oleh

Tak Miliki Lubang Anus, Bocah Ini Dikunjungi Wabup dan Anggota DPRD Malaka

MALAKA, suluhdesa.com | Wakil Bupati (Wabup) Malaka Louise Lucky Taolin, S. Sos, bersama Wakil Ketua ll DPRD Malaka Hendrikus Fahik Taek, S.H, Ketua Komisi III Felix Bere Nahak, S.Pt bersama Perwakilan Yayasan Ruang Pasien (YRP) di NTT menyambangi bocah cilik berusia 12 tahun, Constantino Soares yang mengidap penyakit Atresia Ani (tidak memiliki lubang anus) di Desa Litamali, Kecamatan Kobalima, Kabupaten Malaka, Provinsi Nusa Tenggara Timur, Selasa (18/05/2021,) sekira pukul 19.00 WITA.

Kim Taolin (sapaan akrab Wakil Bupati Malaka) bersama perwakilan DPRD Malaka ingin memastikan keberangkatan si bocah cilik Constantino yang sejak lahir tidak bisa membuang feses layaknya manusia normal untuk diberangkatkan ke Surabaya pada Rabu (20/05/2021) dari Kupang.

BACA JUGA: Bocah Asal Malaka Tak Ada Lubang Anus Sejak Lahir Diberangkatkan ke Surabaya

Constantino akan mendapatkan pelayanan kesehatan di Rumah Sakit Pusat TNI Angkatan Laut (RSPAL) Dr. Ramelan Surabaya.

“Ini bagian dari perhatian Pemkab bagi masyarakat Malaka yang membutuhkan bantuan. Bersama Yayasan Ruang Pasien kita akan membantu seluruh masyarakat Malaka yang membutuhkan pelayanan kesehatan khususnya mereka yang membutuhkan rujukan ke luar NTT,” ujar Kim Taolin.

Dalam kesempatan itu, Wabup Kim Taolin menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya bagi Yayasan Ruang Pasien dan orang-orang baik lainnya yang telah bersedia membantu Constantino Soares.

Sementara itu, Ketua komisi III DPRD Malaka, Felix Bere Nahak dalam diskusi bersama Wabup Malaka, Wakil Ketua II DPRD Malaka dan perwakilan Yayasan Ruang Pasien (YRP), mengungkapkan bahwa perlu ada MoU bersama Pemkab Malaka agar memudahkan segala urusan kegiatan sosial dari YRP di Kabupaten Malaka.

Dalam kesempatan itu juga, Perwakilan YRP di NTT, Melany Indriany mengaku bangga atas dukungan dan apresiasi dari Bupati dan Wakil Bupati Malaka untuk kegiatan kemanusiaan selama ini.

“Sejak awal kami sudah silaturahmi ke Bupati dan Wakil Bupati Malaka terpilih kala itu. Kami bersama relawan di Malaka membagi bantuan untuk para korban banjir Malaka. Ada kegiatan, trauma healing dan pembagian sembako. Kali ini kami fokus memberikan bantuan pelayanan kepada seluruh masyarakat NTT yang membutuhkan. Besok kami akan memberangkatkan Constantino ke Kupang. Nanti ada satu pasien lain dari Sabu juga akan diberangkatkan bersamaan ke Surabaya nanti,” ungkap Melani.

Melani menambahkan bahwa pihaknya telah melaporkan semua kegiatan pelayanan kesehatan di Kabupaten Malaka kepada Bupati Malaka dan Wakil Bupati Malaka. (fecos/fecos)

Komentar

News Feed