oleh

Jelang Putusan MK Terkait Hasil Pilkada Malaka, Warga Diminta Tenang

MALAKA, suluhdesa.com | Menjelang Putusan Mahkamah Konstitusi (MK) terkait perkara Perselisihan Hasil Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Malaka yang terjadwal pada hari ini, Kamis (18/03/2021), berbagai elemen baik dari pihak keamanan maupun aktivis mengimbau agar seluruh masyarakat tetap menjaga ketenang, keamanan dan ketertiban di Kabupaten Malaka, Provinsi Nusa Tenggara Timur.

Terkait kesiapan untuk pengamanan pasca putusan sengketa pilkada di MK, Polres Malaka sudah menyiagakan suluruh kekuatan yang ada untuk bersiaga di semua titik-titik yang sudah di tentukan.

“Kita sudah menyiagakan seluruh kekuatan yang ada di semua titik yakni Kantor KPU, Kantor Bawaslu, Kantor Bupati dan juga di posko dari Paslon 1 maupun Paslon 2,” kata Wakapolres Malaka Kompol I Ketut Saba kepada media ini di Betun, Rabu (17/03/2021).

Dikatakan Wakapolres, Rabu sore, personil Polres Malaka akan bergeser ke lokasi yang sudah ditentukan dan ada penambahan pasukan dari Saba Polda1 Pleton dan dari Brimob.

“Untuk penambahan dari Polda sebanyak 100 orang. Dari Sabara Polda 1 Platon dan Brimob,” ucap Wakapolres Saba.

Wakapolres Malaka mengimbau kepada semua pihak baik pendukung dari Paslon 1 maupun Paslon 2 agar tidak melakukan konvoi dan lain sebagainya. Ia berharap masyarakat Malaka tetap mematuhi aturan hukum yang ada dan juga saat ini adalah situasi Pandemi covid-19, yang tidak boleh ada kerumunan mass.

“Serahkan kepada MK, siapa pemenangnya, jalur hukum yang kita gunakan,” tandasnya.

Sementara itu, secara terpisah, Danramil 1605/05 Kobalima Mayor Yatman, saat ditemui di Betun, juga menyampaikan, untuk keamanan menjelang putusan MK, pihak TNI selalu siaga.

Danramil 1605/05 Kobalima Mayor Yatman

Ia juga mengharapkan agar masyarakat tidak bereuforia berlebihan di masa Pandemi Covid-19 ini. Terutama menjaga keamanan agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan dan pihaknya juga berharap masyarakat bersikap secara dewasa menerima hasil putusan dengan lapang dada.

“Kita berharap, masyarakat tidak euforia berlebihan di masa Pandemi Covid-19 ini dengan menggerakkan massa lebih banyak. Keputusan apapun, tidak perlu dirayakan besar-besaran, cukup disyukuri dan didoakan dari rumah saja,” pinta Mayor Yatman.

Sementara itu, Ketua Umum Ikatan Mahasiswa Malaka (IMMALA) Kupang, Veri Manek, kepada media ini melalui sambungan seluler, juga menyampaikan imbauan kepada seluruh lapisan masyarakat Kabupaten Malaka agar tetap menjaga situasi sehingga tetap tenang menjelang dan sesudah putusan MK terkait hasil Pilkada Malaka.

“Saya selaku Ketua Umum IMMALA KUPANG mengharapkan kepada seluruh elemen di Kabupaten Malaka agar tetap jaga dan jangan memprovokasi masyarakat akar rumput menjelang hasil putusana Pilkada Kabupaten Malaka oleh MK. Sehingga tidak terjadi hal-hal yang tidak kita harapkan. Siapapun di antara kedua pasangan calon yang diputuskan oleh Mahkamah Konstitusi itulah pemimpin kita bersama,” tegas Veri Manek.

Ia juga mengajak kedua pasangan calon, baik yang menang ataupun kalah agar tetap menerima hasilnya dengan rasa syukur. (fecos/fecos)

Komentar

News Feed