oleh

Prihatin Dengan Kapela di TTS yang Tidak Layak, Bupati Malaka akan Perbaiki

KOLBANO, suluhdesa.com | Bupati Malaka, Dr. Simon Nahak, S.H., M.H, mengunjungi Kapela Santo Petrus dan Paulus yang berada di dalam wilayah Paroki Panite yang terletak di Dusun 02 Kolbano, Desa Kolbano, Kecamatan Kolbano, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), pada hari Rabu (25/08/2021).

Kapela Santo Petrus dan Paulus ini terletak di jalur pantai selatan Kolbano.

Bupati Malaka bertemu dengan Yosefina, salah satu warga yang rumahnya tidak jauh dari kapela itu. Disaksikan media ini, dalam percakapan antara Simon Nahak dan Yosefina di depan Kapela, Simon Nahak yang merupakan Bupati dari Kabupaten Malaka ini sangat tersentuh, merasa prihatin dengan kondisi kapela yang tidak layak, dan menyampaikan akan membantu sesuai dengan kemampuannya.

BACA JUGA:

Wagub NTT Pantau Pembangunan Bendungan Temef di Kabupaten TTS

Bangunan Kapela Dasin dan Tempat Tinggal Pastor Rusak Diterpa Angin Kencang

Romo Dus Bone: OMK HKY Bimoku Cukup Jadi Kunang-kunang

“Yah kita bantu, minimal pintunya jangan terbuat dari seng,” ucapnya sambil menunjuk ke arah pintu kapela yang terbuat dari seng.

Dalam diskusi singkat itu, Yosefina mengisahkan bahwa sebagian besar mereka yang tinggal di daerah sekitar di situ merupakan pendatang  dari luar Kabupaten TTS.

“Waktu kami datang itu, gereja (kapela, red) ini sudah ada,” jelas Yosefina.

Ia juga menceritakan bahwa kapela ini pendirinya adalah Paulus Lamak. Paulus Lamak sendiri berasal dari Kabupaten Lembata, dan tinggal menetap di TTS hingga berkeluarga.

Usai melihat keadaan kapela itu, Bupati Simon langsung menuju ke rumah Paulus Lamak yang jaraknya kurang lebih 200 meter dari kapela itu berdiri.

Bupati Simon pun akhirnya bertemu dengan Paulus Lamak di kediamannya dan bercerita.

Niat Bupati Malaka untuk membantu, disambut baik oleh Paulus Lamak. Selain akan membantu, Bupati Simon juga akan berusaha membangun komunikasi dengan Bupati TTS Egusem Piether Tahun.

“Hubungan saya dengan Bupati TTS juga cukup baik, nanti coba saya komunikasikan sambil kita mencari jalan lain untuk memperbaiki kapela ini,” kata Simon.

Paulus Lamak menceritakan bahwa kapela itu didirikan sejak tahun 2003, dibantu oleh Polres TTS. Ia mengisahkan, Walaupun sempat ‘baonar’ namun semua bisa diatasi.

Harapan Paulus Lamak agar semua umat di lingkungan itu untuk bahu membahu membangun kapela yang ada, sehingga pelayanan untuk mendekatkan iman kepada Tuhan dapat berjalan baik.

Untuk diketahui, luas lahan tempat untuk membangun kapela itu adalah 80 x 80 meter.

Mengakhiri perbincangan bersama Paulus Lamak, Bupati Simon menyampaikan dan berharap semoga ada uluran tangan dari para donatur lainnya.

Hingga berita ini diturunkan, Media SULUH DESA sedang berupaya melakukan konfirmasi ke pimpinan Paroki Panite, Keuskupan Agung Kupang. (fecos/fecos)

DomaiNesia

Komentar

News Feed