oleh

HOAKS VTube Dilegalkan OJK

JAKARTA, suluhdesa.com | Sebuah informasi yang mengatakan bahwa Vtube telah diakui OJK sehingga sudah beroperasi secara legal dan saat ini izin operasi yang diurus mencapai 99 persen beredar di media sosial. Namun berdasarkan penelusuran Kompas.com informasi tersebut adalah tidak benar.

Informasi mengenai VTube disebut telah diakui oleh OJK dan sudah beroperasi legal dan izin yang diurus pengumpulan datanya sudah 99 persen beredar di media sosial Facebook.

Salah satunya postingan tersebut diunggah oleh akun Nur Hidayah Annafisa.

“*VTUBE TELAH DI AKUI SATGAS OJK BAHWA VTUBE TELAH BEROPERASI SECARA LEGAL/RESMI* SIMAK VIDEONYA..
TELAH MEMILIKI IJIN OPERASI..& SEDANG PROSES PENGUMPULAN DATA LAPORAN SESUAI IJIN OPERASINYA 99 % MENDEKATI RAMPUNG..
FAKTA BAHWQ DARI 15 JUTA PENGGUNA, BELUM ADA 1 PUN YG MERASA DIRUGIKAN BAIK KE OJK MAUPUN KE KEPOLISIAN.
BANYAK KOMUNITAS HETERS YG MENGATASNAMAKAN VTUBE UNTUK MENJELEKAN VTUBE DI SOSMED PERLU DITERTIBKAN & KITA PERLU WASPADA.
*SEMOGA PENJELASAN KETUA SATGAS SWI INI BISA MELEGAKAN KITA SEMUA*.
Yg blm join Vtube g usah takut n ragu lgi ya,
Yg blm join sy siap bnt bnt daftarkan n bimbing smpai bisa n faham.
Klik dsni
http://bit.do/Hamzah-vb” tulisnya.

Berdasarkan penelusuran Kompas.com, informasi yang mengatakan bahwa VTube telah diakui dan pengurusan izin operasi sudah 99 persen adalah tidak benar. Dikutip dari Kompas.com 14 Februari 2021, Ketua Satgas Waspada Investasi Tongam L. Tobing menjelaskan Vtube telah diblokir sejak Juni 2020.

VTube masuk daftar investasi ilegal oleh Satgas Waspada Investasi sejak Juni 2020,” ujar Tongam.

Kominfo juga telah memblokir situs Vtube pada 14 Februari lalu akibat VTube terindikasi sebagai skema money game. Adapun klaim yang mengatakan bahwa Vtube pengurusan izin sudah mencapai 99 persen Tongam mengatakan pihaknya tidak mengetahui sejauh mana proses pengurusan izin yang dilakukan oleh Vtube.

“Kami tidak mengetahui perkembangan perizinan mereka, tapi sampai saat ini VTube masih masuk daftar investasi ilegal,” tegas Tongam saat dihubungi Kompas.com, Rabu (24/2/2021).

Aplikasi Vtube sendiri seperti diberitakan Kompas.com sejak Rabu (24/2/2021) sudah tidak lagi tersedia lagi di platform Google Playstore. Adapun video yang dilampirkan dalam informasi tersebut adalah video potongan wawancara Tongam dengan CNBC.

Video tersebut adalah membahas Vtube yang masuk investasi ilegal dan bukan membahas Vtube beroperasi secara resmi. Kesimpulan Dari penelusuran yang dilakukan Kompas.com informasi yang mengatakan VTube sudah beroperasi secara legal dan pengurusan izin operasi mencapai 99 persen adalah hoaks atau tidak benar. (kompas/msd)

Komentar

News Feed