oleh

Wagub NTT Apresiasi UNWIRA Kupang sebagai PT Terbaik Versi Webometrics

-Berita, Daerah-564 views

KUPANG, suluhdesa.com | Universitas Katolik Widya Mandira menggelar Rapat Senat Terbuka Luar Biasa dalam rangka wisuda Pasca Sarjana angkatan XXXV dan Sarjana angkatan LXIII pada hari Jumat (05/03/2021) Pukul 08.00 WITA sampai selesai.

Untuk ketiga kalinya UNWIRA Kupang menggelar upacara wisuda ini secara online karena Covid-19. Para wisudawan/wisudawati dan undangan mengikuti upacara ini melalui akun Zoom dan juga live streaming di akun YouTube Unwira.

Melansir https://www.unwira.ac.id/, upacara wisuda digelar di aula Informatika kampus II UNWIRA (kampus Penfui), Jl. San Juan NO. 1 Penfui, Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur. Wisuda ini merupakan Wisuda Periode II Tahun Akademik 2020/2021 dengan jumlah wisudawan sebanyak 385 orang (35  Magister dan 350 Sarjana).

Dalam upacara itu, Orasi Ilmiah dibawakan oleh Dr. Adry Gabriel Sooai, S.T., M.T, Dosen Ilmu Komputer, dengan judul “Penelitian Lintas Bidang Ilmu: Rekonstruksi Objek 3D Virtual Stereoskopis Umbi Tumbuhan Herbal.”

Dalam makalahnya itu, ia mengangkat tentang pentingnya penelitian lintas bidang ilmu. Ia menyajikan penelitiannya tentang bagaimana proses rekonstruksi benda nyata menjadi benda virtual atau menjadi benda maya, yang dikenal dengan nama Objek Virtual 3D Stereoskopis (objek virtual 3D stereoskopis dari umbi tumbuhan herbal).

Menurutnya itu merupakan kemajuan dalam ilmu pengetahuan. “Menyumbangkan data dalam bentuk yang baru, untuk kemajuan ilmu pengetahuan, adalah salah satu cara mengangkat UNIKA Widya Mandira Kupang ke dunia penelitian internasional,” tegasnya.

Pada akhirnya, ia menjelaskan, umbi tanaman herbal dalam betuk objek virtual 3D stereoskopis hanyalah satu contoh mikro dan nano dari banyak sekali aktivitas penelitian lintas bidang ilmu yang dapat dikerjakan. Ilmu pengetahuan hanyalah alat untuk membantu manusia memperbaiki kesejahteraan.

Rektor UNWIRA, P. Dr. Philipus Tule, SVD dalam amanatnya menyampaikan bahwa, sekalipun dilakukan secara virtual, wisuda ini tetap merupakan momentum untuk membuktikan kesuksesan dan melahirkan kader-kader terbaik.

“Wisuda online ini tetap merupakan momentum yang kita tunggu, yang membuktikan kesuksesan dan capaian pendidikan anak-anak kita. Bagi UNWIRA Kupang, wisuda online ini menjadi momen terbaik untuk menunjukkan kepada publik bahwa dalam kondisi sulit seperti sekarang ini pun, kita tetap bisa melahirkan kader-kader terbaik, yang akan berkontribusi dalam pembangunan masyarakat, bangsa dan Gereja secara online dan offline pula,” ucap Doktor Islamologi itu.

Menurut Tule, pemanfaatan dan pengandalan teknologi canggih harus terus dicermati dan terus dukung karena beberapa alasan antara lain.

Pertama, rendahnya daya serap para sarjana di berbagai bidang kerja, masa tunggu lulusan yang lama mendapat pekerjaan, rendahnya kompetensi dan keterampilan lulusan. Fenomena ini, baginya menjadi tantangan bagi UNWIRA Kupang dan YAPENKAR agar lebih proaktif dan partisipatif  melakukan perbaikan dan peningkatan SarPras IT di UNWIRA dan keterampilan IT para lulusan kita.

Kedua, banyak wisudawan periode ini yang penelitian untuk tesis dan skripsi dilakukan secara online, yang terkadang tak didukung sarana dan prasarana IT yang memadai. Masyarakat mungkin mempertanyakan mutu wisudawan/wisudawati di masa pandemi ini.

Para wisudawan/wati//gambar screenshoot live akun youTube UNWIRA. (Foto: https://www.unwira.ac.id)

Oleh karena itu, ia mengajak segenap Civitas Academica Unika Widya Mandira Kupang dan YAPENKAR untuk sepakat memberi perhatian khusus pada investasi dan pengadaan sarana dan prasarana IT yang lebih canggih demi suksesnya pembelajaran online.

Lebih lanjut, dalam amanatnya, ia mengimbau kepada para wisudawan/wisudawati untuk menjadi abdi masyarakat yang melayani demi kemajuan masyarakat.

“Jadilah abdi masyarakat yang mandiri dan bermoral, integral, cerdas dan trampil, setia, rendah hati, dan berkomitmen untuk melayani demi kemajuan dan kesejahteraan masyarakat dan umat, dengan senantiasa membawa panji/motto UNWIRA Kupang ini: Supaya mereka mempunyai hidup, dan mempunyainya dalam segala kelimpahan (Ut Vitam Habeant Abundantius) (Yoh. 10.10),” ungkapnya.

Tule juga memberikan apresiasi kepada tujuh orang mahasiswa yang lulus “lebih tepat waktu” dari Prodi Musik di mana mereka menyelesaikan studinya selama tujuh semester dan hal itu merupakan prestasi tersendiri bagi UNWIRA Kupang.

Hadir pula pada kesempatan itu, Wakil Gubernur Provinsi Nusa Tenggara Timur, Drs. Josef Nae Soi, M.M bersama rombongan. Dalam sambutannya ia  berpesan kepada para wisduawan/wisudawati agar bisa menaburkan benih ilmu pengetahuan di masyarakat.

“Taburlah benihmu pagi-pagi, jangan sampai sudah larut petang. Tetapi yang mau ditabur itu ada sesuatu di dalam diri kita. Para wisudawan taburlah ilmu pengetahuan yang anda dapat. Oleh sebab itu anda sekarang sudah memiliki itu, dan taburlah pagi-pagi kepada masyarakat. Masyarakat dan pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur menaruh begitu banyak harapan kepada saudara/saudara sekalian untuk terus membangun NTT  dengan penuh semangat, kerja keras, dan inovasi yang brilian,” ungkap Mantan Anggota DPR RI itu.

Ia juga mengapresiasi capaian UNWIRA Kupang sebagai Perguruan Tinggi (PT) terbaik di NTT versi lembaga survei Webometrics, pada Januari 2021.

Wagub Nae Soi menambahkan bahwa, Pemerintah NTT sangat mengapresiasi Perguruan Tinggi yang melakukan penelitian dan riset.

“Kami sangat memberikan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada riset itu. Kami sudah perintahkan kepada staf kami untuk harus menggunakan hasil riset dari Perguruan Tinggi,” jelas Nae Soi.

Ketua Pengurus Yayasan Pendidikan Katolik Arnoldus (YAPENKAR), P. Yulius Yasinto, SVD, MA., M.Sc, atas nama YAPENKAR, mengucapkan poficiat dan selamat berbahagia kepada para Magister dan Sarjana UNWIRA Kupang terbaru yang diwisudakan pada kaliini.

Yasinto menegaskan bahwa keberhasilan ini tidak saja sebuah berkat dari Tuhan tetapi awal dari sebuah tugas dan tanggung jawab untuk melayani masyarakat luas.

Atas nama YAPENKAR juga, ia mengapresiasi dan berterima kasih kepada pimpinan UNWIRA Kupang dan jajarannya, dosen dan pegawai, atas jerih payah, komitmen dan kesetiaan yang tinggi untuk mendididik para wisudawan/wisudawati.

Secara khusus Yasinto mengucapkan selamat berbahagia kepada orang tua, keluarga, para wali, dan penjasa para wisudawan/wisudawati di mana banyak orang tua yang melalui masa sulit dalam membiayai anak-anak mereka terutama selama masa Covid-19 ini.

Di akhir sambutannya ia mengajak semua pihak untuk saling mendukung demi kemajuan UNWIRA.

“Saya mengajak semua pihak untuk saling mendukung lebih erat, meningkatkan disiplin kerja serta disiplin belajar dan mengajar untuk menjadikan lembaga Pendidikan Tinggi UNWIRA Kupang semakin berkualitas dan tetap menjadi kebanggaan Gereja, bangsa, masyarakat NTT dan NKRI”, ungkap Mantan Rektor UNWIRA ini.

Kepala LLDIKTI Wilayah XV, Prof. Dr. Magadas Lumban Gaol, M.Si, dalam sambutannya juga mengucapkan selamat kepada para wisudawan/wisudawati dan orang tua. Selain itu ia juga menyoroti program Merdeka Belajar – Kampus Merdeka yang merupakan Program Menteri Pendidikan saat ini.

“Kami juga mengahrapkan kepada Pimpinan dan segenap jajaran di UNWIRA untuk bisa mengadaptasi menjalankan program-program Kampus Merdeka di kampus kita,” harapnya.

Secara khusus, ia menyoroti fenomena kesulitan mendapatkan pekerjaan atau minimnya pasaran kerja saat ini terutama dalam situasi Pandemi Covid-19. Ia mengatakan bahwa berdasarkan penelitian, pada tahun 2019 ada 20,4% tingkat pengangguran lulusan Perguruan Tinggi. Selain itu yang menganggur lebih banyak merupalan lulusan Perguruan Tinggi dari pada non Perguruan Tinggi. Salah satu penyebab fenomena itu yakni ada kecenderuangan memilih-milih kerja. (unwira/msd)

Komentar

News Feed