dilantik sebagai Anggota Dewan Kehormatan PMI Kabupaten Sumba Barat Daya untuk masa bakti 2025-2030.**

Pos terkait