oleh

KITA SEHATI Ingatkan Masyarakat TTU Agar Tak Terima Uang Suap Jelang Pilkada

KEFAMENANU, suluhdesa.com – Calon Bupati Timor Tengah Utara (TTU) Kristiana Muki dari Paket KITA SEHATI nomor urut 1 melakukan kampanye terbatas di tiga lokasi pada Sabtu (21/11/2020). Tiga lokasi yang dikunjungi antara lain Desa Persiapan Tasinifu Barat, Desa Naikake B, dan Desa Naikake A, Kecamatan Mutis, Kabupaten Timor Tengah Utara, Provinsi Nusa Tenggara Timur.

Calon Bupati TTU Kristiana Muki tiba di Nunsena, Desa Persiapan Tasinifu Barat pada pukul 11.30 Wita. Masyarakat menjemput sang idola Pilkada TTU dengan tuturan takanab yang dibawakan oleh tetua adat. Kemudian mama-mama maju mengalungkan selendang kepada Kristiana Muki.

Calon Bupati TTU Kristiana Muki kemudian diarak masuk ke dalam tenda kemenangan dengan tarian. Di pintu masuk tenda kemenangan, Kristiana Muki mencuci tangan dan mengukur suhu tubuh dengan thermo gun.

Di dalam tenda kemenangan, Kristiana Muki menyerahkan kabi nok tua sebagai tanda hormat kepada masyarakat. Tetua adat yang menerima kabi nok tua itu memberkati Paket KITA SEHATI dengan doa yang dilantunkan dalam bahasa Dawan kepada leluhur dan Tuhan.

Ketua Fraksi Partai Nasdem Paulinus Efi dalam orasi politiknya menyebut masyarakat Mutis sangat dikasihi oleh Bupati TTU Raymundus Sau Fernandez.

“Di Tasinifu ini kami masuk di semua dusun. Ada 7 dusun yang kami kunjungi dan bahkan kami tidur di Kofin. Masyarakat di Mutis ini sangat dicintai oleh Pak Ray Fernandez. Saking  cintanya kepada masyarakat Mutis sampai berkali-kali tidur di sini. Bukan hanya di Kofin tetapi di sekitaran wilayah Kecamatan Mutis sudah pernah disinggahi beliau untuk istrahat di sana. Hal ini menunjukkan betapa beliau mencintai wilayah Mutis. Hal ini tentunya dilanjutkan oleh Mama Kristiana dan Bapak Yosef. Sehingga saya berdiri di sini sebagai anak dari bapak mama sekalian di Mutis untuk mengajak kita sekalian memenangkan Paket KITA SEHATI. Karena kalau orang lain yang jadi pemimpin pasti tangan isi di saku terus dan untuk jabat tangan dengan bapak dan mama saja mungkin tunggu kucing bertanduk dulu terjadi,” ujar Paulinus Efi.

Baca Juga:  Yosef Tanu Kampanye di Nunhala, Maksimalkan Irigasi untuk Pertanian

Calon Bupati TTU Kristiana Muki dalam pemaparan visi dan misi Paket KITA SEHATI mengatakan, “berkaitan dengan pendidikan kami akan programkan literasi untuk anak-anak. Kami akan fasilitasi anak-anak dengan banyak buku sehingga mereka dapat membaca buku atau berliterasi 15 menit sebelum masuk kelas. Kemudian kami juga tidak mau supaya ada guru komite lagi. Kami akan memperhatikan guru-guru komite yang jam mengajarnya 18 sampai 20 jam untuk diangkat menjadi kontrak daerah. Kami juga akan pasang WiFi untuk sekolah di daerah yang sudah terjangkau jaringan internet sehingga anak-anak bisa belajar dan mengerjakan tugas.”

Lebih lanjut Kristiana Muki menjelaskan bakal memperhatikan pembangunan infrasturktur berupa jalan raya yang menjadi tanggung jawab Pemerintah Kabupaten TTU.

“Kami juga akan perhatikan jalan yang masih rusak. Tetapi kalau jalan itu masuk dalam jalan negara maka akan dibuat dengan APBN. Kalau jalan itu masuk jalan provinsi maka akan dibuat dengan APBD Provinsi. Dan kalau jalan itu masuk jalan Kabupaten maka akan dibuat dengan APBD Kabupaten. Sehingga ke depan kita akan perhatikan jalan-jalan yang menjadi tanggung jawab kabupaten untuk diselesaikan,” tegasnya.

Baca Juga:  Dua Pasang Balon Bupati dan Wakil Bupati Malaka Memenuhi Syarat Kesehatan

Di Desa Naikake B  pada pukul 15.00 Wita Calon Bupati TTU Kristiana Muki juga mengingatkan masyarakat agar tidak menerima uang suap dari oknum yang memainkan trik money politic.

“Kemudian tanggal 9 Desember kita akan masuk ke TPS dan kita akan diberikan sebuah surat suara. Kita hanya perlu mencoblos satu kali sehingga suara kita bisa sah dan terpakai untuk lima tahun ke depan. Jangan coblos dua kali nanti pihak penyelenggara bilang itu tidak sah. Lalu pasti ada yang datang tawar kita dengan uang menjelang Pilkada. Saya berharap bapak mama tidak menerima uang tersebut karena harga diri kita tidak boleh direndahkan dengan uang 50 ribu rupiah atau 100 ribu rupiah. Kalau bapak mama mau menerima uang tersebut silakan saja, tetapi jangan sampai disertakan dengan foto atau tanda tangan. Karena itu pasti bermasalah kalau kemudian bapak mama tidak pilih dia. Sehingga saya ingatkan bapak mama supaya kalau dada tidak kuat sebaiknya jangan terima uang tersebut tetapi tangkap itu orang dan laporkan ke pihak berwajib,” tandas Kristiana Muki.

Di Desa Naikake A pada pukul 17.00 Wita, Ketua Fraksi Partai Nasdem Paulinus Efi mengajak masyarakat untuk memilih Paket KITA SEHATI.

Baca Juga:  Kampanye SN-KT di Wewiku, Program SAKTI Menyentuh Masyarakat

“Saya sangat berterima kasih kepada bapak dan mama yang sudah memilih saya menjadi Anggota DPRD TTU. Kami hadir sebagai Anggota Dewan untuk berperan sebagai penyambung lidah rakyat kepada bupati. Dan kita harus berterimakasih kepada Bapak Bupati Ray Fernandez karena beliau sangat memperhatikan kita di Mutis khususnya Naikake mendapat 102 unit rumah. Di TTU ini hanya di Naikake yang dapat rumah bantuan paling banyak. Di tempat lain hanya dapat 14 unit rumah. Ada juga yang dapat sampai 50 buah rumah. Jadi sebagai tempat yang tidak pernah luput dari perhatian pemerintah mari kita dukung Paket KITA SEHATI. Karena Paket inilah yang akan melanjutkan program-program baik yang telah diletakkan oleh Pemerintah Daerah saat ini,” pungkasnya.

Kemudian Calon Wakil Bupati TTU Yosef Tanu dalam memaparkan visi dan misi Paket KITA SEHATI mengajak masyarakat untuk mencermati setiap program yang ditawarkan calon-calon pemimpin. Ia berharap agar masyarakat tidak tergiur dengan tawaran program yang menurutnya tidak bakal dijalankan karena alasan tertentu. Ia juga menjelaskan bahwa program perumahan yang dijalankan dengan pola kontraktual bakal lebih menguntungkan pemimpin dan kontraktornya.

Sedangkan untuk program perumahan ini, ia juga menegaskan bahwa jangan sampai masyarakat dijanjikan untuk mendapatkan rumah layak huni dengan fasilitas lengkap. Menurutnya, rumah yang dilengkapi dengan fasilitasnya hanya diberikan kepada bupati dan wakilnya serta Ketua DPRD dan kedua wakilnya. Sehingga jangan sampai masyarakat hanya dibuat tergiur tapi nanti realisasinya nihil. (Seko/Seko)

Komentar

News Feed