oleh

Kantor DPC PDI Perjuangan Kota Bekasi Diserbu Warga yang Belum Vaksin

BEKASI, suluhdesa.com | Kantor DPC PDI Perjuangan Kota Bekasi kembali diserbu warga yang belum melakukan vaksin. Hal ini diupayakan dalam rangka meningkatkan Hard Immunity di tengah kondisi Pandemi cCovid-19. Tidak hanya itu, kegiatan vaksinasi kali ini mendapat perhatian langsung dari Ketua DPP PDI Perjuangan Bidang Organisasi dan Keanggotaan, Sukur H Nababan, pada Sabtu (04/09/2021).

Sukur H Nababan mengatakan kegiatan yang dilakukan kali ini adalah agenda yang kesekian kalinya dan kantor DPC PDI Perjuangan Kota bekasi merupakan tempat yang dijadikan sentral vaksinasi pertama dan kedua.

“Alokasi vaksin, kita dapatkan dari Kementerian Kesehatan yang berjenis Sinovac. Bulan yang lalu tepatnya Agustus, kita pun lakukan vaksin kepada 1.200 warga Kota Bekasi,”ujarnya.

BACA JUGA:

Fraksi PDIP Sangsikan Pemda Lembata Dalam Tata Kelola Pemerintahan

Fakta Persidangan Ungkap Suap Hasto Kristiyanto, Mundur Dari Sekjen PDIP Pilihan Tepat

Ada Perselingkuhan Apa Sehingga Harun Masiku Dapat Predikat Kader Terbaik PDIP?

Dengan meningkatnya animo masyarakat untuk vaksin, DPC PDI Perjuangan Kota Bekasi tetap menerapkan protokol kesehatan dengan mengatur jarak tempat duduk bagi masyarakat yang menunggu giliran untuk divaksin.

“Kita akan berikan pelayanan terbaik untuk warga Kota Bekasi di tengah Pandemi Covid-19. Maka dari itu saya Sukur H Nababan mengajak kepada seluruh element yang ingin lakukan vaksin datang saja ke kantor DPC PDI Perjuang Kota Bekasi,” katanya.

Agustina Magdalena Nainggolan salah satu Panitia penyelenggara menyatakan apa yang dilakukan oleh PDI Perjuangan adalah bentuk bakti Partai kepada negara dan daerah dengan mempercepat pelaksanaan vaksin yang menjadi target nasional bahwa ke depannya herd immunity wajib untuk diperkuat.

“Saya yakin jika masyarakat saat ini sudah sadar untuk dilakukan vaksinasi, buktinya saat ini Kantor DPC PDI Perjuangan masyarakat ramai membanjiri rumah besar demokrasi ini,” ungkap Magdalena.

Ia menambahkan kembali, walau penurunan level Covid-19 telah melandai namun masyarakat jangan gegabah.

“Tetap wajib mematuhi protokol kesehatan, karena kita tidak tahu mutasi virus ini kembali. Tetap waspada dan terus berikhtiar bahwa kita mampu menguatkan kembali negara ini terutama pada sektor ekonomi,” tutupnya. (idus/idus)

DomaiNesia

Komentar

News Feed