oleh

Warga Baumata Timur Dukung Pembangunan Bendungan Tefmo-Manikin

-Berita, Daerah-161 views

KUPANG, suluhdesa.com | Pembangunan Bendungan Tefmo-Manikin sebagai program strategis nasional didukung penuh oleh seluruh lapisan masyarakat di Desa Baumata Timur, Kecamatan Taebenu, Kabupaten Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur, dalam hal ini masyarakat yang terdampak langsung akan pemanfaatan dari pembangunan Bendungan di atas lahan seluas 200 Hektar.

Dukungan itu disampaikan langsung oleh Danial Baitanu selaku tokoh masyarakat terdampak pada pembangunan bendungan Tefmo-Manikin, tepatnya di  Desa Baumata Timur, Kecamatan Taebenu, Kabupaten Kupang.

Baitanu menyatakan bahwa pihaknya sangat mendukung dan akan mengajak seluruh masyarakat terdampak untuk bersama-sama mendukung Program Strategis Nasional yang dilaksanakan oleh pemerintah pusat, berupa Pembangunan Bendunganan Tefmo-Manikin.

“Pembangunan Bendungan Tefmo-Manikin yang dikerjakan oleh pemerintah pusat tersebut sangat penting untuk kami masyarakat Taebenu. Kami mendukung penuh, karena kami tahu akan pemanfaatan ke depannya. Oleh sebab itu semua masyarakat Taebenu diharapkan sama-sama mendukung program pemerintah pusat untuk kita warga Kabupaten Kupang bahkan NTT pada umumnya,” ungkap Danial Baitanu kepada wartawan, Sabtu (17/04/2021).

Danial Baitanu juga menjelaskan bahwa dengan dibangunnya Bendungan Tefmo-Manikin tentunya sangat berguna bagi masyarakat sekitar, karena sebagian besar mata pencaharian penduduk setempat adalah petani dan ia meyakini bahwa Bendungan Tefmo-Manikin pasti akan menjadi salah satu objek wisata juga.

“Tentunya dapat meningkatkan pendapatan sehingga perekonomian masyarakat sekitar akan berubah ke arah yang lebih baik,” tandasnya.

Terkait proses ganti rugi yang telah dijanjikan oleh Pemerintah, Daniel Baitanu berharap agar dapat terealisasi dalam waktu dekat, sehingga dapat meminimalisir isu negatif di kalangan masyarakat terdampak, sehingga tidak berdampak pada terciptanya situasi yang tidak kondusif di wilayah sekitar pembangunan Bendungan Tefmo-Manikin.

Ia  menegaskan bahwa pihaknya sangat mendukung Program Strategis Nasional berupa Pembangunan Bendungan Tefmo-Manikin. Untuk aset dari lahan yang belum dilakukan proses ganti rugi, dikomunikasikan dengan PPK pengadaan tanah, Balai Wilayah Sungai Nusa Tenggara II, sehingga realisasi ganti rugi lahan dapat berjalan sesuai dengan Action Plan pembebasan lahan Bendungan Tefmo -Manikin yang ditetapkan oleh pihak Balai Wilayah Sungai Nusa Tenggara II.

Secara terpisah Kepala Balai Wilayah Sungai (BWS) Nusa Tenggara II, Ir. Agus Sosiawan, M.E mengimbau kepada seluruh masyarakat terdampak untuk bersama-sama menyuskseskan proses tahapan Pembangunan Bendungan Tefmo-Manikin.

Kepala Balai Wiayah Sungai (BWS) Nusa Tenggara II, Ir. Agus Sosiawan, M.E

Menurut Agus Sosiawan bahwa tujuan utama pembangunan Bendungan itu tidak lain untuk memenuhi kebutuhan irigasi pertanian dan kebutuhan air bersih di Kabupaten Kupang, Kota Kupang, sehingga diharapkan seluruh masyarakat  tidak terpancing dengan adanya isu-isu provokatif dari pihak-pihak tertentu untuk menggagalkan program nasional yang  saat ini dalam proses pembangunan.

“Kami terus mendorong dengan menciptakan komunikasi yang baik antara masyarakat dan pelaksana kebijakan Pemerintah Nasional, untuk menyelesaikan permasalahan yang ada sehingga tidak mengganggu proses pembangunan Bendungan Tefmo-Manikin yang saat ini progresnya sudah mencapai ± 25 persen,” pungkas Agus Sosiawan. (idus/msd)

Komentar

News Feed