oleh

Fakultas Filsafat Unwira Kupang Upayakan Norbert Jegalus Jadi Profesor

-Berita, Daerah-563 views

KUPANG, suluhdesa.com | Dalam pertemuan bersama Alumni Fakultas Filsafat Universitas Katolik Widya Mandira (Unwira) Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur, yang tersebar di seluruh dunia secara virtual pada Sabtu, (27/02/2021) pukul 08.00 WITA, Kepala Program Studi (Kaprodi) Ilmu Filsafat RD Sipri Senda menyampaikan bahwa sarana dan prasarana milik Fakultas Filsafat Unwira Kupang masih minim serta butuh perhatian dari semua alumni untuk peningkatan mutu fakultas.

Sipri mengungkapkan bahwa, sarana maupun prasarana di Fakultas Filsafat Unwira Kupang masih seperti semula sejak berdiri tahun 1991.

“Untuk gedung masih seperti yang dulu. Itu terdiri dari kantor, ruang kuliah, perpustakaan. Semua buku di perpustakaan masih juga seperti yang dulu, dengan sedikit penambahan yang tidak berarti. Ada juga sumbangan beberapa alumni, dan kita masih butuh banyak buku terutama buku-buku pengetahuan filsafat. Kita ada internet tapi hanya di kantor saja. Jangkauannya tidak bisa sampai di kelas. Untuk sarana pembelajaran itu LCD banyak yang rusak, tinggal satu saja yang dipakai bersama,” beber Sipri.

Pastor yang merupakan Dosen Kitab Suci di Fakultas Filsafat Unwira Kupang ini menambahkan, di fakultas itu ada 4 orang pegawai (dua pegawai tetap, dua honor), ditambah satu cleaning service. Tenaga pendidik ada 12 dosen tetap (Doktor 5 orang, Licenciat atau Magister 6 orang, Calon Doktor 1 orang), staf pengajar 1 orang, dosen tidak tetap 5 orang. Dari segi jabatan fungsional, 1 orang Lektor kepala, 8 orang Lektor, 2 orang Asisten Ahli.

“Fakultas Filsafat Unwira Kupang membutuhkan dosen baru dari alumni, khususnya di bidang psikologi, sosiologi, dan antropologi,” ucap Sipri.

Mahasiswa Fakultas Filsafat Unwira Kupang berjumlah 309 orang. Mayoritas Calon Imam Katolik dari Seminari Tinggi St. Mikhael, Seminari Tinggi Claretian, Seminari Tinggi OCD, Seminari Tinggi Hati Kudus, Seminari Tinggi OMD. Ada juga mahasiswa Suster dan awam, termasuk awam perempuan.

“Kita menggunakan kurikulum berorientasi KKNI (Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia) sejak tahun 2017, sesudah lokakarya kurikulum 2-3 Februari 2017. Tamatan angkatan pertama kurikulum ini adalah para Mahasiswa Fakultas Filsafat yang tingkat IV sekarang dan sementara dalam penyelesaian tugas akhir,” jelas Sipri.

Sistem pengajaran di Fakultas Filsafat Unwira Kupang adalah tatap muka maupun online dengan aplikasi e-learning melalui Cellwira. Ini berlangsung sejak tahun 2020 karena adanya Covid-19. Penggunaan teknologi dalam pembelajaran tetap diupayakan, seraya meningkatkan kemampuan dosen melalui pelatihan-pelatihan.

“Kita upayakan agar mahasiswa lulus pada waktunya,” tegas Sipri.

Ketua Komisi Kitab Suci Keuskupan Agung Kupang ini menandaskan bahwa, penelitian dosen dan mahasiswa dilakukan baik secara mandiri maupun secara terstruktur dengan memanfaatkan dana hibah dari universitas. Penelitian untuk dana hibah dari Dikti pernah direbut oleh dua dosen, akan tetapi kemudian tidak ada lagi sampai sekarang.

“Jadi sementara diupayakan supaya ada yang lolos seleksi hibah Dikti. Hasil penelitian dipublikasikan di Jurnal Lumen Veritatis maupun jurnal ilmiah lainnya di perguruan tinggi lain. Ada juga penelitian mandiri yang bermuara pada publikasi berupa buku. Setiap semester ada publikasi bersama dalam bentuk bunga rampai. Jurnal Lumen Veritatis sudah dibuat dalam bentuk e-jurnal, dan sementara diperjuangkan untuk masuk dalam Sinta. kita menerima tulisan-tulisan dari dosen, alumni maupun dari pihak luar yang ingin mempublikasikan karya mereka,” imbuh pria yang biasa disapa Rosi ini.

Mengenai pengabdian kepada masyarakat dilakukan oleh dosen dan mahasiswa secara mandiri maupun terstruktur dengan memanfaatkan dana hibah dari universitas. Fakultas Filsafat Unwira Kupang belum memanfaatkan peluang untuk mendapatkan dana hibah Dikti terkait pengabdian kepada masyarakat.

Hasil pengabdian selama ini belum dipublikasikan di jurnal. Ada wacana untuk menerbitkan jurnal pengabdian kepada masyarakat dalam kerja sama dengan Sekolah Tinggi Ilmu Pastoral (STIPAS) KAK dan STIPAS Atambua. Masih dalam proses realisasi.

“Ke depannya Fakultas Filsafat Unwira Kupang mengupayakan penambahan sarana/prasarana untuk pelaksanaan Tri Dharma berupa gedung, komputer, LCD, buku-buku baik cetak maupun e-book. Kita merevisi dan menyesuaikan kurikulum dengan program kampus merdeka dan merdeka belajar, mengupayakan penambahan tenaga pegawai dan dosen dari alumni, mengupayakan lolos seleksi penelitian hibah Dikti, mengupayakan agar ada dosen yang mempublikasikan tulisan ke Scopus, mengupayakan adanya Profesor di Universitas Katolik Widya Mandira Kupang, yang berasal dari Prodi Ilmu Filsafat atau Fakultas Filsafat, dalam diri Bapak Norbertus Jegalus, mengupayakan peningkatan jabatan fungsional dari Asisten Ahli ke Lektor, dari Lektor ke Lektor Kepala, dan dari Lektor atau Lektor Kepala ke Profesor,” papar Sipri.

Ia menambahkan bahwa tahun 2021 ini Fakultas Filsafat Unwira Kupang berusia ke 30 tahun.

“Sekali lagi kami para dosen dan pengelola fakultas ini mengharapkan peran dan dukungan penuh dari segenap Alumni Fakultas Filsafat Unwira Kupang yang tersebar di seluruh dunia. Kami merindukan kalian dan menanti kalian untuk datang berkunjung serta berdiskusi bersama kami untuk kemajuan fakultas yang kita kasihi ini,” tutup Sipri.

Pantauan Media SULUH DESA, pertemuan tersebut dipandu oleh RD Okto Kosat dan dihadiri oleh Dekan Fakultas Filsafat Unwira Kupang RD John Subani dan Ketua Ikatan Alumni Fakultas Filsafat Paul Bataona. (fwl/fwl)

Komentar

News Feed