oleh

Puisi-puisi Mhey Maria

-Sastra-631 views

SAJAK, suluhdesa.com | Setiap kata yang diramu menjadi kalimat bagi Mhey Maria sangat bermakna. Kebermaknaan itu untuk dirinya adalah untaian doa dari kedalaman hatinya. Mhey Mari ingin menuju rengkuhan Sang Pemilik Rindu. Selamat membaca.

 

//

Sang Pemilik Suka

Kutumpahkan setumpuk kagum
Pujakan setiap dasyat-Mu
Kulimpahkan selarik pinta
Tetaplah mujurku terus berbangga

Ada-Mu tak tertandingi oleh apapun yang di jagokan kehidupan
Kau juga tak pernah menuntut sebuah penghormatan yang berlebihan

Meski seringkali ku lecehkan setiap kemurnian-Mu kau tak jadikan itu alasan untuk mengabaikanku
Kau bawah gerutu-Mu terendam dalam lembutnya sabar-Mu

Lantas
Siapakah aku ?
Sehingga kau tak pernah lewatkan peduli-Mu ?

Sekali lagu aku kagum
Kagum sekali pada sosok-Mu
Bahkan di waktu lalu, sekarang, dan juga nanti hanya Kau pemilik sukaku.

Terima kasih telah mengenalkan aku pada kehidupan yang di dalamnya ada-Mu adalah nafas

Terima kasih pemilik suka.

Kupang 2021
Mhey Maria

 

==================

//

Sudut Rindu

Dalam remangnya harap, Aku berlangkah
Menuju kiblat hidupku.
Setiap koridor kujejaki.
Perlahan aku mengendap, mengintip, bahkan meloi sudut-sudut kisahnya.

Berat bagiku, kala aku tiba pada sudut rindu. Sudut yang pernah dibingkai dan ditata berdua. Sudut yg berselimut kisah yang perlahan menua. Ia menua tpi tak akan usang apalagi hilang.

Aku pun berhenti sesaat. Aku….aku hanya ingin sejenak pada sudut itu, namun berat. Rasanya aku harus berdiam bersama rindu, hingga rindu itu pergi. Namun aku sadar, itu tidak mungkin.

Tpi izinkanlah aku, sejenak untuk membawamu dalam jeruji rindu.
Biarkanlah aku bercumbu bersamamu.
Tataplah mataku.
Dan dengarlah kisahku.

Aku merindu karena ada waktu yang berlalu.
Aku merindu karena pernah ada tentunan kisah.

Mhey Maria
Kupang, Juni 2021. (*)

 

*) Mhey Maria adalah gadis cantik asal Pulau Sumba yang suka bersajak, menyukai kopi, dan mencintai senja.

Komentar

News Feed