oleh

Ekonomi NTT Triwulan IV Tahun 2020 Alami Kontraksi Sebesar 2,27 Persen

KUPANG, suluhdesa.com | Perekonomian Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) berdasarkan besaran Produk Domestik Bruto (PDRB) atas dasar harga berlaku tahun 2020 telah mencapai 106,51 triliun dan atas dasar harga konstan 2010 mencapai 68,81 triliun.

Hal ini disampaikan Kepala Badan Pusat Statistik Provinsi Nusa Tenggara Timur, Darwis Sitorus dalam rilis yang diterima media ini, Jumat (05/02/2021).

Menurut Darwis, Ekonomi NTT triwulan IV-2020 mengalami kontraksi sebesar 2,27 persen dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun 2019 (y-on-y).

“Dari sisi lapangan usaha, pertumbuhan ekonomi tertinggi dicapai oleh lapangan usaha Jasa Keuangan sebesar 13,15 persen. Dari sisi pengeluaran, kontraksi terendah yaitu pada komponen Lembaga Non Profit Yang Melayani Rumah Tangga sebesar 1,06 persen,” urai Darwis

Dijelaskannya, ekonomi NTT triwulan IV-2020 mengalami pertumbuhan sebesar 1,85 persen dibandingkan dengan triwulan III-2020 (q-to-q).

Dari sisi lapangan usaha, pertumbuhan tertinggi dicapai oleh lapangan usaha Penyediaan Akomodasi dan Makan Minum sebesar 18,65 persen.

Sedangkan dari sisi pengeluaran pertumbuhan tertinggi dicapai oleh komponen Ekspor Barang dan Jasa sebesar 42,56 persen.

Ditambahkan juga ekonomi NTT pada tahun 2020 mengalami kontraksi sebesar 0,83 persen (c-to-c). Dari sisi produksi, pertumbuhan ekonomi tertinggi dicapai oleh Pengadaan Listrik dan Gas sebesar 12,29 persen. Dari sisi pengeluaran, pertumbuhan dengan kontraksi terendah yaitu pada Komponen Konsumsi Rumah Tangga sebesar 1,64 persen.

“Struktur Ekonomi NTT pada Tahun 2020 masih didominasi oleh lapangan usaha Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan dengan kontribusi sebesar 28,51 persen. Sedangkan dari sisi pengeluaran masih didominasi Konsumsi Rumah Tangga yaitu sebesar70,07 persen,” tutup Darwis. (vrg/msd)

DomaiNesia

Komentar

News Feed