Walikota Kupang Kunjungi Korban Angin Kencang, Bantuan Berkontuinitas Obati Rasa Duka Warga 

Kupang, suluhdesa.com– Walikota Kupang Christian Widodo datang secara langsung untuk melihat kondisi warga korban bencana angin kencang yang melanda Kelurahan Belo, Kecamatan Maulafa yang terjadi pada pukul 12.19 WITA. Kehadirannya Sabtu, 24 Januari 2926, merupakan bentuk kepedulian pemerintah kota terhadap masyarakat yang terkena dampak bencana.

Walikota didampingi anggota DPRD Provinsi dan Kota Kupang dari Partai PSI, Kepala BPBD Kota Kupang serta Kadis Sosial. Ia memulai kunjungan dengan memantau kondisi Gereja GMIT Yegar Sahaduta Belo yang roboh, kemudian melanjutkan ke rumah warga yang rata dengan tanah, bertemu dengan korban luka-luka, dan mengunjungi salah satu korban yang sedang dirawat di RSU Boromeus. Di sana, Walikota berjanji akan membantu mengaktifkan BPJS yang sudah nonaktif untuk meringankan biaya perawatan.

Bacaan Lainnya

Sebelum menuju lokasi, Walikota telah memerintahkan Kalaksa BPBD Kota Kupang dan Kepala Dinas Sosial Kota Kupang untuk segera memberikan bantuan sembako dan bantuan lain yang dibutuhkan mendesak korban. Petugas kesehatan dari Puskesmas Sukmana juga telah ditempatkan untuk memberikan pengobatan kepada korban luka-luka.

Stefanus Mite, Guru SD Belo yang juga menjadi korban di RT 02, RW 08 Belo, menyampaikan bahwa kehadiran Walikota telah mengobati rasa sedih dan duka yang dirasakan warga. “Kami sangat berterima kasih kepada pemerintah kota, khususnya Walikota dan Wakil Walikota yang telah memperhatikan kami dengan serius, terutama warga di belakang Terminal Belo. Sebelum kunjungan Walikota, kami sudah menerima bantuan sembako dari Dinas Sosial dan BPBD Kota Kupang. Bantuan yang datang bertubi-tubi telah mengobati luka batin masyarakat,” ujarnya.

Pantauan suluhdesa bersama tim BPBD Kota Kupang mencatat bahwa total ada 40 rumah yang mengalami kerusakan, dengan rincian 4 rumah rusak berat, satu tempat usaha, dan Gereja GMIT Yegar Sahaduta yang meroboh akibat angin kencang yang datang secara tiba-tiba dan 34 rumah lainnya mengalami rusak sedang dan ringan.**

Pos terkait