oleh

Penjabat Kepala Desa Leunklot Jarang Berkantor, Masyarakat Lapor ke DPRD Malaka

-Berita, Daerah-185 views

MALAKA, suluhdesa.com | Diduga akibat beban kerja banyak, Penjabat Kepala Desa Leunklot Paulus Bria Taek dinilai masyarakat dalam hal memberikan pelayanan tidak efektif dan masyarakat harus mencari dirinya di rumah.

Akibat dari hal tersebut, beberapa masyarakat Desa Leunklot, hari Senin (15/03/2021) berkunjung ke Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Malaka, Provinsi Nusa Tenggara Timur, guna melaporkan penjabat desa yang jarang masuk kantor.

Masyarakat Desa Leunklot merasa dirugikan, maka mereka berinisiatif datang melaporkan ke DPR untuk mencari solusi terbaik.

Sebab, menurut Vinsen Seran, salah satu Warga Leunklot, selama ini masyarakat membutuhkan tanda tangan atau urusan lain yang hubungannya dengan penjabat desa namun harus mencari ke rumahnya karena jarang masuk kantor.

Vinsen mengatakan, untuk sampai ke rumah penjabat, masyarakat harus mengeluarkan kocek sebesar Rp. 30.000 rupiah dengan menggunakan jasa ojek pulang pergi.

“Kami sudah susah, mau urus apa-apa lebih susah lagi. Mau tanda tangan atau urusan apa saja yang hubungannya dengan penjabat kami harus naik ojek ke rumahnya. Kami bayar ojek Rp. 30.000 untuk pulang pergi,” kata Vinsen.

Oleh karena itu, dirinya berharap dengan melaporkannya ke DPR ini, semoga ada solusi.

Menanggapi hal ini, Ketua Komisi I DPR Malaka, Henri Melki Simu mengatakan, pihaknya akan segera memanggil Kepala Dinas PMD dan Penjabat Desa Leunklot untuk mengklarifikasi pengaduan masyarakat tersebut.

Henri Melki Simu menegaskan, jika apa yang disampaikan masyarakat Desa Leunklot ini betul, maka dirinya akan mengusulkan bila perlu penjabat itu di gantikan saja, karena masyarakat membutuhkan pelayanan di kantor, bukan di rumahnya.

Hal senada disampaikan Anggota DPRD Malaka Ronaldo Asuri, bahwa pihaknya (Komisi I) akan segera memanggil dinas terkait untuk mengklarifikasi, apakah betul yang disampaikan masyarakat selama ini bahwa pelayanan tidak efektif. Jika Betul, komisi I akan merekomendasikan untuk mengganti penjabat, agar pelayanan di desa dapat dirasakan masyarakat secara baik dan efektif. (fecos/fecos)

Komentar

News Feed