oleh

OMK di Betun Gelar Rekoleksi, RD Sipri Senda Jadi Pembimbing

BETUN, suluhdesa.com | Orang Muda Katolik (OMK) Paroki Santa Maria Fatima Betun mengadakan rekoleksi persiapan Paskah, Kamis (25/03/2021), secara virtual. Rekoleksi ini diinisiasi oleh Pastor Moderator OMK, RD Yudel Neno, dan Ketua OMK, Unci Nahak. Moderator mengundang RD Sipri Senda, Dosen Kitab Suci pada Fakultas Filsafat Unika Widya Mandira Kupang, menjadi pembimbing rekoleksi.

Rekoleksi yang berlangsung secara virtual ini mengetengahkan teks biblis dari Injil Lukas 18:9-14. Teks ini berbicara tentang perumpamaan Yesus mengenai dua orang yang berdoa di Bait Allah. Yang satu orang Farisi, yang lainnya pemungut cukai.

Dalam proses permenungan, RD Sipri mengajak peserta untuk terlibat aktif dengan memanfaatkan kamus pada bagian belakang Alkitab Deuterokanonika. Dengan demikian peserta mendapat pemahaman tentang Bait Allah, orang Farisi, pemungut cukai dan kebiasaan orang Yahudi berdoa di Bait Allah.

Para peserta secara perlahan dituntun untuk mengenal karakter kedua orang yang datang berdoa di Bait Allah. Kedua orang ini memiliki intensi dan cara berdoa yang berbeda. Si Farisi dengan intensi membenarkan diri di hadapan Allah, menyombongkan diri dengan melaporkan keunggulan dirinya. Ia tidak berdoa, tetapi pamer kehebatan.

Orang Muda Katolik (OMK) Paroki Santa Maria Fatima Betun mengadakan rekoleksi persiapan Paskah

Sedangkan si pemungut cukai datang dengan intensi mohon ampun atas dosanya. Ia sadar akan keberdosaannya dan dengan rendah hati memohon ampun. Doanya lahir dari hati yang remuk redam karena dosa. Ada niat untuk bertobat dan membaharui diri.

Melalui perumpamaan ini, Yesus mau mengajarkan tentang pentingnya rendah hati, bertobat, berdoa yang benar, bertekad untuk membaharui diri dan kehidupan.

Dari permenungan teks secara bersama-sama, para peserta rekoleksi diajak untuk menemukan sendiri nilai-nilai Injil dan membangun niat untuk membaharui diri. Teks ini memberi inspirasi untuk rendah hati, tekun berdoa, berani mengakui kesalahan, berani bertobat dan bertekad untuk membangun hidup baru yang selaras dengan kehendak Tuhan. (Unci Nahak/MSD)

Komentar

News Feed