oleh

Ambil Sumpah 362 ASN, Bupati TTU: Harus Bersedia Ditempatkan Di Mana Saja

-Berita, Daerah-344 views

KEFAMENANU, suluhdesa.com – Bupati Raymundus Sau Fernandez memimpin acara pengambilan sumpah/janji Aparatur Sipil Negara lingkup Kabupaten Timor Tengah Utara Tahun 2020 di Aula Biinmafo, Kota Kefamenanu, Selasa (01/12/2020) dengan hikmat dan tetap menerapkan protokol tetap (protap) kesehatan yakni memakai masker dan menjaga jarak.

Di hadapan 362 orang Aparatur Sipil Negara (ASN) yang baru saja diambil sumpah, Bupati Timor Tengah Utara, Raymundus Sau Fernandez mengatakan bahwa sumpah sama dengan berkomitmen. Sumpah itu adalah ikrar untuk mengabdi kepada Negara.

“ASN mengabdi kepada negara untuk kesejahteraan rakyat. Kita adalah pelayan, pembantu negara untuk menyejahterakan seluruh rakyat di Indonesia. Pembantu kalau bekerja tidak boleh bersungut-sungut, kerja tidak boleh menuntut, siap 24 jam. Sumpah itu bukan formalitas tapi dari hati, dalam jiwa untuk kemudian kita mengabdi. Janji yang diucapkan yaitu membela rakyat, pimpinan, dan dapat bekerja maksimal serta mendahulukan kepentingan negara,” ungkap Bupati TTU dua periode ini.

Menurut Ray, ASN itu harus loyal, taat kepada aturan yang berlaku, kerja dengan jujur dan takut akan Tuhan, tidak boleh menipu.

“Kecenderungan yang selama ini saya lihat, sering melempar kesalahan kepada orang lain. Kita harus bisa memilah mana yang prioritas, mana yang kedua. Karena menjadi ASN sudah ada konsekwensi. Tunduk dan taat aturan dan siap ditempatkan di mana saja. Dan menjadi lucu ketika ada ASN yang ditempatkan di Mutis dikatakan itu buangan dan mengeluh, untuk apa kita buka kecamatan di Mutis. Kita sebagai pelayan maka siap untuk mengabdi kepada rakyat,” tegasnya.

Lebih lanjut dikatakannya, ASN harus rajin masuk kerja, tepat jam, tidak ada alasan karena risiko menjadi ASN adalah harus bertanggung jawab.

“Menjadi ASN itu untuk mengabdi dan melayani masyarakat. ASN siap ditempatkan di mana saja. Jangan pernah protes atau merasa terbuang karena kalau bukan kita, siapa yang urus bangun Kabupaten Timor Tengah Utara?,” tanya Mantan Wakil Bupati TTU itu.

Bupati Ray Fernandez menegaskan para ASN yang sudah diangkat sumpah/ janji itu untuk setia dan lebih professional lagi dalam bekerja serta memberikan teladan yang baik dalam kehidupan bermasyarakat.

“Sumpah yang saudara-saudari ucapkan itu dengan Tuhan, sumpah itu bukan formalitas tetapi komitmen antara manusia dengan Tuhan. Banyak fasilitas yang disiapkan Negara untuk ASN, akan ada evaluasi oleh pemerintah pusat maka saudara harus menyiapkan diri secara baik. Tingkatkan kompetensi diri, jangan hanya pakai seragam keki, jangan bangga jadi pegawai negeri kalau tidak bisa buat apa-apa. Dunia sekarang sudah dikuasai tekhnologi, peran manusia akan digantikan dengan tekhnologi. Oleh karena itu, jika kita tidak menguasai tekhnologi kita akan geser dengan sendirinya,” ungkapnya.

Pada kesempatan itu juga Bupati Ray mengucapkan profisiat kepada para ASN yang lama dan yang baru.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Timor Tengah Utara dan masyarakat, saya menyampaikan profisiat dan selamat datang kepada ASN yang lama juga yang baru yang sudah bersumpah/janji,” tandasnya.

Yanti, salah satu ASN yang baru saja diambil sumpahnya oleh Bupati TTU saat berbincang dengan Media SULUH DESA menyampaikan terima kasih kepada Bupati Timor Tengah Utara, Raymundus Sau Fernandez yang sudah memimpin dan mengambil sumpah/janji ASN.

Yanti mengakui apa yang sudah disampaikan Bapak Bupati Ray Fernandez melalui sambutannya menjadi dasar bagi dirinya dalam menjalankan tugas pengabdian sebagai seorang abdi negara dan mengabdi kepada masyarakat.

“Apa yang disampaikan Bapak Bupati Ray Fernandez menjadi kekuatan bagi saya sebagai ASN yang baru, menjaga marwah ASN,” ungkapnya.

Hadir dalam pengambilan sumpah dan pelantikan terhadap 362 orang ASN itu adalah Sekda Kabupaten TTU, para rohaniwan, serta tamu undangan lainnya. (vrg/vrg)

Komentar

News Feed