oleh

Yayasan Hands of Hope Indonesia Bedah Rumah Korban Banjir dan Longsor di Alor

ALOR, suluhdesa.com | Menyikapi bencana siklon Seroja yang menimpa sebagian wilayah Indonesia termasuk Provinsi Nusa Tenggara Timur, Yayasan Hands of Hope Indonesia melakukan program bedah rumah bagi korban banjir dan longsor di beberapa lokasi yang terdampak bencana ini. Bedah rumah oleh Yayasan Hands Of Hope ini dilakukan di Kabupaten Alor, pada Selasa (20/04/2021).

Kegiatan ini mulai dilakukan sejak tanggal 12 April 2021 atau satu minggu setelah bencana banjir da longsor di Kabupaten Alor yang menelan korban jiwa dan juga materi yang tidak sedikit.

Untuk daerah Alor, Yayasan Hands of Hope Indonesia kemudian menghubungi Lembaga lokal di Alor yakni PKBM (Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat) Alorinda yang aktif menyalurkan langsung bantuan bencana kepada korban.

Pendiri PKBM Alorinda, El Asamau kemudian membentuk tim lokal untuk melalukan survey rumah korban yang layak dibantu, di mana kategorinya adalah rusak ringan/sedang.

Survey dilakukan di lokasi banjir terparah, Desa Waisika, Kecamatan Alor Timur Laut, Kabupaten Alor, Provinsi Nusa Tenggara Timur. Di desa ini ratusan rumah warga jebol diterjang banjir bandang.

“Sehari setelah survey, dana tahap awal Rp. 10.000.000 dicairkan untuk membantu target rumah 2-3 rumah. Namun berkat bantuan perhitungan yang cermat dari konsultan Yan Laumakiling (PT. Kencana Adya Daniswara Perwakilan Alor), dana tersebut bisa menjangkau 5-8 buah rumah),” jelas El Asamau kepada Media SULUH DESA, Selasa (20/04/2021) pagi lewat pesan WhatsApp.

El Asamau menyampaikan bahwa, Yayasan Hands Of Hope Indonesia juga berencana menambah bantuan sebesar Rp. 30.000.000 untuk bisa menjangkau 20-30 buah rumah lainnya, yang akan segera dikerjakan dalam minggu ini.

“Bahan-bahan yang diturunkan untuk masyarakat berupa triplex, batako, semen serta paku. Sedangkan tenaga kerja adalah warga masyarakat itu sendiri, dan proses rehab rumah dilakukan secara gotong royong,” ucapnya.

El Asamau, selaku pendiri PKBM Alorinda mengucapkan terima kasih banyak kepada Yayasan Hands of Hope Indonesia, juga para donatur termasuk Delimart dan Jayapakan yang sudah memberikan ide rehab rumah korban banjir.

Pendiri PKBM Alorinda, El Asamau.

“Dalam masa darurat bencana, setelah distribusi sembako maka kelayakan tempat tinggal korban juga harus menjadi prioritas. Kami bersyukur ada yayasan yang ikut memikirkan kesusahan yang dialami masyarakat,” tambah El Asamau.

“Masyarakat tidak bisa berlama-lama tinggal di pengungsian, selain karena sebagian besar rumah hanya rusak ringan dan sedang, mereka juga harus kembali beraktivitas seperti biasa. Semoga bantuan yang disalurkan ini bisa ikut meringankan beban para korban bencana,” tutup El Asamau yang mengharapkan masih ada para donatur yang tergerak hati untuk membantu para korban bencana di Kabupaten Alor. (idus/idus)

DomaiNesia

Komentar

News Feed