oleh

KITA SEHATI akan Memasukan Pendidikan Budaya ‘Atoin Meto’ di SD dan SMP

KEFAMENANU, suluhdesa.com – Yosef Tanu Calon Wakil Bupati Timor Tengah Utara (TTU) dari Paket KITA SEHATI nomor urut 1 melakukan kampanye di Desa Noepesu dan Desa Fatuneno, Kecamatan Miomaffo Barat, Kabupaten TTU, Provinsi Nusa Tenggara Timur, pada Senin (23/11/2020).

Yosef Tanu dan tim Paket KITA SEHATI dijemput oleh massa pendukung di Eban dengan konvoi kendaraan bermotor menuju titik pertama di Noepesu dan kemudian konvoi yang sama juga menghantar Yosef Tanu ke titik kedua di Fatuneno. Selanjutnya, Yosef Tanu disambut dengan takanab dan pengalungan selendang.

Kampanye di dua titik ini, Yosef Tanu menyampaikan program kerja dan visi misi dari Paket KITA SEHATI jika terpilih pada 9 Desember 2020, usai menyerahkan kabi nok tua kepada tetua adat yang hadir.

Pada kesempatan kampanye itu, Yosef Tanu menekankan bahwa Paket KITA SEHATI (Kristiana Muki dan Yosef Tanu) jika terpilih menjadi Bupati dan Wakil Bupati TTU akan melestarikan budaya lokal TTU. sebab, kata dia, budaya TTU adalah warisal leluhur yang mesti dijaga agar tidak hilang. Sehingga, anak cucu kelak tidak kehilangan jati diri sebagai atoin meto.

“Ini supaya tetap dilestarikan hingga ratusan tahun ke depan. Budaya kita tidak boleh punah. Kita harus menjaga dan merawat budaya kita sebagai kekayaan daerah. Ini juga menjadi hal penting karena semua orang akan datang dan mengunjungi daerah ini untuk melakukan penelitian, berwisata, belajar, dan tentunya akan menaikan ekonomi masyarakat,” tegas Yosef Tanu.

Oleh karena itu, memperhatikan pengaruh globalisasi yang semakin mengerdilkan peran budaya lokal dan merujuk pada salah satu amanat mulia/semangat UU Pemerintahan Daerah yakni pembangunan dengan berlandaskan nilai nilai kearifan lokal/budaya, Paket KITA SEHATI nomor urut 1 (Calon Bupati TTU KRISTIANA MUKI, S.Pd., M.Si dan Calon Wakil Bupati TTU YOSEF TANU, S.STP., M.Si) berkomitmen menjaga kelestarian budaya lokal (Budaya Atoin Meto).

“Paket Kita Sehati Nomor urut 1 memiliki  kegiatan sebagai berikut: mendukung kelestarian ritus-ritus adat dengan menyiapkan anggaran bagi renovasi rumah adat dan ritus-ritus adat sebagai simbol eksistensi Atoin Meto, memasukan Pendidikan Tentang Budaya Atoin Meto dalam mata pelajaran Mulok di SD dan SMP, mendorong dan memfasilitasi sanggar-sanggar seni/tari berbasis budaya,” kata Yosef Tanu.

Selain itu, Paket KITA SEHATI akan mengadakan perlombaan tutur dan tari di tingkat sekolah dan masyarakat umum secara berjenjang.

“Jika terpilih menjadi Bupati dan Wakil Bupati TTU, Kristiana Muki dan Yosef Tanu mewajibkan aparatur pemerintah daerah mengenakan busana adat 2 kali dalam seminggu,” imbuh Yosef Tanu.

Menurutnya, kelestarian kebudayaan Atoin Meto harus menjadi tanggung jawab Putra-Putri TTU sehingga tidak kehilangan jati diri atau memudar diterpa kemajuan.

“Jika bukan kita mau siapa lagi dan kalau bukan sekarang mau kapan lagi,” tutup Yosef Tanu. (fwl/fwl)

Komentar

News Feed