Kota Kupang Terima Apresiasi Khusus BAPPENAS Sebagai Daerah Dengan Progres Perencanaan Tertinggi 

Kupang, suluhdesa.com– Pemerintah Kota Kupang kembali meraih prestasi nasional setelah Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN/Bappenas) memberikan Apresiasi Khusus Kinerja dan Inisiatif Pembangunan Daerah dalam kategori daerah dengan progres perencanaan tertinggi.

Penghargaan diserahkan oleh Sekretaris Kementerian PPN/Sekretaris Utama Bappenas Teni Widuriyanti dan Deputi Bidang Pengendalian, Evaluasi, dan Manajemen Risiko Pembangunan Bappenas Erwin Dimas kepada Plt. Kepala Bappeda Kota Kupang Wildrian Ronald Otta di Jakarta, Senin (15/12).

Bacaan Lainnya

Apresiasi ini menjadi bukti bahwa Kota Kupang berhasil menunjukkan lompatan signifikan dalam kualitas, konsistensi, dan keselarasan dokumen perencanaan pembangunan daerah dengan kebijakan nasional. Selain Kupang, penerima penghargaan dalam kategori yang sama juga adalah Provinsi Papua Pegunungan dan Kabupaten Bone Bolango sebagai daerah otonomi baru yang dinilai cepat dan adaptif.

Dalam sambutannya, Teni Widuriyanti menegaskan tahun 2025 sebagai momentum krusial karena menjadi tahun pertama implementasi penuh semua dokumen perencanaan pasca transisi kepemimpinan. “Sumber pertumbuhan nasional ada di daerah. Kalau daerah tidak bergerak, target nasional tidak akan tercapai,” tegasnya. Ia menambahkan, apresiasi ini bukan hanya penghargaan, tetapi juga instrumen untuk memperkuat sinergi pusat-daerah dan mendorong praktik baik yang bisa direplikasi.

Bappenas menilai progres Kota Kupang tidak hanya pada kelengkapan dokumen, tetapi juga kedalaman analisis, sinergi lintas sektor, dan inovasi kebijakan. Ke depan, daerah penerima apresiasi akan mendapatkan dukungan peningkatan kapasitas manajemen risiko pembangunan agar program lebih tepat sasaran dan berkelanjutan.

Selain kategori khusus, Bappenas juga memberikan apresiasi kepada beberapa provinsi, kota, dan kabupaten lainnya, antara lain Jawa Barat, DKI Jakarta, Depok, Malang, Sidoarjo, dan Bantul. Seluruh proses penilaian melibatkan 114 Tim Penilai Teknis dan 16 Tim Penilai Utama dengan tiga aspek utama: kualitas perencanaan, pencapaian indikator, dan program unggulan.

Wali Kota Kupang dr. Christian Widodo menyampaikan apresiasi tersebut sebagai bukti kerja perencanaan yang dilakukan mulai menunjukkan hasil nyata. “Penghargaan ini bukan tujuan akhir, tetapi penanda bahwa Kota Kupang berada di jalur yang benar,” ujarnya. Menurutnya, perencanaan yang kuat menjadi kunci agar program pembangunan berdampak dan tidak hanya berhenti pada tataran administratif.**

Pos terkait