Nekamese, suluhdesa.com – Pemerintah Desa Oepaha, Kecamatan Nekamese, Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), mengambil langkah strategis dengan membentuk kelompok petani milenial. Inisiatif ini diresmikan pada hari Rabu, 1 Oktober 2025, di kantor desa setempat.
Pembentukan kelompok ini didampingi langsung oleh Koordinator Tenaga Pendamping Desa Kecamatan Nekamese, Justin Hoba Lejap, S.Si. Kepala Desa Oepaha, Yakobis Kofan, saat dikonfirmasi oleh Suluhdesa, membenarkan pembentukan dan pelantikan kelompok petani milenial tersebut.
“Selama ini, anak-anak muda yang termasuk dalam kategori petani milenial belum terkoordinasi dengan baik, mereka bergerak sendiri-sendiri,” ujar Yakobis Kofan. “Pemerintah desa melihat potensi besar dari generasi muda ini, sehingga kami membentuk kelompok petani milenial agar lebih mudah terkontrol dan terkoordinasi dalam mendukung program-program pemerintah desa, termasuk program pemerintah pusat melalui Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal.”
Justin Lejap menambahkan bahwa Desa Oepaha saat ini memiliki tema tanaman lombok, sebagai wujud dukungan terhadap program ketahanan pangan yang dicanangkan oleh Presiden Prabowo melalui Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal. Selain itu, langkah ini juga mendukung program One Village One Product (OVOP) yang digagas oleh Gubernur NTT, Melki Lakalena.
Pada kesempatan yang sama, telah terpilih Okto Kadja sebagai ketua kelompok petani milenial Desa Oepaha, dengan Rolan Kornelis Huru sebagai sekretaris dan Randi Alfin Tupu sebagai bendahara.
“Setelah pelantikan, kami bersama kepala desa langsung memantau perkembangan tanaman lombok milik kelompok. Kami prediksi panen akan tiba pada bulan Desember mendatang, dengan luasan lahan 2 hektar are dan jenis cabe keriting,” pungkas Justin Lejap.***





