oleh

Bupati Ray Fernandez Ajak Masyarakat TTU Dukung Bupati dan Wabup Terpilih

KEFAMENANU, suluhdesa.com – Bupati Kabupaten Timor Tengah Utara Raymundus Sau Fernandez mengucapkan proficiat kepada seluruh masyarakat Kabupaten Timor Tengah Utara yang telah menentukan pemimpin barunya. Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersatu mengawal pemerintah daerah dalam merealisasikan semua visi misinya terutama Rumah Layak Huni dengan segala perabotnya dan juga bantuan sapi 5 ekor untuk setiap Kepala Keluarga (KK) kurang mampu. Hal ini diungkapkan Ray Fernandez pada Selasa (15/12/2020) ketika ditemui di kebunnya di Km 5, Kelurahan Tubuhue, Kecamatan Kota Kefamenanu, Kabupaten Timor Tengah Utara, Provinsi Nusa Tenggara Timur.

Saat ditemui di kebunnya pada pukul 15.00 Wita, Bupati TTU Raymundus Sau Fernandez mengapresiasi seluruh elemen masyarakat dan meminta agar semua bekerja sama mengawal pemimpin terpilih.

“Sebagai Bupati TTU saya mengimbau kepada seluruh masyarakat yang berhasil menentukan pemimpinnya pasca saya di 3,5 tahun berikutnya. Sebagai Bupati TTU saya memberikan apresiasi dan terima kasih. Saya juga mengimbau kepada seluruh elemen  masyarakat untuk tinggalkan segala macam perbedaan dan mari bersatu  mendukung, mengawal bupati dan wakil bupati yang baru untuk menjalankan visi dan misinya,” ujarnya sambil tersenyum.

Menurutnya, visi dan misi bupati dan wakil bupati yang baru tentunya akan bermuara kepada kesejahteraan masyarakat dengan berbagai program yang telah disiapkan.

“Dan saya memberi apresiasi kepada Pak David dan Pak Eus  yang memiliki Program Rumah Layak Huni terima kunci lengkap dengan perabotnya dan juga sapi 5 ekor per KK tani. Ini yang perlu kita dorong bupati dan wakil bupati untuk berani mengambil keputusan dan mengeksekusi program ini. Paling tidak di awal tahun 2022 program ini bisa berjalan,” ucapnya.

Lebih lanjut, Bupati TTU 2 periode ini mengatakan, “memang bupati dan wakil bupati yang baru lebih efektif dalam pemanfaatan APBD karena ada yang melihat Program Rumah Layak Huni terima kunci dan perabot membutuhkan anggaran yang besar karena 1 unit rumah ukuran 6×8 untuk menurunkan angka kemiskinan, maka paling sedikit 1 unit rumah itu 150 juta. Rumah Tidak Layak Huni di Kabupaten TTU sesuai data yang kami kumpulkan ada 48 ribu dan sampai periode saya berakhir baru 23 ribu berarti yang masih tersisa 25 ribu.”

Berdasarkan APBD Kabupaten TTU, Bupati Raymundus Fernandez berharap agar pemimpin terpilih berani untuk mengeksekusi semua programnya dengan APBD yang ada.

“Memang tidak mungkin dalam 3,5 tahun, 25 ribu itu bisa berjalan tetapi ini butuh keberanian seorang pemimpin untuk mengeksekusi. Secara aturan tidak diperbolehkan untuk lengkap dengan perabot tetapi itu tergantung keberanian seorang pemimpin untuk eksekusi dan disesuaikan dengan tingkat pendapatan. Karena pendapatan daerah ini ada tiga komponen yaitu: PAD yang akan saya wariskan ke Bupati TTU berikutnya sebesar 60 miliar rupiah dibandingkan saya terima dari bupati sebelumnya hanya 13,7 miliar dengan dana perimbangan DAU kita hanya 558 miliar. Dana bagi hasil bukan pajak kurang lebih 40 miliar jadi total pendapatan kita itu 600 miliar rupiah. Dari 600 miliar yang kemudian dibagi 60 persen untuk belanja aparatur, 40 persen yang dipakai untuk kepentingan daerah ini sehingga butuh keberanian seorang pemimpin untuk memutuskan sehingga visi dan misi diterjemahkan ke RPJMD agar bisa terwujud dan kita menuntut,” tutupnya. (seko/seko)

Komentar

News Feed