oleh

Abaikan Protap Covid-19, Kades Warupele I Diduga Terlibat Judi di Lekoena

-Berita, Daerah-1.928 views

WARUPELE I, suluhdesa.com | Aksi tak terpuji dilakukan Bonevasius Ghae, Kepala Desa (Kades) Warupele I, Kecamatan Inerie, Kabupaten Ngada, Provinsi Nusa Tenggara Timur. Kades Bonevasius diduga membiarkan kerumunan massa terjadi di saat Pandemi Covid-19 ini dan melanggar protokol tetap yang diatur oleh pemerintah.

Kerumunan massa ini terjadi di tempat wisata Pantai Lekoena, Dusun Nuamuzi, Desa Warupale 1, pada Rabu (10/03/21) sekira pukul 20.00 Wita.

Kerumunan tersebut terjadi karena kelompok nelayan di Desa Warupele I melakukan ritual adat dan makan bersama dalam acara tarik perahu motor (kapal penangkap ikan) ke tengah laut.

Hal ini disampaikan oleh salah satu informan yang meminta supaya namanya dirahasiakan kepada Media SULUH DESA, Sabtu (13/03/2021) Pukul 14.00 Wita.

Informan tersebut menyampaikan bahwa pada malam acara makan bersama itu, terjadi kerumunan massa dan dimanfaatkan oleh beberapa oknum yang tidak bertanggung jawab untuk bermain judi.

“Kepala Desa Warupele I, Bapak Bonevasius Ghae juga ada. Dia juga turut serta dalam permainan judi itu bersama warga yang lain. Beberapa menenggak minuman keras,” tuturnya.

Ironisnya, kata informan itu, aktivitas pariwisata di Pantai Lekoena ditutup oleh Pemerintah Des Warupele I karena alasan kerumunan yang dapat menyebabkan penularan virus Corona.

Diduga Kades Warupele I Bonevasius Ghae (bertopi).

“Faktanya, acara adat tarik perahu itu dijadikan alasan mereka untuk berkumpul dan bermain judi. Parahnya lagi Kades Bonevasius juga turut serta berjudi dan tidak melarang warganya untuk membuat kerumunan,” imbuhnya.

Kades Bonevasius Ghae yang dihubungi Media SULUH DESA, Sabtu (13/03/2021) Pukul 14.20 Wita melalui panggilan telepon untuk dimintai keterangannya terkait kerumunan massa dan permainan judi yang melibatkan dirinya, menjawab, “saya tidak tahu tentang itu. Malam itu betul ada acara makan bersama untuk tarik perahu. Saya hadir sebagai undangan. Mengenai saya yang judi itu siapa yang bilang?.”

Saat disampaikan bahwa ada foto yang menunjukkan dirinya sedang berjudi, Kades Bonevasius menerangkan kalau malam itu ada sekelompok warganya bermain kartu.

“Iya benar ada main kartu. Tetapi tidak berjudi,” kata Kades Bonevasius membantah.

Kades Bonevasius menjelaskan juga bahwa selama ini ada perintah dari Satgas Covid-19 Desa Warupele I untuk menghentikan aktivitas di tempat wisata Pantai Lekoena untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

“Kalau kegiatan sosial oleh warga kita izinkan. Tetapi kalau ke Lekoena kita tutup,” pungkas Kades Bonevasius sambil buru-buru mematikan telepon. (viona/ledy)

Komentar

News Feed