oleh

Isi Liburan, Para Frater St. Mikhael Penfui Sharing Pastoral Human Trafficking

KUPANG, suluhdesa.com | Dalam rangka mengisi masa liburan semester ganjil, Fratres Seminari Tinggi Santo Mikhael Penfui-Kupang menggelar kegiatan sharing Pastoral Human Trafficking bersama Sr. Laurentina, SDP bersama tim pada Senin (01/02/2021). Sr. Laurentin yang selama ini berkarya di bidang pastoral human trafficking hadir sebagai narasumber untuk berbagi pengetahuan dan pengalaman dalam menangani masalah perdagangan manusia yang marak di Provinsi Nusa Tenggara Timur.

Human trafficking adalah salah satu masalah kemanusiaan yang berat dan menuntut kepedulian kita semua untuk mengatasinya. Gereja Katolik di Nusa Tenggara Timur mesti berjuang bersama komponen masyarakat lainnya dalam upaya sinergis mengatasi perdagangan manusia,” papar Biarawati dari Kongregasi SDP yang dulunya dikenal dengan nama Penyelenggara Ilahi atau PI ini.

Para calon imam yang hadir dalam kegiatan ini adalah para Frater tingkat 4, 5 dan 6. Para calon imam ini dibekali dengan Pastoral Migran dan Human Trafficking agar mereka juga memiliki kepedulian terhadap masalah kemanusiaan ini dan ikut ambil bagian dalam upaya penanggulangan. Sebagai imam kelak yang berkarya di paroki-paroki, para calon imam ini diharapkan melihat akar persoalan terkait budaya, pendidikan, ekonomi dan sosial pada masyarakat setempat, lalu mencari langkah solutif kreatif secara pastoral untuk mengatasi masalah perdagangan manusia.

Sharing pengalaman Sr. Laurentin, SDP ini, kiranya membawa inspirasi bagi kami para calon imam supaya memiliki kepedulian dan semangat memberdayakan hidup umat secara kreatif di paroki-paroki agar bisa meredam kecenderungan migrasi keluar daerah, yang rentan perdagangan manusia,” kata Fr. Martin Bili, Ketua Umum para Frater Seminari Tinggi Santo Mikhael Penfui kepada Media SULUH DESA, Selasa (02/02/2021) siang. (fwl/msd)

DomaiNesia

Komentar

News Feed