oleh

Kristiana Muki: Kita Legowo, Masyarakat TTU Harus Dukung David Juandi dan Eusabius Binsasi

KEFAMENANU, suluhdesa.com – Perhelatan Pilkada Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU) telah usai, Calon Bupati TTU Kristiana Muki, S.Pd, M.Si dari Paket KITA SEHATI nomor urut 1 yang diusung Partai Nasdem, mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang memberikan dukungan kepada Paket KITA SEHATI. Dan kepada Paket Desa Sejahtera, Kristiana Muki mengucapkan selamat dan proficiat atas terpilihnya David Juandi dan Eusabius Binsasi menjadi Kepala Daerah Kabupaten Timor Tengah Utara yang baru. Kristiana Muki memberikan pernyataan sikapnya ini kepada Media SULUH DESA ketika ditemui di rumahnya, Selasa (15/12/2020), di Km 5, Kelurahan Tubuhue, Kecamatan Kota Kefamenanu, Kabupaten Timor Tengah Utara, Provinsi Nusa Tenggara Timur.

Saat ditemui di rumahnya pada pukul 13.00 Wita, Calon Bupati TTU Kristiana Muki mengucapkan selamat dan proficiat kepada Paket Desa Sejahtera dengan terlebih dahulu mengucap syukur kepada Tuhan karena atas campur tangan-Nya proses pemilihan Kepala Daerah dapat berjalan lancar.

“Kita patut mengucapkan terima kasih kepada seluruh warga masyarakat Kabupaten Timor Tengah Utara yang telah memberikan warna dan pembelajaran yang baik dalam Pilkada serentak di tengah masa Covid-19 ini. Awalnya kita mewanti-wanti jangan sampai tidak sesuai dengan protokol kesehatan tetapi ternyata semua berjalan dengan baik. Sehingga atas dasar itu juga saya dan adik Yos Tanu mengucapkan proficiat bagi bupati dan wakil bupati terpilih. Kita berharap bupati dan wakil bupati ini adalah betul-betul pilihan rakyat sehingga mengemban amanah masyarakat yang kurang lebih 48 ribu suara itu. Kita juga berharap agar Paket Desa Sejahtera dapat merealisasikan janji-janji politik ketika berkampanye di tengah masyarakat. Terutama rumah layak huni plus perabotnya dan bantuan sapi lima ekor kepada semua keluarga kurang mampu. Kita sangat berharap agar program-programnya dapat dijalankan dengan baik,” ujar Kristiana Muki.

Kristiana Muki juga mengajak semua pendukung Paket KITA SEHATI untuk turut mendukung dan mengawal semua program agar dapat dijalankan dengan baik sesuai janji pada masa kampanye.

“Saya juga mengajak semua pendukung Paket KITA SEHATI yang kurang lebih 43 ribu suara itu untuk bersama-sama mengawal pemerintahan sekarang dengan janji-janji politik yang sudah diberikan. Kita berharap juga agar bupati dan wakil bupati terpilih juga dapat berdiri tegak. Artinya bahwa dia tidak melihat soal balas jasa dan lain sebagainya. Kita juga perlu mengawal dia untuk berdiri tegak bahwa bagaimana dia mampu untuk memimpin TTU lima tahun yang akan datang. Karena saya melihat bahwa dengan kondisi seperti ini tentunya juga banyak pendukungnya teriak-teriak. Kita melihat bahwa belum apa-apa saja sudah banyak intimidasi terhadap saudara-saudara yang kemarin pilihannya berbeda. Kalau kondisinya seperti itu maka kita berharap supaya beliau juga bisa berdiri tegak untuk menyampaikan kepada pendukungnya bahwa biarlah kebebasan diberikan kepada mereka berdua untuk mengatur daerah ini tanpa ada tekanan-tekanan dari pendukungnya. Kalau ada tekanan dari pendukungnya berarti ada bupati-bupati kecil dan banyak pengusaha-pengusaha yang membuat repot dengan memberikan warna yang kurang bagus,” tegas Istri dari Bupati Ray Fernandez ini.

Lebih lanjut, Kristiana Muki juga berterima kasih kepada pemimpin daerah saat ini yakni Bupati TTU Raymundus  Fernandez dan Wakil Bupati TTU Alo Kobes yang telah memberikan dukungan dengan caranya sendiri. Terutama dalam masa kepemimpinannya selama dua periode dengan melakukan banyak hal untuk kesejahteraan masyarakat Timor Tengah Utara.

“Mungkin juga ada satu dua orang yang merasa bahwa terlalu lama juga beliau memimpin sehingga banyak riak-riak. Tetapi riak-riak itu menjadi cambuk kecil dalam menjalankan era pemerintahan yang sekarang. Saya juga perlu mengajak kita semua untuk melihat segala yang baik yang sudah diletakkan oleh pemimpin terdahulu. Segala yang baik perlu kita ambil nilai positifnya dan yang tidak baik itu tidak perlu. Namun yang sangat disayangkan juga bahwa beliau memimpin selama dua periode dan tidak ada tanda-tanda pembangunan di dalam kota. Saya pikir itu pandangan yang keliru. Ini juga merupakan tantangan yang besar juga untuk bupati dan wakil bupati terpilih. Hal ini perlu dilihat bahwa bukan hanya pemerintah saja yang bekerja tetapi diharapkan juga semua komponen masyarakat turut terlibat aktif,” ulas Calon Bupati TTU yang diusung Partai Nasdem ini.

Berkaitan dengan kondisi alam dengan curah hujan yang rendah, Kristiana Muki berharap agar bupati dan wakil bupati terpilih dapat mengambil risiko untuk mengatasi segala persoalan dan tak lupa pula dengan janji-janji politik yang telah dibuat.

“Saya khawatir dengan kondisi alam seperti sekarang maka masyarakat bisa saja kelaparan. Problematika ini membutuhkan kerja keras dari kepala daerah untuk mengatasinya. Dengan kondisi seperti apakah pemerintah berani atau tidak untuk mengambil resiko,” imbuh Kristiana Muki.

Kristiana Muki juga mengatakan, “kita legowo, yah bahwa kita menerima kekalahan. Kita berharap agar hasil ini adalah betul-betul pilihan rakyat dan jangan sampai hasil dari money politic. Karena baru mau seminggu saja sepertinya banyak riak-riak kecil sudah pada muncul. Saya sangat yakin bahwa ini adalah pilihan rakyat bahwa paket ini sangat bersih seperti Paket Nomor Urut 1. Artinya kita memberikan pendidikan politik yang baik sehingga masyarakat memilih sesuai hati nuraninya tanpa diberikan sejumlah uang baik 50 ribu rupiah, 100 ribu rupiah, maupun 200 ribu rupiah, dan lain-lain. Biarlah itu sesuai rencana Tuhan bukan rencana manusia. Karena kalau rencana manusia maka tidak akan bertahan lama.”

Berkaitan dengan Pemilu serentak yang bakal dilaksanakan tahun 2024 mendatang Kristiana Muki membeberkan bahwa masa kepemimpinan bupati dan wakil bupati terpilih itu efektifnya 2,5 tahun lebih.

“Karena tahun 2024 itu bakal diadakan pemilihan Presiden, DPD RI, dan DPR RI. Nanti datang lagi ke bulan April tahun 2024 kita bakal mulai lagi dengan tahapan-tahapan Pilkada serentak. Jadi kalau beliau berdua maju lagi berarti harus terlebih dahulu mengundurkan diri dan tentunya juga ada penjabatnya lagi. Dan menurut saya, tentunya banyak yang belum terselesaikan. Mau percaya atau tidak, tetapi menurut saya seperti itu. Dan tentunya masyarakat bakal menagih janji politik yang sudah diberikan semasa kampanye dan program kepala daerah terpilih baru berjalan di tahun 2022. Kalau baru berjalan di tahun 2022 maka kemarin yang janji banyak-banyak kalau terlaksana, yah bersyukur kepada Tuhan. Tetapi kalau tidak terlaksana maka masyarakat juga akan menagih. Oleh sebab itu, mari kita bersama-sama kawal semua program yang sudah dijanjikan. Orang mau pilih karena janji politiknya kita jadi harus bisa menyelesaikan itu,” bebernya.

Menurut Kristiana Muki, semua program mestinya dijalankan dengan baik tanpa harus ditekan oleh bupati-bupati kecil. Karena menurutnya, baru seminggu saja di lingkungan kantor itu sudah kelihatan tidak sehat. Ada banyak orang yang datang membawa cerita bahwa di sana sini sudah mulai mendapat intimidasi dari banyak pihak karena berbeda pilihan.

Oleh sebab itu, ia berharap agar semua pihak dapat menikmati prosesnya ke depan. Apa pun yang terjadi harus diterima dengan lapang karena ini merupakan pilihan rakyat.

Ketika ditanya mengenai aktivitasnya setelah menjadi masyarakat biasa, Kristiana Muki menjawab, “aktivitas saya setiap hari tentunya membantu Bapak Ray. Entah itu ke kebun atau urus ternak karena beliau sendiri profesinya adalah petani dan peternak jadi pastinya seperti itu. Dan pasti yang paling terpenting adalah mengurus rumah tangga, mengurus suami dan anak-anak dengan baik. Tentunya juga rutinitas saya adalah mengurus di dapur untuk menyiapkan makan pagi, siang dan malam. Dengan begini, saya juga merasa lebih enjoy dan tidak terlalu banyak berpikir. Kita juga akan membantu siapa saja semampu saya dan bapak Ray.”

Kristiana Muki juga mengatakan, “ke depan kalau masih diberikan kesempatan oleh partai maka kita akan maju lagi. Tetapi kalau partai memberikan kesempatan kepada orang lain maka kita akan fight lagi ke DPR Kabupaten, DPR Provinsi, maupun DPR RI. Itu menjadi tekad saya ke depan dan juga perlu berbenah terkait strategi yang perlu kita ambil untuk maju lagi. Sekarang kita perlu rekonsiliasi antara kubu-kubu yang kemarin itu. Dan saya yakin kalau kita adakan rekonsiliasi maka saya pastikan akan menang. Kita harus berusaha, berusaha, dan terus berusaha sampai 2024 nanti.”

Kristiana Muki membantah isu-isu yang berkembang terkait keluarganya yang haus akan kekuasaan. Menurutnya, segala sesuatu tergantung diberikan kesempatan dan kepercayaan saja. Apabila masyarakat memilih figur itu maka benar bahwa figur tersebut diinginkan untuk menjadi pemimpin.

“Kenapa tidak ditanyakan ke masyarakat saja bahwa kenapa memilih orang yang haus kekuasaan. Tetapi kalau berbicara tentang haus kekuasaan maka saya mau mengatakan bahwa keluarga saya bukan tipe seperti itu. Kami hanya diberikan  kesempatan saja oleh partai. Mungkin isu-isu itu berkembang dari lamanya memimpin daerah ini sehingga banyak orang berpikir bahwa terlalu lama berkuasa. Lalu setelah kita turun dan ada lagi kesempatan maka mereka bilang itu haus kekuasaan. Itu tidak benar. Selama saya berpolitik secara santun tanpa harus bayar masyarakat maka saya pikir itu yang bilang haus kekuasaan itu tidak benar. Tuhan Yesus saja orang masih tidak terima Dia, apalagi manusia. Kalau partai menginginkan seperti itu kenapa tidak. Karena artinya orang beranggapan bahwa lewat kita, maka kita akan membantu banyak orang. Maka harus masuk dulu dalam sistem itu untuk bisa buat banyak kebijakan untuk masyarakat,” tandasnya sambil tersenyum ramah.

Mengakhiri wawancaranya, Kristiana Muki mengimbau kepada seluruh masyarakat Kabupaten Timor Tengah Utara agar sudah seharusnya menerima pemimpin yang baru dengan senang hati dan mendukung beliau untuk menjalankan program serta visi misinya sebagai bupati dan wakil bupati terpilih.

Ia juga mengimbau seluruh masyarakat TTU untuk bekerja sama dan sama-sama bekerja untuk membangun kabupaten TTU dengan mengawal juga semua program yang sudah dijanjikan semasa turun kampanye sehingga dapat direalisasikan dengan baik. Ia juga mengajak masyarakat untuk tidak membuat kegaduhan di mana-mana, apalagi antar suku sehingga David Juandi dan Eusabius Binsasi sebagai Bupati dan Wakil Bupati TTU terpilih bisa bekerja dengan baik dan tuntas.

Berdasarkan real count Komisi Pemilihan Umum (KPU) di laman https://pilkada2020.kpu.go.id/ sudah mencapai 100 persen dengan data yang masuk 100 persen. Data tersebut terkumpul dari 518 TPS di TTU.

Pasangan Calon Bupati TTU nomor urut 1 Kristiana Muki dan Calon Wakil Bupati Yosef Tanu (Paket KITA SEHATI) meraih 43.958 suara (33,5 persen), Pasangan Calon Bupati TTU nomor urut 2 Hendrikus Frengky Saunoah dan Calon Wakil Bupati Amandus Nahas (Paket FRESH) memperoleh 38.408 suara (29,3 persen), sedangkan Pasangan Calon Bupati nomor urut 3 David Juandi dan Calon Wakil Bupati Eusabius Binsasi (Paket DESA SEJAHTERA) meraup suara tertinggi sebanyak 48.926 suara (37,3 persen). Paket DESA SEJAHTERA mengungguli pasangan calon nomor urut 1 dan nomor urut 2. (Seko/Seko)

Komentar

News Feed