oleh

Akses Jalan ke Tiap Desa di Mutis akan Diperbaiki KITA SEHATI

KEFAMENANU, suluhdesa.com – Calon Bupati Timor Tengah Utara (TTU) Kristiana Muki dan Calon Wakil Bupati TTU Yosef Tanu melakukan kampanye terbatas pada Jumat (20/11/2020) di Oelmuke, Desa Tasinifu, Kecamatan Mutis, Kabupaten Timor Tengah Utara, Provinsi Nusa Tenggara Timur.

Calon Bupati TTU Kristiana Muki disambut hangat oleh masyarakat Oelmuke, Desa Tasinifu pada pukul 12.25 Wita. Masyarakat segera menari ketika melihat mobil Calon Bupati TTU ini muncul di depan tenda kemenangan. Sesuai tata cara atoin meto, Kristiana Muki dikalungi sehelai selendang oleh mama-mama sebagai tanda menerima kehadirannya. Tetua adat juga menuturkan takanab sambil bersahut-sahutan.

Calon Bupati TTU Kristiana Muki kemudian diarak masuk ke dalam tenda kemenangan dengan tarian. Di pintu masuk tenda kemenangan, Kristiana Muki mencuci tangan dan mengukur suhu tubuh.

Di dalam tenda kemenangan, Kristiana Muki menyerahkan kabi nok tua sebagai tanda hormat kepada masyarakat. Tetua adat yang menerima kabi nok tua itu memberkati Paket KITA SEHATI dengan doa yang dilantukan dalam bahasa Dawan kepada leluhur dan Tuhan.

Di Lasena, Desa Tasinifu pada pukul 15.27 Wita, Ketua Fraksi Partai Nasdem Paulinus Efi mengajak masyarakat untuk memilih Paket KITA SEHATI. Di samping itu, Paulinus Efi memuji sikap Bupati Ray Fernandez yang teramat mencintai masyarakat di Mutis yang disebut oleh banyak orang sebagai daerah pembuangan para pegawai.

“Hari ini saya datang ke hadapan bapak dan mama sekalian sebagai anak dari Mutis untuk meyakinkan bapak dan mama sekalian. Di DPRD hanya saya yang berasal dari Mutis. Tidak ada orang lain selain saya. Bapak dan mama sekalian, Bupati siapa yang pernah datang sampai ke Seko, Kofin, dan Feku untuk tidur berhari-hari bersama masyarakat. Tidak ada Bupati lain selain Bapak Ray Fernandez yang sangat mengasihi dan mencintai masyarakat Mutis. Beliau itu menganggap Mutis seperti kampungnya sendiri. Sehingga saya mengajak bapak dan mama untuk melihat dan memilih orang yang sudah mengenal Mutis secara baik dan mendalam,” ujar Paulinus Efi.

Lebih lanjut Paulinus Efi mengatakan, “Mama Kristiana Muki dicalonkan berdasarkan survei yang menempatkan beliau sebagai orang yang memiliki tingkat elektabilitas paling tinggi. Mama Kristiana Muki ini awalnya tidak ingin dicalonkan sebagai Calon Bupati TTU. Karena gaji DPR RI itu jauh lebih tinggi dibandingkan gaji Bupati TTU. Bayangkan gaji DPR RI itu 63 juta rupiah per bulan. Sedangkan gaji Bupati hanya 5 juta rupiah dan itu jauh lebih kecil dibandingkan dengan gaji DPR RI. Jadi kalau ada yang bilang Mama Kristiana Muki ini rakus maka seharusnya beliau tetap di Jakarta bukan kembali ke TTU untuk dapat gaji 5 juta rupiah.”

Paulinus Efi juga menyinggung persoalan tenaga kontrak yang banyak diperbincangkan di media sosial. Ia menyebut alasan terlambatnya pembayaran gaji tenaga kontrak itu adalah ulah sebagian orang yang sesungguhnya tidak setuju terhadap pengangkatan tenaga kontrak daerah.

“Kemudian ini saya sampaikan kepada bapak dan mama supaya tahu bahwa kemarin kami mengusulkan 1712 orang untuk menjadi kontrak daerah tapi beliau-beliau yang sekarang calon ini yang tolak. Mereka yang tolak tenaga kontrak. Kemudian sekarang mereka datang dan janji akan menaikkan gaji tenaga kontrak. Itu bukannya terbalik? Masa tolak tenaga kontrak lalu tiba-tiba mau kasih naik gaji. Itu sesuatu yang luar biasa untuk masuk di akal. Saya berdiri di sini sebagai anak dari Mutis sehingga saya mengajak bapak dan mama untuk mari memilih orang yang menang. Saya juga mengajak kita untuk menciptakan sejarah bahwa perempuan Miomaffo yang jadi Bupati. Mari kita satukan pilihan hanya kepada anak kita yang benar-benar mencintai kita bukan yang datang bertemu masyarakat tapi tangannya tetap dalam saku. Belum jadi Bupati saja sudah angkuh, apalagi kalau sudah jadi. Pasti bapak dan mama sekalian ini tidak akan digubris sedikitpun. Jangankan minta bantuan dari pemerintah, bertemu dan jabat tangan saja itu satu hal yang mustahil,” tandas Paulinus Efi menggebu-gebu.

Calon Bupati TTU Kristiana Muki dalam memaparkan visi dan misi Paket KITA SEHATI menyinggung jalan raya ke Mutis perlu diperbaiki dan juga listrik untuk beberapa dusun di Mutis perlu diperhatikan.

“Kita juga bakal memperhatikan jalan-jalan yang sesungguhnya menjadi tanggung jawab Pemerintah Kabupaten TTU. Sehingga masyarakat lancar dalam berbagai akses perekonomian. Begitupula dengan listrik harus diperhatikan sehingga kemudian program-program kita yang membutuhkan listrik itu bisa tercapai dengan baik. Contohnya untuk membantu usaha-usaha kecil dan juga membantu kita dalam merealisasikan program pemasangan wifi untuk sekolah-sekolah yang terjangkau jaringan internet,” kata Kristiana Muki.

Selanjutnya Kristiana Muki mengatakan, “saya mau mengingatkan kita sekalian supaya tidak usah percaya isu bohong yang disebarkan oleh segelintir orang yang ketakutan menghadapi seorang perempuan. Orang yang sering sebar isu miring terkait Ray Fernandez, Kristiana Muki, dan Yosef Tanu itu adalah orang-orang yang seharusnya pakai rok. Kenapa saya bilang pakai rok? Karena penyebar fitnah itu kebanyakan laki-laki. Sehingga saya ingatkan saya punya mama-mama supaya kalau dapat laki-laki yang seperti itu langsung bilang ke dia supaya sebaiknya pakai rok saja.” (Seko/Seko)

Komentar

News Feed