oleh

Balai Wilayah Sungai Nusa Tenggara II Sosialisasi Pemeliharaan Bendungan Tilong

-Berita, Daerah-180 views

KUPANG, suluhdesa.com | Balai Wilayah Sungai Nusa Tenggara II Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat melakukan sosialisasi pelaksanaan program partisipasi masyarakat dalam pemeliharaan terhadap Bendungan Tilong di Kantor Camat Kupang Tengah, Kabupaten Kupang, Provinsi Nusa Tenggara  Timur, pada hari Selasa (29/06/2021).

Hadir dalam kegiatan itu adalah para fasilitator, pemerintah desa, dan para tokoh masyarakat, serta masyarakat umum.

Camat Kupang Tengah Thoni M. Nenosiki, S.H pada sambutannya menyampaikan bahwa program ini merupakan program yang sangat penting terutama bagi keberlangsungan ketersediaan air di Kecamatan kupang Tengah yang berpusat di Desa Oelnasi.

“Melalui program Balai Wilayah Sungai Nusa Tenggara II akan melibatkan masyarakat secara langsung untuk bagaimana menjaga dan memelihara mata air di bendungan, dengan salah satunya menjaga hutan sebagai sumber mata air yang ada di wilayah tersebut. Harapannya semua lapisan masyarakat dapat menjaga kelestarian sumber mata air yang berada di hulu bendungan,” kata Nenosiki.

Kepala Balai Wilayah Sungai Nusa Tenggara II Yohanes Harapan, ST., M.Si menyampaikan tujuan dari program ini adalah untuk peningkatan kinerja operasional dan keamanan waduk melalui partisipasi kesadaran, kepedulian, dan kemampuan masyarakat untuk secara bersama-sama mencegah terjadinya hal-hal yang berpotensi atau menyebabkan penurunan kinerja operasional dan keamanan waduk.

Ia meminta supaya pada kesempatan ini agar dibentuk Kelompok Masyarakat Petani yang nantinya akan menjadi wadah unit komunikasi bersama.

“Terkait program pengelolaan sumber air terdiri dari 5 aspek yakni konservasi, pendayagunaan, pemberdayaan air dengan Sistem Informasi Sumber Daya Air (SISDA) , dan peran serta masyarakat dalam pengelolaan sumber air dan pemeliharaan,” jelasnya.

Yohanes berharap ada peran serta masyarakat dalam pengelolaan air di bandungan untuk meningkatkan kinerja operasional dan keamanan waduk melalui partisipasi kesadaran, kepedulian, dan kemampuan masyarakat.

Dr. Laurensius Lehar, S.P., M.P yang diundang sebagai narasumber menjelaskan jikalau waduk atau Bendungan Tilong ini mempunyai pemanfaatan majemuk bagi kesejahteraan masyarakat.

“Baik manfaat yang dirasakan secara langsung maupun tidak langsung oleh masyarakat sehingga perlu dijaga kelestarian agar tidak mengalami kerusakan dan dapat secara berkesinambungan untuk kehidupan mendatang,” ucapnya.

Lehar menambahkan, adapun sisi keberlanjutan partisipasi masyarakat pasca program sosialisasi ini adalah pengelolaan sedimentasi hulu waduk dan pengamanan waduk yang bekerja sama dengan kelompok masyarakat mandiri, integrasi program, pengembangan usaha ekonomi produktif, dan mendorong kelompok masyarakat untuk mandiri dalam mendukung kelestarian lingkungan. (taufiq/msd)

Komentar

News Feed