Perkuat Perekonomian, BI Komitmen Bersinergi Bersama Mitra, KPw BI NTT: 2026 Laju Inflasi Akan Terjaga

Kupang, suluhdesa.com– Bank Indonesia (BI) Nusa Tenggara Timur (NTT) terus memperkuat sinergi dengan berbagai mitra untuk mewujudkan ekonomi yang tangguh dan mandiri, sejalan dengan arahan Presiden RI. Hal ini menjadi fokus utama di tengah gejolak ekonomi global yang menantang.

Dalam Pertemuan Tahunan Bank Indonesia, (PTBI) 28 November 2025 di Jakarta, Presiden RI, Prabowo Subianto menekankan pentingnya sinergi dan kerja kolektif sebagai kunci ketahanan ekonomi Indonesia. “Kita harus percaya kepada kekuatan kita, saling mengisi, saling membantu, dan memberikan solusi yang cepat kepada rakyat, dengan tekad untuk berdiri di atas kaki kita sendiri,” ujarnya.

Bacaan Lainnya

Gubernur BI, Perry Warjiyo, menyampaikan optimisme terhadap perekonomian Indonesia ke depan yang diproyeksikan akan tumbuh lebih baik, meski tetap mewaspadai ketidakpastian global. BI memprediksi pertumbuhan ekonomi Indonesia pada 2025 berada di kisaran 4,7–5,5%, dan terus meningkat hingga 2027.

Senada dengan proyeksi nasional, Deputi Kepala Perwakilan BI Provinsi NTT, Didiet Aditya Budi Prabowo, menyampaikan bahwa perekonomian NTT juga menunjukkan kinerja pemulihan yang kuat. “Kami memprakirakan ekonomi NTT pada tahun 2025 akan tumbuh pada kisaran 4,63–5,43%, dan meningkat lebih tinggi pada kisaran 5,01–5,61% pada tahun 2026 dengan laju inflasi yang terjaga pada kisaran 2,5±1%,” jelasnya saat memaparkan Outlook Perekonomian NTT pada PTBI 2025 di Kantor Perwakilan BI Provinsi NTT.

Pertumbuhan ini didorong oleh peningkatan konsumsi rumah tangga dan investasi, dukungan konsumsi pemerintah, serta ekspansi pembiayaan perbankan. Sinergi antara BI, pemerintah daerah, perbankan, asosiasi, dan akademisi di NTT menjadi kunci utama dalam mencapai target tersebut.

BI NTT juga memberikan dukungan konkret berupa sarana dan prasarana untuk pengembangan ekonomi daerah, yang bertujuan meningkatkan produktivitas pertanian, mengembangkan pariwisata di Alor, dan mendukung transformasi digital koperasi.

Dalam semangat “Ayo Bangun NTT”, Plt. Asisten Pemerintahan dan Kesra Setda Provinsi NTT, Drs. Kanisius H.M. Mau, M.Si, menekankan pentingnya konsistensi, komitmen, dan sinergi lintas sektor untuk membangun NTT yang lebih tangguh dan mandiri.

Pada PTBI 2025, BI NTT juga memberikan Sasando Award kepada sepuluh mitra strategis sebagai apresiasi atas sinergi yang terjalin baik selama tahun 2025. Acara ini dihadiri oleh berbagai tokoh penting, termasuk perwakilan dari Pemerintah Provinsi NTT, Forkopimda, pimpinan perangkat daerah, instansi vertikal, perbankan, asosiasi, pelaku usaha, akademisi, dan tamu undangan lainnya.

Berikut adalah daftar penerima Sasando Award pada PTBI 2025:

1. MITRA TERKOLABORATIF UNTUK PENGENDALIAN INFLASI: Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi NTT
2. MITRA STRATEGIS PENDUKUNG ASESMEN EKONOMI DAN KEUANGAN TERBAIK PROVINSI NTT: Unit Pengelola Bandar Udara Labuan Bajo
3. RESPONDEN LIASON TERINFORMATIF PROVINSI NTT: PT Algae Sumba Timur Lestari
4. UMKM BINAAN TERINSPIRATIF PROVINSI NTT: Labajo Flores Coffee
5. MITRA STRATEGIS PENDUKUNG KOMUNIKASI KEBIJAKAN BANK INDONESIA DI PROVINSI NTT: Lembaga Penyiaran Publik RRI Kupang
6. PEMDA TERKOLABORATIF DALAM SINERGI PENGEMBANGAN ETPD DI PROVINSI NTT: Badan Pendapatan dan Aset Daerah Provinsi NTT
7. MITRA CINTA BANGGA PAHAM RUPIAH TEREDUKATIF PROVINSI NTT: Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi NTT
8. MITRA TERKOLABORATIF UNTUK LAYANAN KAS: PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Cabang Kupang
9. MITRA PENDUKUNG ORGANISASI PALING RESPONSIF: PT Prodia Widyahusada Kupang
10. APRESIASI KEPATUHAN KUPVA BB DAN PJP LR PROVINSI NTT: PT Sukses Bersama Permata

Pos terkait