oleh

Pospera Malaka Minta Polisi Tuntaskan Kasus Pengeroyokan Terhadap Wartawan

MALAKA, suluhdesa.com | Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Posko Perjuangan Rakyat (Pospera) Malaka, Wendi Bundao meminta dengan tegas kepada Polres Malaka untuk mengusut tuntas kasus pengeroyokan terhadap wartawan di Malaka.

Hal ini disampaikan Ketua Pospera Malaka, Senin (04/01/2021) dalam sambutan pembukaan Rapat Kerja Cabang (Rakercab) Pospera Malaka di Aula Susteran SSpS Betun.

Di hadapan para Ketua Pimpinan Anak Cabang (PAC) Pospera Malaka dan anggota kepolisian yang hadir dalam kegiatan itu, Wendi menyampaikan agar kasus pengeroyokan terhadap Wartawan Gardamalaka.com atas nama saudara Yohanes Seran Bria alias Bojes pada tanggal 15 Oktober 2020 lalu, di Desa Haitimuk, Kecamatan Weliman, Kabupaten Malaka, Provinsi NTT, segera dituntaskan.

Hingga kini, kasus tersebut belum ada kejelasan, walaupun status para pelaku sudah ditetapkan sebagai tersangka, namun para tersangka belum diamankan hingga sekarang dan kasusnyapun sudah dilimpahkan ke Dirkrimum Polda NTT.

Oleh karena itu, Ketua Pospera Malaka dengan tegas menyerukan kepada pihak kepolisian agar kasus ini segera dituntaskan dan segera menahan tersangka, sehingga tidak meresahkan masyarakat Malaka.

“Pospera Malaka meminta dengan tegas agar kepolisian segera mengusut tuntas kasus pengeroyokan Wartawan Malaka. Kami dari Pospera tidak akan diam, jika para tersangka masih di biarkan berkeliaran,” tegas Wendi.

Dalam kasus pengeroyokan tersebut ada tiga tersangka yang merupakan Kader Partai Golkar dan Simpatisan Partai Golkar. Ketiga orang tersangka itu adalah, Raymundus Seran Klau (Anggota DPRD Kabupaten Malaka dari Fraksi Golkar), Sergius Fransiskus Klau alias Anarky (Ketua PAC Partai Golkar Malaka Barat) dan Yohanes Seran alias Mugen (Anggota AMPG Malaka).

Sebelumnya, salah satu Kuasa Hukum Bojes, Yulianus Bria Nahak, S.H., M.H, mengatakan bahwa, tim hukum Bojes telah mendapat informasi dari pihak Polda (Ditreskrimum) bahwa ketiga orang tersangka tersebut akan segera dipanggil pihak Polda NTT dalam waktu dekat. (fecos/msd)

Komentar

News Feed