oleh

Hasil Survei Terakhir Paket KITA SEHATI di Posisi 58,64 Persen

KEFAMENANU, suluhdesa.com – Calon Bupati Timor Tengah Utara (TTU) Kristiana Muki dan Calon Wakil Bupati TTU Yosef Tanu dari Paket KITA SEHATI nomor urut 1 melakukan kampanye terbatas di dua lokasi pada Selasa (24/11/2020). Dua lokasi yang dikunjungi kedua calon pemimpin TTU ini antara lain Desa Oeprigi dan Desa Seo, Kecamatan Noemuti, Kabupaten Timor Tengah Utara, Provinsi Nusa Tenggara Timur.

Calon Bupati TTU Kristiana Muki dan Calon Wakil Bupati TTU Yosef Tanu disambut dengan konvoi sepeda motor di Desa Oeprigi pada pukul 19.30 Wita. Setibanya di depan tenda kemenangan, masyarakat telah menanti dengan tarian gong. Kemudian tetua adat menuturkan takanab sebagai tanda terima ala atoin meto. Kemudian dua orang remaja perempuan maju dan mengalungkan selendang kepada sang calon pemimin.

Dalam menyampaikan orasi politiknya Anggota DPRD TTU Arnoldus Rusae mengajak masyarakat Desa Oeprigi untuk memenangkan Paket KITA SEHATI dalam Pilkada tanggal 9 Desember 2020 mendatang.

“Kemarin tahun 2019, saya dan Mama Kristiana Muki tidak datang berkampanye di Oeprigi tetapi kami dihantar masuk ke DPRD TTU dan DPR RI. Kami sangat berterima kasih karena Bapak dan mama sekalian sangat mencintai kami sehingga kami boleh duduk di kursi DPR baik Kabupaten maupun Pusat. Jadi sekali ini kami datang lagi bersama mama Kristiana Muki untuk mengajak bapak dan mama sekalian agar mencoblos hanya pada Paket KITA SEHATI. Saya sangat yakin masyarakat Desa Oeprigi sangat mencintai Mama Kristiana Muki dan Bapak Yosef Tanu sehingga bakal bersatu memenangkan Paket KITA SEHATI pada tanggal 9 Desember 2020 mendatang,” ujar Arnoldus Rusae.

Selanjutnya, Calon Wakil Bupati TTU Yosef Tanu mengawali orasinya dengan mengklarifikasi isu-isu miring yang berhasil dihembuskan segelintir orang melalui media sosial.

Baca Juga:  Warga Baru Eks Timor Timur Sambut Paket SN-KT di Malaka dengan Tarian

“Ada yang datang kampanye dan bilang Bapak Ray Fernandez itu gagal memimpin TTU maka saya mau beritahu bapak mama sekalian bahwa TTU sudah keluar dari daerah tertinggal. Angka kemiskinan sudah turun dari 60-an persen sampai 22 persen. Ini peningkatan luar biasa terhadap masyarakat di TTU. Kemudian ada yang bilang Mama Kristiana kena kanker dan rambut sudah botak semua sehingga setiap Minggu harus pergi ke Jakarta untuk cuci darah. Buktinya malam ini kita ada bersama dengan Mama Kristiana Muki. Ini baru lawan satu perempuan saja sudah takut setengah mati. Kalau laki-laki yang takut terhadap perempuan itu sebaiknya pakai rok saja,” ujar Yosef Tanu sambil tersenyum.

Dalam penjelasan program-program Paket KITA SEHATI, Cawabup Yosef Tanu menyebut beberapa program terkait pertanian, peternakan, pendidikan, kesehatan, perikanan, infrastruktur, dan pariwisata.

“Berkaitan dengan pertanian kita akan membantu bapak dan mama untuk memberikan traktor, excavator, kultivator untuk mengolah lahan kita. Kalau traktor untuk membantu mengolah lahan di tanah rata sedangkan excavator untuk mengeruk tanah bebukitan untuk membuat terasering. Hal ini bakal kita usahakan untuk menempatkan satu penyuluh pertanian di setiap desa untuk membantu masyarakat dalam pembuatan pupuk organik. Sehingga masyarakat dapat memanfaatkan lahan-lahan tidur yang ada dan mendapatkan hasil panen yang jauh lebih besar,” ujar Yosef Tanu disambut tepuk tangan masyarakat.

Di Desa Seo pada pukul 22.00 Wita, Cawabup Yosef Tanu menguraikan alasan mengapa harus memilih Paket KITA SEHATI.

“Satu hal yang kami sangat syukuri bahwa saya dan Mama Kristiana Muki masuk menjadi Calon Bupati TTU ini tanpa mahar untuk Partai Nasdem. Kami tidak jual rumah dan tidak utang sana sini untuk membayar partai. Inilah kekuatan bagi kami untuk bekerja dengan sungguh-sungguh hanya untuk masyarakat. Karena kalau kami baru masuk calon dan sudah jual rumah atau utang sana sini maka kami pastinya kerja untuk tutup utang dulu baru kerja untuk masyarakat. Tetapi kami tidak bayar seribu rupiah pun untuk partai sehingga tidak perlu jual rumah. Oleh sebab itu prinsip kami adalah melanjutkan apa yang sudah diletakkan Pemerintah Daerah saat ini. Kami akan bekerja sungguh-sungguh untuk masyarakat dengan berbagai program yang sudah kami canangkan,” tegasnya meyakinkan masyarakat.

Baca Juga:  Satgas Pamtas RI-RDTL Yonif 132/BS Mengecek Kesehatan Masyarakat Perbatasan

Cawabup Yosef Tanu juga menjelaskan program-program Paket KITA SEHATI kepada masyarakat.

“Salah satu program yang kami yang bakal kami kerjakan adalah program Berarti atau Bedah Rumah Layak Tinggal. Program ini kami lanjutkan dari program Pemerintah Daerah saat ini yang sudah berjalan. Program ini sebelumnya Pemerintah berikan 25 juta rupiah maka kami akan naikkan menjadi 40 juta rupiah. Hal ini dimaksudkan supaya bapak mama yang sudah punya sebagian bahan seperti kayu atau batu bata maka uang itu silakan diambil yang penting rumahnya selesai. Artinya bahwa rumah itu bakal dikontrol oleh pemerintah desa agar sampai selesai sesuai ketentuan yang sudah ada. Pemerintah desa juga akan diberikan dana untuk membantu Pemerintah Kabupaten mengontrol pembangunan rumah tersebut,” ucapnya tenang.

Cawabup Yosef Tanu juga mengatakan, “hasil survei terakhir sudah menunjukkan Paket KITA SEHATI berada di posisi teratas dengan angka 58,64 persen sedangkan yang lain masih berada di posisi 19 persen dan 14 persen. Kalau survei sudah mengatakan seperti ini maka tanggal 9 Desember itu Paket KITA SEHATI di atas angin. Kemudian program-program Paket KITA SEHATI itu 95 persen kembali kepada masyarakat sedangkan 5 persen saja yang dikasih kontraktor karena tidak mungkin bapak mama yang harus kerja aspal. Hal ini kemudian menjadi alasan bagi kemenangan Paket KITA SEHATI. Karena kami datang ke masyarakat selalu bicara tentang program bukan bicara menjelekkan orang lain.”

Baca Juga:  Kampanye di Wini, KITA SEHATI akan Maksimalkan Potensi Kelautan dan Perikanan

Selanjutnya, Calon Bupati TTU Kristiana Muki ketika diberikan kesempatan menyampaikan orasinya menyebut sambutan masyarakat dengan tarian gong harus terus dikumandangkan sampai nanti tanggal 9 Desember 2020 dan juga untuk lima tahun mendatang.

“Bapak dan mama sekalian kami kampanye hanya bicara soal program bukan tentang keburukan orang lain. Karena setelah saya dengar ternyata ada yang menjelekkan Raymundus dan Kristiana Muki dalam Kampanye mereka. Ada yang sebar isu bahwa Kristiana Muki setiap kali turun kampanye selalu ikat kepala dengan selendang karena rambut sudah botak semua. Ada juga yang bilang jangan coblos perempuan karena itu orang punya istri, nanti masalah. Ini orang sepertinya paksa diri jadi pemimpin tetapi ketakutan menghadapi perempuan makanya keluarkan kata-kata yang tidak berbobot. Mau jadi pemimpin tetapi sikapnya payah sekali. Oleh sebab itu, mari kita satukan pilihan hanya kepada orang yang tulus memperhatikan masyarakat. Mari kita coblos hanya kepada perempuan karena yang dikerjakannya selalu adil dan teliti. Tadi kami datang disambut dengan tarian gong maka mari kita menangkan tanggal 9 Desember sehingga gong tetap berbunyi hingga lima tahun ke depan,” pungkasnya sambil tersenyum memamerkan lesung pipinya. (Seko/Seko)

Komentar

News Feed