oleh

Judi Kupon Putih Marak Terjadi di Kabupaten Malaka

MALAKA, suluhdesa.com | Di masa Pandemi Covid-19, aktivitas masyarakat dibatasi, namun aktivitas judi marak terjadi di Kabupaten Malaka, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).

Hasil pantauan media ini, aktivitas judi jenis Kupon Putih (KP) hampir terjadi di setiap titik di kabupaten Malaka, terutama di pusat Kota Betun.

Pada Kamis (03/09/2021) sore sekira Pukul 16.00 WITA, diduga para pengedar KP melakukan penyetoran di salah satu agen di pusat Kota Betun.

BACA JUGA:

Kades Warupele I Izinkan Pantai Wisata Lekoena Jadi Tempat Judi Bola Guling

Masyarakat Lakekun Utara Terima BLT, Kades; Jangan Judi

Hamili Istri Orang, Pastor Paroki MRPD Pontianak Diberhentikan

Warga sekitar yang diwawancarai terkait aktivitas judi KP tersebut mengatakan bahwa kegiatan seperti ini (penyetoran) dilakukan setiap hari.

“Jam-jam begini dong su mulai setor. Begini setiap hari kaka,” kata mereka meminta agar namanya tidak dipublikasikan.

Warga tersebut menyayangkan perjudian yang terjadi bebas di Kabupaten Malaka, sebab judi jenis apapun itu merupakan perbuatan kejahatan dan dilarang oleh undang-undang, namun hal itu masih saja beroperasi, ditambah hal ini terjadi di masa pandemi Covid-19.

“Ini sangat bertentangan dengan instruksi Presiden RI terkait PPKM,” tutur mereka.

Beberapa waktu lalu, Kapolres Malaka AKBP Rudy Junus Jacob Ledo, S.H., S.I.K bersama Bupati Malaka Dr. Simon Nahak, S.H., M.H dan Wakil Bupati Malaka Louise Lucky Taolin, S.Sos, dalam kunjungannya ke setiap kecamatan yang ada di Kabupaten Malaka untuk mensosialisasikan kepada masyarakat terkait Covid-19, tidak lupa juga mengimbau kepada masyarakat agar tidak boleh ada aktivitas perjudian. Namun iimbauan tersebut terkesan diabaikan.

Kapolres Malaka AKBP Rudy Junus Jacob Ledo, S.H., S.I.K saat dikonfirmasi media ini lewat pesan WhatsApp pada Kamis (02/09/2021) sore terkait  judi KP dan sabung ayam yang masih saja ada di Malaka, menjawab bahwa pihaknya akan menindaklanjuti segera.

“Makasih info. Akan ditindaklanjuti,” tulis Kapolres Rudy.

Sementara itu salah satu warga yang diduga menjadi agen besar judi KP yang ada di Kota Betun, saat dihubungi lewat pesan WhatsApp untuk menanyakan aktivitasnya, dengan singkat dirinya menjawab ketus, “lu siapa sih?.” (fecos/fecos)

DomaiNesia

Komentar

News Feed