oleh

Damar Institute dan YBM PLN Berdayakan MPP-RTP Kelompok Asnaf di Oesapa

KUPANG, suluhdesa.com | Lembaga DAMAR Institute dan Yayasan Baitul Mal PLN (YBM PLN) menandatangani Kontrak Kerja Sama Pemberdayaan Multi Produk Perikanan Rumah Tangga Perikanan (MPP-RTP) bagi mustahik di Kelurahan Oesapa, Kecamatan Kelapa Lima, Kota Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur, pada Kamis (04/02/2021).

Penandatanganan kontrak kerja sama ini dilaksanakan di Celebes Resto Kupang yang dihadiri oleh Direktur Damar Institute (Rusydi, S.Pi., M.Si), Pembina (Dr. Ir. H. Andi Hidayat Rizal, M.T), Wakil Direktur (Ihwan A. Gani, S.Pd., M.Si), Sekretaris (Usman Sakan, S.Ag., M.Pd), Bendahara (Mahfud, S.Pd., M.Si), sedangkan dari YBM PLN diwakili oleh Amilnya Ustadz Umar Bayaksut, S.Kom dan Pendamping Program (Ahmad Rejab, S.H).

Pada kesempatan tersebut Direktur Lembaga Damar Institute menyampaikan apresiasi atas kerja sama kemitraan antara Damar Institute dengan YBM PLN.

“Damar Institute memandang kerja sama kemitraan pemberdayaan Multi Produk Perikanan Rumah Tangga Perikanan (MPP-RTP) Muslim tidak mampu ini sebagai wujud kepedulian dua belah pihak kepada kelompok asnaf (miskin dan mualaf) yang ada di Kelurahan Oesapa, Kota Kupang,” katanya.

Ia juga mengungkapkan bahwa, Damar Institute akan menyiapkan tenaga-tenaga andal untuk melatih 4 kelompok RTP yakni Kelompok Abon Ikan Tuna, Kelompok Stik Tulang Ikan Tuna, Kelompok Naget Ikan Tuna, dan Kelompok Kripik Ikan Tuna.

“Damar Institute akan memberikan yang terbaik dalam mewujudkan usaha multi produk tersebut pada masing-masing kelompok untuk meningkatkan taraf hidup mereka dari mustahiq menjadi muzakki,” ucapnya.

Ia juga  berharap adanya kerja sama untuk paket kegiatan yang lain seperti multi produk berbahan baku rumput laut, ugpgrading guru-guru madrasah dan kegiatan lainnya.

Sementara itu Perwakilan dari YBM PLN (Ustadz Umar Bayaksut, S.Kom) menyampaikan bahwa YBM PLN adalah lembaga Amil zakat yang bergerak dalam lingkungan LAZ BUMN, yaitu pengelolaan ZISWAF secara terdepan yang amanah, profesional dan transparan.

“Tentunya komitmen YBM PLN akan mencoba selalu hadir dengan berbagai programnya dengan harapan dapat memuzakkikan Mustahiq,” ujarnya.

Adapun salah satu Kometmen YBM PLN secara nasional yaitu hadirnya program Desa Cahaya, tak terkecuali Provinsi NTT adalah bagian dari target program tersebut, mengingat Provinsi NTT adalah provinsi kepuluan dan melihat potensi sumber daya perikanan di NTT.

Ini tentunya menjadi acuan untuk hadirnya program multi produk perikanan, sedangkan objek program Multi produk perikanan saat ini ialah bagi Ibu Rumah Tangga yang tidak mampu di Kelurahan Oesapa, Kota Kupang.

Program Pemberdayaan ini merupakan salah satu pilar dari program Desa Cahaya YBM PLN di Provinsi Nusa Tenggara Timur.

“Dan kami meyakini lembaga mitra (Damar Institute) memiliki  SDM yang profesional untuk menjlankan program tersebut. Harapannya adalah kerja sama kemitraan dengan lembaga Damar Institute ini bisa berlanjut untuk program desa cahaya lainnya,” harapnya.

“Program ini akan diawali dengan Pelatihan pembuatan Abon Ikan Tuna, Stik Tulang Ikan Tuna, Naget Ikan Tuna dan Kripik Ikan Tuna kepada 4 kelompok  mustahik Ibu Rumah Tangga Perikanan dan Insyaa Allah akan dilaksanakan dalam waktu dekat. Tim kerja kami sedang menyiapkan hal-hal teknis untuk pelaksanaan pelatihan,” jelasnya.

Tujuan pelatihan ini adalah untuk memberikan teori sekaligus praktik, sehingga anggota kelompok tersebut memiliki pengetahuan dan skill dalam pembuatan produk-produk yang ada. (fwl/taufiq)

Komentar

News Feed