oleh

Personil tambahan Tim Balak Aju Kodam IX/Udayana Tiba di Lembata

LEMBATA, suluhdesa.com – Personil tambahan Tim Balak Aju Kodam IX/Udayana beserta perlengkapannya tiba di Pelabuhan Feri Waijarang, Lembata, Provinsi Nusa Tenggara Timur, Sabtu (05/12/2020) pukul 06.18 Wita.

Tim tambahan sejumlah 17 anggota ini untuk memperkuat Tim Balak Aju Kodam IX/Udayana yang telah ada untuk membantu Penanganan Pengungsi Erupsi Gunung Api Ile Lewotolok.

Hal tersebut disampaikan Danrem 161/Wira Sakti Brigjen TNI Samuel Petrus Hehakaya dalam rilis tertulisnya yang diterima media ini, Sabtu (15/12/2020) siang.

Lebih lanjut dijelaskan perlengkapan tambahan yang dibawa oleh tim ini untuk membantu penanganan pengungsi.

“Ada pun perlengkapan tambahan yang baru tiba ini adalah 1 (satu) unit truk, 1 (satu) unit pick up, 1 (satu) tenda dapur lapangan, 3 (tiga) set alat dapur/masak lapangan, 3 (tiga) buah tenda serbaguna dan 13 (tiga belas) Velbeth,” jelas Danrem 161/Wira Sakti.

Dandim 1624/Flotim Letkol Czi Imanda Setyawan bersama Dandenkes 09.04.01 Kupang Letkol Ckm dr Agus Saptiadi, Dandenbekang IX-44-01 Letkol Cba David W dan Dandenzibang 1/IX Letkol Czi Hanif Tupen, terus membantu pemerintah daerah dalam penanganan tanggap darurat bencana erupsi gunung api Ile Lewotolok.

Dinas Kesehatan dikoordinir oleh Dandenkes 09.04.01 Kupang Letkol Ckm dr Agus Saptiadi dan Kadis Kesehatan Lembata Dr Lucia Sandra Gunadi Anggrijatno memberikan pelayanan kepada pengungsi di Posko Utama, Jl Trans Lembata, Kelurahan Lewoleba Tengah, Kecamatan Nubatukan, Kabupaten Lembata.

“Kali ini kami memberikan pelayanan kepada para pengungsi guna memastikan para pengungsi dalam keadaan sehat, berupa pembagian logistik siap pakai, pengecekan kesehatan dan juga rapid test,” ujar Dandenkes 09.04.01 Kupang.

Sarana prasarana dalam hal ini MCK terus dikebut oleh Tim Denzibang 1/IX Kupang.

“Secepatnya kami kerjakan prasarana MCK ini agar segara dapat dimanfaatkan oleh para pengungsi,” imbuh Dandenzibang 1/IX

Aktivitas memasak juga telah berjalan dibawah koordinasi dari Denbekang IX-44-01 Kupang.

“Tim kami bekerja sama dengan Tim Dapur Umum Satgas mulai memberikan bantuan masak makanan untuk para pengungsi, sekaligus distribusinya sehingga setiap pengungsi dapat dilayani dengan baik,” tandas Dandenbekang IX-44-01.

Sementara itu Dandim  1624/Flotim Letkol Czi Imanda Setyawan juga menambahkan berbagai kegiatan yang dilaksanakan TNI dalam satuan tanggap darurat.

“Anggota TNI melaksanakan senam pagi bersama para pengungsi di Posko Desa Tapolangu, Kecamatan Nubatukan, Kabupaten Lembata, Apel bersama Basarnas dalam rangka kesiapan pengembalian pengungsi ke desa yang tidak terdampak, Bersama BPBD Lembata mengambil logistik di Lokasi Harnus untuk dibawa ke Posko Utama, bersama Polri memantau dan mengawasi para pengungsi agar tidak abai protokol kesehatan, Evakuasi 35 masyarakat Desa Jontona, dan lain-lain,” pungkas Dandim 1624/Flotim. (pen/msd)

Komentar

News Feed