oleh

Ngada Bangkit dan Gebrak Ngada: Penampung Aspirasi Masyarakat

OPINI, suluhdesa.com | Dinamika politik di Kabupaten Ngada, Provinsi Nusa Tenggara Timur, tidak terlepas dari peran Group Media Sosial Facebook, Ngada Bangkit (NB) dan Gebrak Ngada (GN). Sebagai komunitas yang diikuti oleh sebagian besar pengguna media sosial Facebook yang berasal dari Ngada maka NB dan GN memiliki pengaruh yang cukup besar sebagai penampung aspirasi masyarakat, ruang diskusi, dan gudang literasi akal sehat publik.

Uniknya, NB dan GN memiliki karakter yang berbeda dan semua tidak terlepas dari pengaruh admin atau pemilik komunitas melalui aturan-aturan yang dibuat sejak awal ataupun upaya-upaya filter terhadap hal-hal tertentu.

Dalam perjalanan, NB mendukung apapun hal baik dari pemerintah dan mengkritik kebijakan yang tidak pro rakyat. Sedangkan Gebrak Ngada memilih sebagai oposisi murni yang isinya didominasi oleh kritik-kritik keras terhadap kinerja pembangunan di Ngada.

Prinsip itu setidaknya ditunjukkan dengan ada tidaknya pembatasan isu yang boleh dimuat pada dua Group Facebook itu. NB tidak segan-segan membatasi narasi-narasi member yang cenderung menyerang Pemda Ngada secara bar-bar dan oleh pandangan pemilik komunitas dianggap memiliki unsur pemaksaan kehendak.

NB juga tidak ragu-ragu memberikan kritik super pedas dan menggigit Pemda Ngada ketika melihat ada masalah-masalah yang terindikasi menyimpang atau ketika kinerja birokrasi dinilai lemah. Hal utama menurut pemilik komunitas NB adalah mendorong kasus-kasus hukum yang terbengkalai dan menemukan jalan buntu, (Hasil wawancara dengan Presiden Ngada Bangkit, Pius Mateus Geu, S.T atau Lothar)

Di tempat yang berbeda, Gebrak Ngada dinilai memiliki sikap terbuka lebar tanpa filter, sekalipun kritik-kritik member dinilai cukup ekstrim. Diskusi boleh berkembang luas agar mendapatkan perspektif dari berbagai sisi secara mendalam.

Presiden Ngada Bangkit, Pius Mateus Geu, S.T atau Lothar

Meski demikian, NB dan GN sama-sama menjunjung etika dan nilai moral dalam menyampaikan argumentasi-argumentasi para anggota. Hal itu dibuktikan melalui ketegasan admin untuk segera menghapus postingan dan komentar yang mengandung cacian, ketika mendapatkan laporan dari pihak yang merasa dirugikan.

Terlepas dari hal di atas, NB dan GN merupakan hasil karya kreativitas dan kecerdasan orang muda Ngada yang perlu diapresasi baik oleh masyarakat maupun Pemda Ngada. Jika Pemimpin Ngada saat ini bertekad mewujudkan transparansi publik maka NB dan GN adalah media yang sudah dan sedang siap menampung informasi publik. Memperkuat posisi tawar NB dan GN dapat dipandang sebagai wujud penghargaan.

Tidak bisa dipungkiri juga, selama ini Pemda Ngada sudah sangat demokratis dengan tidak mengekang beberapa Group Facebook yang secara khusus berbicara tentang Ngada. Sikap demokratis Pemda Ngada merupakan hal yang perlu mendapatkan penghargaan dari masyarakat.

Beberapa catatan penting mengenai eksistensi NB dan GN sebagai berikut.
Pertama, sebagai ruang diskusi publik. Dua komunitas ini sebagai “loka tua mata api” yakni, tempat tukar tambah pikiran dari para member.

Kedua, sebagai tempat penyalur informasi publik. NB dan GN merupakan sarana yang paling efektif dan efisien dalam menyalurkan apirasi dan informasi-informasi menarik oleh dan untuk publik itu sendiri.

Ketiga, sebagai medan debat publik. NB dan GN menyajikan isu dari berbagai sudut pandang sehingga merangsang perdebatan publik. Hebatnya, admin selalu mengontrol jalannya perdebatan sehingga berjalan pada rel yang semestinya.

Keempat, sebagai panggung politik orang muda. NB dan GN menyiapkan panggung terbuka bagi kreativitas politik orang muda yang terkendala dalam aspek biaya politik untuk kegiatan marketing figur. Dulu, kalau mau berpolitik, orang harus mengumpulkan massa atau door to door agar bisa dikenal masyarakat. Saat ini orang sudah lebih bebas berekspresi, di mana dua komunitas ini memiliki peran strategis.

Kelima, sebagai penampung dan penyalur lidah rakyat. NB dan GN merupakan tempat yang paling potensial yang memiliki nilai guna yang tinggi sehingga aspirasi-aspirasi publik bisa disampaikan secara terbuka, kemudian mendapatkan atensi atau kontrol masyarakat secara bersama-sama.

Sorotan publik yang secara kolektif terhadap suatu isu memberikan daya dobrak yang besar bagi para pemangku kepentingan untuk segara mengambil sikap.

Keenam, sebagai sarana kontrol publik. NB dan GN sudah sangat jelas memberikan pengaruh terhadap perbaikan kinerja birokrasi meski tidak sepenuhnya terlaksana.

Kehadiran dua Group Facebook ini menjadi kekuatiran tersendiri bagi para pengambil kebijakan di Ngada untuk terus berbenah diri dan memperbaiki kinerja, karena media ini mengkoordinasikan atau menyatukan beribu-ribu mata, telinga, pikiran, dan hati terhadap isu-isu penting. Dalam kondisi tertentu perjuangan masyarakat sangat muda terkoordinasi dengan baik untuk menerima atau menolak suatu keadaan.

Ketujuh, sebagai stimulus transparansi birokrasi. NB dan GN mengambil peran sebagai senjata pembobol brankas isu-isu dan polemik yang dirahasiakan atau sedang tidak diketahui oleh publik.

Bernadus Gapi, S.E., M.Pd

Ulasan mengenai Ngada Bangkit dan Gebrak Ngada mungkin oleh sebagian orang dianggap hal yang remeh temeh, tetapi melalui ulasan ini, saya ingin mengapresiasi keberadaannya sebagai sebuah produk yang diminati dan dinikmati oleh mayoritas pengguna media sosial dari Ngada.

NB dan GN adalah media literasi yang membuka cakrawala berpikir masyarakat sehingga memicu kecerdasan otak, menunjang stabilitas emosional, menambah pengetahuan, memicu keberanian, dan alat membangun relasi sosial. Terima kasih Ngada Bangkit dan Gebrak Ngada. Meju! (*)

Penulis: Bernadus Gapi, S.E., M.Pd (Aktivis, Pengelola Chanel YouTube “Akar Rumput”, Staf Pengajar UPG 1945 Kupang, Redpel Media SULUH DESA, Tokoh Muda Ngada tinggal di Kupang, dan Pemerhati Sosial Politik)

Komentar

News Feed