oleh

Cegah Klaster Komunitas, IMO Indonesia DPW NTT Budayakan Rapat Virtual

KUPANG, suluhdesa.com – Sehubungan dengan terus meningkatnya kasus Covid-19 di wilayah Kota Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), yang mana per Jumat, 20 November 2020 (data Gugus Tugas Covid Kota Kupang, konfirmasi Positif Covid-19 sebanyak 342 orang [Naik sebanyak 25 Orang], masih dirawat 185 orang [naik sebanyak 25 orang]; Sembuh sebanyak 146 orang; dan meninggal sebanyak 11 orang).

Terkait kondisi tersebut, Pemerintah Kota (Pemkot) Kupang pun telah menerbitkan Peraturan Wali Kota (Perwali) Nomor 90 Tahun 2020 tentang tentang penerapan disiplin dan penegakan hukum protokol kesehatan (Prokes), pada Rabu, 18 November 2020. Perwali yang memuat 11 pasal ini mengatur beberapa subjek, mulai dari per orangan, pelaku usaha hingga para pengelola atau penanggung jawab tempat dan fasilitas umum.

Baca Juga:  Bupati Malaka Minta Para Camat dan Kades Tetap Pantau Posko Covid-19

Maka, Ikatan Media Online (IMO) Indonesia Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Provinsi NTT melaksanakan rapat secara virtual atau online. Demikian dikatakan Ketua IMO DPW NTT, Rony Banase pada Minggu (22/11/2020).

Diungkapkan Rony, pelaksanaan rapat yang semula bakal dilakukan dengan tatap muka, diganti dengan rapat virtual via aplikasi Zoom pada Jumat (20/11/2020) pukul 17.00 WITA – selesai.

Baca Juga:  Antisipasi Covid-19, Pemdes Bucor Wetan Semprot Desinfektan ke Rumah Warga

“Ke depan, DPW IMO NTT tetap konsisten melakukan rapat secara virtual guna mencegah munculnya klaster komunitas dan agar para pemilik media online dan para jurnalis di bawah naungan masing-masing media terhindar dari paparan Covid-19,” ujarnya.

Selain itu, imbuh Rony, yang terutama dalam rapat virtual tersebut, telah disepakati dan ditetapkan pelaksanaan webinar penerapan protokol kesehatan dalam pilkada serentak di 9 kabupaten pada 9 Desember 2020.

“Kami juga mengucapkan terima kasih kepada Dewan Pembina IMO NTT, Bapak Polikarpus Do yang telah memfasilitasi rapat virtual melalui Zoom dengan perangkat pendukung di PKBM Bintang Flobamora,” tandas Rony.

Baca Juga:  Kabid Humas Polda Kepri Minta Masyarakat Taati Maklumat Kapolri Terkait Corona

Ketua Umum IMO Indonesia, Yakub F Ismail kepada DPW IMO NTT pun menekankan agar media yang tergabung dapat menaati dan menerapkan protokol kesehatan dan dapat menyukseskan perhelatan webinar yang akan melibatkan stakeholder terkait yakni KPU Provinsi NTT, Bawaslu, Polda NTT, Korem 161/WS, Dinas Kesehatan Provinsi NTT dan para Bupati.

“Webinar tersebut dapat menjadi acuan bagi kepala daerah di 9 kabupaten untuk dapat mengedepankan penerapan protokol kesehatan pada saat pemilihan kepala daerah pada 9 Desember 2020,” tandasnya. (fwl/msd)

Komentar

News Feed