oleh

Cuaca Eksrim Melanda NTT, BNPB Malaka Imbau Nelayan Kurangi Melaut

-Berita, Daerah-142 views

MALAKA, suluhdesa.com | Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) dilanda cuaca ekstrim, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Kabupaten Malaka, mengimbau kepada para nelayan agar extra hati-hati dan selalu memerhatikan cuaca sebelum melaut. Hal ini disampaikan Kepala BNPB Malaka, Gabriel Seran pada hari Kamis, (28/01/2021) setelah mendapat informasi dari stasiun Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Kupang.

“Imbauan ini berdasarkan pengumuman dari Stasiun Meteorologi Kupang, bahwa untuk saat ini kita dihadapkan dengan cuaca ekstrim, maka kita harus instruksi atau umumkan kepada masyarakat, terutama mereka yang nelayan dan juga mereka yang tinggal di sekitar Daerah Aliran Sungai (DAS) untuk selalu waspada dan berhati-hati apabila cuaca tidak memungkinkan untuk melaut dan hujan berlangsung dengan intensitas tinggi dan lama,” katanya.

Gabriel juga menuturkan bahwa kewajiban BNPB selalu mengingatkan masyarakat terhadap potensi bencana yang akan terjadi.

“Kita harus mengingatkan masyarakat yang bermukim di sepanjang Daerah Aliran Sungai terutama Benenain untuk selalu waspada apabila terjadi banjir, menyelamatkan diri dulu baru barang,” harapnya.

Dia juga mengimbau kepada masyarakat baik secara lisan maupun tertulis terkait hal-hal rawan yang terjadi seperti banjir dan longsor. Selain itu untuk tindak lanjut, pihaknya menyampaikan kepada para kepala desa dan camat untuk memberikan imbauan kepada masyarakat.

Dirinya juga menyarankan kepada masyarakat agar tidak salah mengartikan banjir. “Kita di Malaka daerah banjir, tapi kalau ada air tergenang jangan dianggap banjir, yang dimaksudkan banjir, air meluap dari alirannya,” jelasnya.

Gabriel Seran menyarankan agar pemerintah desa yang berada di dataran rendah untuk dalam penyusun APBDes harus memasukan rencana kegiatan berkaitan dengan pembangunan drainase pedesaan, sehingga pada saat hujan deras tidak boleh tergenang, tetapi air bisa tersalurkan melalui drainase yang disiapkan.

“Mudah- mudahan tahun 2021 ini semua kecamatan di daerah dataran bisa anggarkan itu melalui Dana Desa,” tutupnya. (fecos/fecos)

Komentar

News Feed