Kupang, suluhdesa.com – Program Studi Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi (PJKR) Universitas Persatuan Guru 1945 NTT (UPG) sukses menyelenggarakan seminar internasional dengan tema “Multidisciplinary Studies In Science Modern Era Sports”. Acara ini diinisiasi oleh Dr. Charles Wali, S.Pd M.Pd, bersama seluruh dosen Prodi PJKR UPG 1945 NTT, dengan ketua panitia Gregorius G.Jado, S.Pd,M.Fis.
Rektor UPG 1945 NTT, Uly J. Riwu Kaho, SP.M.Si, menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan agar mahasiswa tidak hanya belajar teori di kelas, tetapi juga mengembangkan diri dan menambah wawasan tentang praktik cabang olahraga lain.
“Mahasiswa diharapkan mengikuti kegiatan yang mendukung peningkatan keterampilan, seperti seminar ini dan Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) cabang olahraga, agar bisa menjadi guru, pembina, atlet, wasit, dan lain-lain,” ujarnya.
Seminar ini menghadirkan pemateri dari berbagai negara, yaitu:
– Dr. Sam Haning SH.M.H (Ketua BPH PB PGRI NTT, Indonesia)
– Mr. Kamal Bin Talib (Universitas Malaysia Terengganu, Malaysia)
– Japhet Ndayisenga, M.Or, Ph.D (Universitas Of Burundi Syaban, Burundi)
– Uly J. Riwu Kaho, SP.M.Si (Rektor UPG 1945 NTT, Indonesia)
Dr. Sam Haning SH.M.H membahas olahraga dari perspektif hukum, menekankan pentingnya perlindungan hukum bagi atlet. Mr. Kamal Bin Talib menjelaskan pengembangan olahraga melalui beban latihan. Japhet Ndayisenga, M.Or, Ph.D memaparkan tentang tantangan olahraga di era modern. Sementara itu, Uly J. Riwu Kaho, SP.M.Si menjelaskan cara mengidentifikasi nilai gizi dalam pangan lokal.
Ketua panitia, Gregorius G.Jado, S.Pd,M.Fis, menjelaskan bahwa seminar ini bertujuan untuk bertukar ide dan pengetahuan antar akademisi dan profesional global, membangun jaringan internasional, serta mencari solusi inovatif dalam tantangan global di bidang olahraga.**





