Kupang, suluhdesa.com – Universitas Nusa Cendana (Undana) dan PT Bank Pembangunan Daerah Nusa Tenggara Timur (Bank NTT) menjajaki kerja sama strategis untuk memperkuat ekosistem pendidikan tinggi dan percepatan pembangunan sumber daya manusia di NTT. Kolaborasi ini mencakup berbagai poin krusial, mulai dari penyaluran beasiswa melalui program corporate social responsibility (CSR) hingga peluang pembiayaan infrastruktur kampus.
Rencana kemitraan tersebut dibahas secara mendalam dalam pertemuan antara Rektor Undana Prof. Dr. Ir. Jefri S. Bale, S.T., M.Eng., dengan Direktur Utama Bank NTT Charlie Paulus, Komisaris Utama Donny Heatubun, dan Ketua Komite Remunerasi dan Nominasi (KRN) Frans Gana di Gedung Rektorat Undana pada Jumat (23/1/2025).
Fokus utama penjajakan ini adalah penyaluran beasiswa bagi mahasiswa berprestasi dan kurang mampu melalui dana CSR Bank NTT. Bank NTT memberikan kepercayaan penuh kepada Undana untuk melakukan proses seleksi guna menjamin objektivitas dan ketepatan sasaran. “Undana memiliki pemahaman lebih mendalam mengenai kondisi internal mahasiswanya. Kami ingin program CSR ini berkelanjutan dan benar-benar tepat sasaran bagi mereka yang membutuhkan,” ujar Charlie Paulus.
Selain beasiswa, Bank NTT juga menawarkan skema dukungan kesejahteraan bagi tenaga pendidik (dosen), seperti fasilitas pembiayaan perumahan dan kendaraan. Langkah ini dipandang sebagai kontribusi nyata perbankan daerah dalam memperkuat pilar pendidikan di NTT.
Pertemuan tersebut juga menyentuh aspek pengembangan fasilitas fisik universitas, dengan mendiskusikan peluang pembiayaan pembangunan gedung melalui skema kredit jangka panjang. Inisiatif ini bertujuan untuk mempercepat modernisasi fasilitas kampus demi mendukung daya saing Undana di tingkat internasional.
Rektor Undana Prof. Jefri Bale mengapresiasi tinggi inisiatif Bank NTT. Ia menekankan bahwa sinergi ini harus berpijak pada prinsip kesetaraan dan nilai manfaat bersama. “Ini adalah peluang strategis bagi Undana. Kami menyambut baik rencana beasiswa berbasis prestasi serta opsi dukungan infrastruktur. Kerja sama ini diharapkan menjadi motor penggerak bagi pembangunan kualitas SDM di NTT,” tuturnya.
Sebagai langkah tindak lanjut, tim teknis dari kedua institusi akan segera melakukan kajian mendalam terkait skema hukum dan operasional dari setiap poin kerja sama, dengan memastikan seluruh tahapan berjalan sesuai regulasi yang berlaku. Sinergi antara kampus terbesar di NTT dan bank milik daerah ini diharapkan mampu memberikan dampak ekonomi dan edukasi yang luas bagi masyarakat.**





