Wali Kota Kupang Serahkan Kartu BPJS Ketenagakerjaan dan Buku Rekening Bank NTT, Wujud Nyata Perlindungan Pekerja Rentan

Kupang, Suluhdesa.com – Pemerintah Kota Kupang, bersama Pemerintah Provinsi NTT, BPJS Ketenagakerjaan, dan PT Bank Pembangunan Daerah NTT (BPD NTT), menunjukkan komitmennya dalam memberikan perlindungan sosial bagi masyarakat. Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, secara simbolis menyerahkan kartu BPJS Ketenagakerjaan dan buku rekening Bank NTT kepada 12 pekerja rentan dari enam kecamatan di Kota Kupang pada Rabu, 3 September 2025 yang lalu.

Penyerahan ini merupakan bagian integral dari program “Bangun NTT” yang bertujuan mulia untuk menyediakan jaminan kecelakaan kerja dan jaminan kematian bagi masyarakat kategori desil 1 dan 2. Selain penyerahan kartu dan rekening, acara tersebut juga diwarnai dengan penyerahan santunan duka secara simbolis kepada keluarga almarhum Duli dan almarhum Moses Kadji, yang merupakan penerima manfaat program jaminan sosial ketenagakerjaan.

Bacaan Lainnya

Acara penting ini dihadiri oleh berbagai tokoh, termasuk Anggota DPRD Provinsi NTT Muhammad Ansor dan Filmon Loasana, Kepala Dinas Nakertrans Provinsi NTT Silvia M. Pekujawang, Kepala BPJS Ketenagakerjaan Provinsi NTT Wawan Burhanuddin, serta Direktur Dana dan Treasury Bank NTT Hilarius Minggu. Para camat dan lurah dari enam kecamatan di Kota Kupang juga turut hadir, menunjukkan dukungan penuh terhadap inisiatif ini.

Penerima simbolis kartu BPJS Ketenagakerjaan dan buku rekening Bank NTT meliputi Jonathan Agustinus Tali dan Juneidi Alimi dari Kecamatan Kelapa Lima; Onanda Laurina Koby dan Doris Masang Nenu dari Kecamatan Alak; Susilowati dari Kecamatan Oebobo; Muhamad Yunus dan Cornelis Pulangga dari Kecamatan Kota Lama; Jitron Arisamak Taklale dari Kecamatan Kota Raja; serta Agustinus Tana dan Apriana Tanaale dari Kecamatan Maulafa.

Dalam sambutannya, Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, menegaskan bahwa kegiatan ini lebih dari sekadar seremoni. “Ini bukan hanya pemberian santunan, tetapi simbol bahwa negara hadir saat masyarakat membutuhkan. Pemerintah provinsi hadir, pemerintah kota hadir, semua elemen hadir bersama masyarakat. Kalau ingin cepat, kita berjalan sendiri. Kalau ingin jauh, kita berjalan bersama-sama. Inilah makna kebersamaan yang kita wujudkan hari ini,” ujarnya.

Dr. Christian Widodo juga menyampaikan apresiasi mendalam kepada BPJS Ketenagakerjaan, Dinas Nakertrans Provinsi NTT, serta DPRD Provinsi NTT atas dukungan anggaran yang diberikan. “Otoritas bukan hanya soal kewenangan, tetapi menghadirkan kebijakan yang berpihak pada rakyat. Terima kasih kepada semua pihak yang menjaga harapan dan menghadirkan solusi di tengah keterbatasan. Dengan kebersamaan, kita yakin dapat mengatasi setiap tantangan,” tambahnya.

Senada dengan Wali Kota, Kepala BPJS Ketenagakerjaan Provinsi NTT, Wawan Burhanuddin, menyoroti program ini sebagai wujud nyata kehadiran negara bagi masyarakat. “Dengan dukungan Gubernur dan Wali Kota, pekerja rentan kini terlindungi melalui jaminan kecelakaan kerja dan jaminan kematian. Kebijakan ini benar-benar pro rakyat,” ungkapnya.

Melalui program “Bangun NTT” ini, pemerintah berharap semakin banyak pekerja rentan di Kota Kupang yang mendapatkan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan. Hal ini diharapkan dapat menciptakan rasa aman, kepastian, dan pada akhirnya, meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara keseluruhan.***

Pos terkait