oleh

Takut Kalah, Banyak Akun Palsu Facebook Menyerang Paket KITA SEHATI

KEFAMENANU, suluhdesa.com – Calon Bupati Timor Tengah Utara (TTU) Kristiana Muki dan Calon Wakil Bupati TTU Yosef Tanu dari Paket KITA SEHATI nomor urut 1 mengunjungi Desa Maubesi pada Rabu (25/11/2020) dalam rangka tatap muka dan berdialog dengan masyarakat. Pertemuan tatap muka terbatas ini dimulai pada pukul 13.30 Wita di Nakol, Desa Maubesi, Kecamatan Insana Tengah, Kabupaten Timor Tengah Utara, Provinsi Nusa Tenggara Timur.

Calon Bupati TTU Kristiana Muki dan Calon Wakil Bupati TTU Yosef Tanu disambut dengan hangat oleh ratusan masyarakat Desa Maubesi. Tetua adat menyambut kedua calon pemimpinnya dengan tuturan takanab yang isinya penuh doa dan berkat melimpah kepada Paket KITA SEHATI. Mama-mama yang berdiri menenteng baki segera maju mengalungkan selendang kepada kedua idola mereka dalam Pilkada TTU kali ini.

Pantauan Media SULUH DESA, masyarakat tampak antusias menyambut kedua calon pemimpinnya. Ratusan masyarakat yang hadir membuat tenda penuh sesak sehingga sebagiannya berdiri dari luar tenda untuk mendengarkan visi dan misi kedua jagoannya ini.

Lukas Berek, salah satu masyarakat yang hadir ketika ditemui Media SULUH DESA sebelum kegiatan kampanye dimulai mengungkapkan niatnya hadir di tenda kemenangan ini untuk membuktikan bahwa isu miring yang disebar lewat media sosial itu tidak benar.

“Saya dengar anak-anak saya yang biasa bermain Facebook selalu bilang banyak orang omong Ibu Kristiana Muki itu rambut sudah botak. Tadi saya lihat Ibu Kristiana muncul di depan itu rambut masih seperti biasanya dan saya yakin yang mereka bilang di Facebook itu tidak benar. Saya rasa mereka sudah mau kalah makanya mereka mulai omong kasih enak mulut saja,” ucapnya sambil tersenyum simpul.

Lukas Berek juga berkomentar, “politik ini supaya dalam lima tahun ke depan ketika kita memiliki keluhan terhadap pemerintah selalu didengarkan. Kita tidak berpolitik untuk dapat sopi satu botol atau rokok satu bungkus. Saya memang tidak sekolah tinggi tapi tidak mau dibodohi karena saya memilih sesuai hati nurani saja. Kalau mau coblos karena sopi satu botol dan rokok satu bungkus itu menurut saya tidak perlu karena saya juga bisa beli. Saya hanya mau coblos orang-orang yang punya sikap baik kepada kami masyarakat kecil karena saya yakin pasti dalam masa kepemimpinannya masyarakat akan diperhatikan.”

Calon Wakil Bupati TTU Yosef Tanu meyakinkan masyarakat dengan membuat beberapa perbandingan yang menunjukkan bahwa Paket KITA SEHATI sudah pasti menang dalam Pilkada TTU tanggal 9 Desember 2020 mendatang.

“Paket KITA SEHATI sudah pasti menang putus. Kenapa saya katakan ini? Pemilih di Biboki ada 35 ribu lebih. Sedangkan pemilih di Insana ada 37 ribu lebih. Dan kalau di Miomaffo ada 90 ribu lebih. Jadi saya bilang kita menang karena Mama Kristiana orang asli Miomafo dan tentunya orang di sana pilih dia punya anak sendiri. sedangkan saya orang Insana dan tidak mungkin saya kalah di tempat kelahiran saya. Di Insana ini ada saudara-saudara saya dan ada oe kanaf serta faut kanaf saya. Kalau di Biboki itu paling sedikit kita menang di 4 kecamatan. Jadi kalau Insana, Biboki dan Miomafo sudah bersatu mendukung Paket KITA SEHATI maka sudah pasti menang putus. Di dalam Kota, Paket KITA SEHATI sudah jelas menang putus sehingga kalau ada yang klaim bilang dia menang di Kota itu perlu dipertanyakan. Selama kami kampanye, masyarakat selalu ada dan menerima kami dengan baik. Sehingga kami yakin bahwa sudah pasti kami menang,” ujar Yosef Tanu sembari tersenyum manis.

Menjelaskan berkaitan program yang dicanangkan Paket KITA SEHATI, Yosef Tanu mengatakan, “kemudian tentang peternakan kita akan bantu sapi bibit atau sapi betina kepada setiap keluarga yang kurang mampu. Tujuan kita adalah mengembalikan TTU sebagai gudang ternak. Sehingga kita akan tempatkan satu tenaga penyuluh peternakan agar setiap kali sapi betina minta kawin langsung disuntik saja. Namanya Inseminasi Buatan atau IB. Hal ini untuk meningkatkan gen sapi kita di TTU ini. Karena kita sering paron sapi yang fisiknya bagus untuk dijual tetapi kasih kawin sapi betina dengan sapi jantan yang cacat fisiknya. Oleh sebab itu, kita menggalakkan program ini untuk meningkatkan gen sapi-sapi kita sehingga kita boleh bersaing menjadi pemasok sapi yang baik.”

Calon Bupati TTU Kristiana Muki dalam menyampaikan orasinya menyinggung isu-isu liar yang dikembangkan sebagian orang di media sosial.

“Banyak orang berkoar-koar di media sosial bilang Ibu Kristiana Muki itu setiap kali turun kampanye selalu pakai ikat kepala karena rambutnya sudah gugur semuanya. Ada juga yang bilang setiap minggu Kristiana Muki selalu pergi ke Jakarta untuk cuci darah. Bahkan ada yang dalam kampanye mengatakan jangan coblos orang punya istri karena nanti bermasalah. Calon-calon pemimpin seperti ini tidak layak untuk menjadi pemimpin. Baru lawan satu orang perempuan saja sudah takut setengah mati. Mau jadi pemimpin yang baik bagaimana kalau baru calon saja tipunya luar biasa. Ini lawan perempuan dan takutnya minta ampun. Kalau dia laki-laki dan modelnya seperti ini maka saya sarankan pakai rok saja. Mau jadi pemimpin tapi nyali keropos,” tandasnya sambil tersenyum.

Salah satu masyarakat, Josick Taslulu ketika berbincang dengan Media SULUH DESA seusai kampanye berkomentar tentang akun-akun palsu yang menyerang Paket KITA SEHATI dan beberapa simpatisan.

“Hampir semua akun palsu di Facebook yang menyerang secara membabi buta Paket KITA SEHATI adalah orang-orang tersakiti yang kemudian berubah menjadi seolah-olah paling suci. Mereka menyerang Bapak Ray, Ibu Kristiana, Pak Yos dan bahkan beberapa simpatisan termasuk saya. Mereka kehabisan cara untuk memenangkan Pilkada TTU kali ini sehingga kemudian berusaha menyerang privasi orang lain. Saya ingatkan kepada semua pemakai akun palsu yang menjual isu tak berbobot dan merasa diri paling suci di muka bumi bahwa hidup setiap kita punya jalannya masing-masing. Saya juga sudah yakin bahwa dengan cara mereka yang buruk seperti ini justru membuat masyarakat tidak memilih mereka karena masyarakat tidak mungkin pilih pemimpin yang sarat tipuan. Saya yakin bahwa Paket KITA SEHATI pasti menang Pilkada tanggal 9 Desember 2020,” tutup Josick Taslulu. (Seko/Seko)

DomaiNesia

Komentar

News Feed