oleh

KITA SEHATI Siapkan Anggaran Renovasi Rumah Adat dan Pelestarian Budaya TTU

KEFAMENANU, suluhdesa.com – Calon Wakil Bupati Timor Tengah Utara (TTU) Yosef Tanu, S.STP., M.Si, dari Paket KITA SEHATI nomor urut 1 melakukan kampanye di Desa Manusasi, Kecamatan Miomaffo Barat, Kabupaten TTU, Provinsi Nusa Tenggara Timur, Kamis (19/11/2020).

Yosef Tanu yang didampingi tim itu diterima secara adat oleh masyarakat Desa Manusasi melalui takanab dan sebagai bentuk menaati protap kesehatan, Yosef Tanu mencuci tangan dan mengukur suhu tubuh dengan thermo gun.

Setelah berada di dalam tenda kemenangan, Yosef Tanu menyerahkan kabi nok tua kepada tetua adat dan berkampanye. Dalam kampanye tersebut, Mantan Kepala Bagian Umum Setda Kabupaten TTU ini memaparkan program kerja yang bakal dilakukan Kristiana Muki dan dirinya jika terpilih menjadi Bupati dan Wakil Bupati TTU pada 9 Desember 2020 mendatang.

Selain program pertanian, kesehatan, infrastruktur, pendidikan, air bersih, pariwisata, dan pemberdayaan kaum perempuan, Paket KITA SEHATI akan memperhatikan secara khusus budaya lokal Timor Tengah Utara dengan melestarikan dan merawat hal tersebut agar tidak punah tergerus zaman.

“Ini supaya tetap dilestarikan hingga ratusan tahun ke depan. Budaya kita tidak boleh punah. Kita harus menjaga dan merawat budaya kita sebagai kekayaan daerah. Ini juga menjadi hal penting karena semua orang akan datang dan mengunjungi daerah ini untuk melakukan penelitian, berwisata, belajar, dan tentunya akan menaikan ekonomi masyarakat,” tegas Yosef Tanu.

Oleh karena itu, memperhatikan pengaruh globalisasi yang semakin mengerdilkan peran budaya lokal dan merujuk pada salah satu amanat mulia/semangat UU Pemerintahan Daerah yakni pembangunan dengan berlandaskan nilai nilai kearifan lokal/budaya, Paket KITA SEHATI nomor urut 1 (Calon Bupati TTU KRISTIANA MUKI, S.Pd., M.Si dan Calon Wakil Bupati TTU YOSEF TANU, S.STP., M.Si) berkomitmen menjaga kelestarian budaya lokal (Budaya Atoin Meto).

“Paket Kita Sehati Nomor urut 1 memiliki  kegiatan sebagai berikut: mendukung kelestarian ritus-ritus adat dengan menyiapkan anggaran bagi renovasi rumah adat dan ritus-ritus adat sebagai simbol eksistensi Atoin Meto, memasukan Pendidikan Tentang Budaya Atoin Meto dalam mata pelajaran Mulok di SD dan SMP, mendorong dan memfasilitasi sanggar-sanggar seni/tari  berbasis budaya,” kata Yosef Tanu.

Selain itu, Paket KITA SEHATI akan mengadakan perlombaan tutur dan tari di tingkat sekolah dan masyarakat umum secara berjenjang.

“Jika terpilih menjadi Bupati dan Wakil Bupati TTU, Kristiana Muki dan Yosef Tanu mewajibkan aparatur pemerintah daerah mengenakan busana adat 2 kali dalam seminggu,” imbuh Yosef Tanu.

Menurutnya, kelestarian kebudayaan Atoin Meto harus menjadi tanggung jawab Putra Putri TTU sehingga tidak kehilangan jati diri atau memudar diterpa kemajuan.

“Jika bukan kita mau siapa lagi dan kalau bukan sekarang mau kapan lagi,” tutup Yosef Tanu. (fwl/fwl)

Komentar

News Feed