oleh

Hanya Satu Pejabat di Malaka yang Divaksin

MALAKA, suluhdesa.com | Para pejabat dan tenaga kesehatan di Kabupaten Malaka, hari Rabu (03/02/2021) megikuti kegiatan pencanangan pelayanan vaksinasi Covid-19. Vaksin perdana ini dilaksanakan di Puskesmas Betun, Desa Wehali, Kecamatan Malaka Tengah, Kabupaten Malaka, Provinsi Nusa Tenggara Timur.

Berdasarkan informasi yang disampaikan Kepala Dinas (Kadis) Kesehatan Kabupaten Malaka, drg. Paskalia Frida Fahik, bahwa hari Rabu (03/02/2021) ada sebanyak 10 pejabat publik yang akan divaksin.

Berikut nama-nama 10 pejabat publik yang terdaftar untuk divaksin Covid-19, yaitu:

  1. I Ketut Saba (Wakapolres Malaka)
  2. Daniel Bria (Kasat Pol PP)
  3. Ferdinand Un Muti (Kadis Perhubungan)
  4. Fransiskus S. Deong (Kasubag Perencanaan Satpol PP)
  5. Gabriel Seran (Kadis BPBD Kabupaten Malaka)
  6. Augusto Do Carmo (Anggota TNI/Babinsa)
  7. Marselina F. Fanu (Anggota DPRD Kabupaten Malaka)
  8. Adrianus Nenometa (Anggota DPRD Kabupaten Malaka)
  9. Veronika Flora Fahik (Kaban BKPSDM Kabupaten Malaka)
  10. Aloysius Werang (Kaban BPKPD Kabupaten Malaka)

Disaksikan media, dari 10 orang pejabat publik, yang berhasil divaksin hanya 1 orang atas nama Adrianus T. Nenometa (Anggota DPRD Malaka). Sedangkan 9 orang lainnya belum divaksin karena ada yang tidak lolos tes kesehatan dan ada yang tidak hadir.

Data pasien Covid-19 di kabupaten Malaka, sampai saat ini 32 pasien positif dan sudah sembuh 20 orang, sisanya dirawat di RSUPP dan ada yang isolasi mandiri.

Asisten 3 Setda Malaka, Drs. Yoseph Perera, dalam sambutannya sekaligus membuka kegiatan tersebut mewakili Bupati Malaka, menegaskan bahwa setelah vaksin bukan berarti bebas berbuat apa apa saja, namun setelah vaksin tetap memerhatikan 5 M (mencuci tangan, memakai masker, menjaga jarak, menjauhi kerumunan, membatasi mobilisasi. Tujuannya adalah untuk memutuskan mata rantai Covid-19.

Kepala Kesbangpol Malaka, Daniel Bria usai pemeriksaan kepada wartawan mengatakan jika dirinya belum divaksin, karena 2 kali tes kesehatan tensi darahnya tidak normal atau darah tinggi, sehingga masih menunggu beberapa hari lagi sambil mengonsumsi obat yang diberikan petugas nakes,. Apabila tensi sudah normal maka bisa divaksin.

Untuk diketahui, Bupati Malaka, Sekda Malaka dan Ketua DPRD Malaka, tidak termasuk dalam 10 daftar nama pejabat publik yang divaksin. Sementara dalam penjelasan Asisten 3 dalam sambutannya mengatakan Bupati Malaka baru pulang dari Kupang menjalankan tugas. Selain 10 pejabat publik tersebut di atas, sebanyak 27 nakes juga divaksin, sehingga peserta yang terdaftar untuk divaksin sebanyak 37 orang. (fecos/fecos)

Komentar

News Feed