oleh

KITA SEHATI Minta Warga TTU Tidak Ciptakan Suasana Keruh Jelang Pilkada

KEFAMENANU, suluhdesa.com  – Calon Bupati Timor Tengah Utara (TTU) Kristiana Muki dan Calon Wakil Bupati TTU Yosef Tanu dari Paket KITA SEHATI nomor urut 1 melakukan tatap muka dan dialog terbatas di Kelurahan Kefamenanu Selatan, Kecamatan Kota Kefamenanu, Kabupaten TTU, Provinsi Nusa Tenggara Timur pada Sabtu (14/11/2020) malam.

Kristiana Muki dan Yosef Tanu disambut ratusan warga dengan arakan panjang sepeda motor dari Terminal Kota Kefamenanu sampai ke tenda kegiatan tatap muka sambil menyalakan kembang api sehingga jalanan diterangi oleh cahaya berwarna merah.

Calon Bupati TTU Kristiana Muki dan Calon Wakil Bupati TTU Yosef Tanu dihantar masuk ke dalam tenda kegiatan tatap muka dengan tarian seusai pengalungan selendang dan tuturan takanab.

Sesudah penyerahan kabi nok tua, masyarakat mendapatkan kesempatan untuk menyampaikan usul saran dan masukan kepada Paket KITA SEHATI. Masyarakat mengusulkan mengenai air minum, pembangunan infrastruktur (jalan raya) dan keberlanjutan program perumahan.

Calon Wakil Bupati Yosef Tanu dalam kesempatan menyampaikan orasi politiknya menjelaskan berbagai macam program yang bakal direalisasikan oleh Paket KITA SEHATI. Program-program tersebut merangkum usulan masyarakat terkait air minum, pembangunan infrastruktur dan program Bedah Rumah Tidak Layak Tinggal (Berarti).

Selanjutnya, Kristiana Muki ketika diberikan kesempatan menyampaikan orasi politiknya mengajak masyarakat untuk berpolitik santun dan tidak terlibat menyebarkan isu tentang orang lain. Ia juga mengingatkan masyarakat untuk selektif dalam memilih pemimpinnya.

“Kita harus berpolitik secara santun. Kenapa saya katakan demikian? Karena sekarang di Kabupaten TTU ini banyak akun-akun palsu yang sengaja dibuat untuk menyebarkan isu miring dan juga menyerang pribadi orang lain. Banyak orang di Facebook sedang dalam usaha untuk menyerang kokohnya Paket KITA SEHATI. Akun-akun palsu yang dibuat itu ada yang namanya Elton Sanbein, Bangkit, Talipat, dan lain-lain. Mereka sengaja menggiring opini masyarakat dengan postingan tidak berbobot. Kemarin ada yang menyebarkan lima alasan untuk tidak memilih Kristiana Muki. Akun-akun ini kemudian menghilang satu per satu setelah ada yang melaporkan mereka ke Polres TTU karena sudah keterlaluan. Selain akun palsu, ada juga calon pemimpin kita yang berkampanye dengan menyebut Kristiana Muki itu orang punya istri sehingga jangan coblos dia, nanti masalah. Mereka tidak tahu kalau ada mama-mama yang diam-diam lapor ke saya bahwa mereka juga tidak akan coblos paket lain karena itu orang punya suami, nanti masalah. Kalau mama-mama dong sudah bilang begini, siapa mau help?” ujar Kristiana Muki disambut ledak tawa masyarakat.

Selanjutnya, Kristiana Muki juga mengisahkan kejadian kemarin yang menimpa dirinya. Bahwasanya ada oknum yang mencaci maki dirinya lewat komentar di media sosial Facebook.

“Kejadian beberapa hari yang lalu, ada seorang perempuan yang berkomentar dengan sangat kasar dan mencaci maki saya di Facebook. Beliau ini rupanya baru pulang dari Hongkong sehingga mau mengajarkan kepada kita semua untuk berbahasa Inggris. Sayangnya, bahasa Inggris yang beliau pakai itu sangat parah tata bahasanya sehingga kalau mau terjemahkan pakai google translate juga mungkin google pusing. Beliau sudah terlanjur saya laporkan ke Polisi untuk mendapatkan pendidikan karakter dan moral yang lebih baik di sana. Ini juga sebagai pelajaran untuk kita semua supaya sopan dalam menggunakan media sosial. Saya sendiri tidak benci orangnya, tetapi perilakunya itu yang perlu ditata sehingga tahu sopan santun. Oleh sebab itu, saya minta kepada semua pendukung Paket KITA SEHATI untuk memperhatikan etika bermedia sosial. Mari kita berpolitik santun supaya tidak menciptakan suasana keruh jelang Pilkada TTU dan menghancurkan persaudaraan di antara kita,” pungkas Kristiana Muki. (Seko/Seko)

Komentar

News Feed