oleh

KOMPAK Indonesia Desak Bupati dan Wabup Ngada untuk Mengaudit Semua Proyek

JAKARTA, suluhdesa.com | Dipetieskannya laporan masyarakat atas Tindak Pidana Korupsi di Kabupaten Ngada, Provinsi Nusa Tenggara Timur dan menuju Ngada bersih bebas dari korupsi dalam Program Seratus Hari Bupati Andreas Paru-Raymundus Bena (AP-RB), Koalisi Masyarakat Pemberantasan Korupsi Indonesia (KOMPAK Indonesia) mendesak AP-RB bersama Inspektorat Pengawasan Kabupaten Ngada untuk melakukan Audit Internal proyek-proyek yang sudah dan sedang berjalan di SKPD dan di desa-desa di Kabupaten Ngada.

Hal ini disampaikan Gabriel Goa,Ketua KOMPAK Indonesia kepada Media SULUH DESA, Jumat (11/06/2021) Pukul 09.00 WITA melalui pesan WhatsApp.

Gabriel yang dikenal vokal menyuarakan anti korupsi dan masalah sosial itu juga mendesak Kanit Tipikor Polres Ngada dan Kasie Pidsus Kejari Ngada untuk mengusut tuntas dan memberikan kepastian hukum serta rasa Keadilan Masyarakat Ngada atas belum ditindaklanjutinya pengaduan masyarakat atas Dugaan Kuat Tindak Pidana Korupsi di wilayah hukum Kabupaten Ngada.

“Kami mengajak solidaritas Penggiat Anti Korupsi dan Pers di Kabupaten Ngada untuk melakukan pencegahan korupsi dan mengawal khusus perkara Tindak Pidana Korupsi yang sudah dilaporkan masyarakat ke Polres, Kejaksaan, dan Pemkab Ngada,” tutup Gabriel. (idus/idus)

Komentar

News Feed