OJK Dorong Literasi Keuangan Pekerja Informal di Sabu Raijua, NTT

Kupang, suluhdesa.com – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) terus berupaya meningkatkan literasi dan inklusi keuangan bagi pekerja informal. Salah satu langkahnya adalah melalui kegiatan edukasi bertema “Dari Kerja Keras Menuju Hidup Cerdas: Wujudkan Pekerja Informal Melek Keuangan” yang diselenggarakan di GMIT Jemaat Yeruel Seba, Kabupaten Sabu Raijua, NTT, pada Jumat, 14 November 2025.

Kepala OJK Provinsi Nusa Tenggara Timur, Japarmen Manalu, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud komitmen OJK untuk meningkatkan pemahaman serta akses keuangan masyarakat, khususnya pekerja informal di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T). Kegiatan ini juga menjadi bagian dari implementasi program Gerakan Nasional Cerdas Keuangan (GENCARKAN).

Bacaan Lainnya

Japarmen menekankan pentingnya peran pekerja informal sebagai motor penggerak ekonomi daerah. Meskipun memiliki peran penting, kelompok pekerja informal juga merupakan segmen yang paling rentan terhadap berbagai risiko keuangan akibat terbatasnya akses terhadap layanan keuangan formal dan rendahnya tingkat literasi keuangan.

Wakil Bupati Sabu Raijua, Thobias Uly, menyambut baik dan mengapresiasi OJK atas penyelenggaraan kegiatan edukasi ini. Ia menilai bahwa literasi dan inklusi keuangan merupakan kebutuhan mendesak bagi pertumbuhan ekonomi masyarakat.

Kegiatan ini dihadiri oleh berbagai pihak, termasuk Pendeta GMIT Jemaat Yeruel Seba Kota, Kepala Bagian Pembangunan dan Perekonomian Kabupaten Sabu Raijua, Wakil Pimpinan PT BPD NTT Cabang Sabu, serta 150 peserta pekerja informal di Sabu Raijua.

Dalam kegiatan edukasi tersebut, disampaikan materi mengenai pengenalan OJK dan lembaga jasa keuangan, pengelolaan keuangan, serta kewaspadaan terhadap aktivitas keuangan ilegal. Selain itu, perwakilan BPD NTT juga memberikan materi tentang pengenalan perbankan serta produk dan layanan perbankan.

Pada saat yang bersamaan, juga dilaksanakan business matching oleh BPD NTT bersama jaringan Laku Pandai serta pembiayaan mikro. Kegiatan ini bertujuan untuk mempertemukan masyarakat dengan lembaga jasa keuangan di daerah dalam meningkatkan peran dan kontribusi sektor jasa keuangan dalam kehidupan masyarakat.

OJK Provinsi NTT berharap melalui kegiatan ini masyarakat dapat semakin mengenal dan memanfaatkan layanan keuangan formal secara bijak, memiliki kemampuan mengelola keuangan dengan baik, serta berinvestasi sejak dini untuk mewujudkan kemandirian finansial.**

Pos terkait