oleh

Atasi Masalah Air di TTU, KITA SEHATI Berdayakan ‘Faut Kanaf’ dan ‘Oe Kanaf’

KEFAMENANU, suluhdesa.com – Calon Bupati Timor Tengah Utara (TTU) Kristiana Muki dan Calon Wakil Bupati Yosef Tanu melakukan tatap muka dan dialog dengan masyarakat pada Sabtu (14/11/2020) malam. Kegiatan tatap muka ini dilaksanakan di dua lokasi antara lain Kelurahan Aplasi dan Kelurahan Kefamenanu Selatan, Kecamatan Kota Kefamenanu, Kabupaten Timor Tengah Utara, Provinsi Nusa Tenggara Timur.

Calon Bupati TTU Kristiana Muki dan Calon Wakil Bupati TTU Yosef Tanu menyempatkan diri untuk tatap muka dengan masyarakat meski baru saja selesai melakukan Debat Publik II yang diselenggarakan oleh KPUD Timor Tengah Utara. Kegiatan tatap muka di Kelurahan Aplasi dilakukan pada pukul 20.00 wita.

Calon Wakil Bupati TTU Yosef Tanu tiba lebih dulu di lokasi kampanye dan disambut dengan tarian dan takanab yang dituturkan oleh tetua adat. Mama-mama memberikan penghormatan kepada calon pemimpinnya dengan mengalungkan seutas selendang. Lalu masyarakat mengiring Yosef Tanu dengan lagu-lagu yang dinyanyikan oleh Jimy Lete dan Nasu Soarez.

Usai acara penghormatan kepada masyarakat setempat yang ditandai dengan penyerahan kabi nok tua, Renno Silla selaku MC mempersilakan Calon Wakil Bupati TTU Yosef Tanu untuk menyampaikan orasi politiknya.

“Menanggapi apa yang tadi disampaikan oleh Mama Agustina maka saya mau menyampaikan beberapa hal terkait air bersih. Bahwa nama tempat ini adalah Air Bak tetapi masyarakat  kekurangan air bersih. Oleh sebab itu, kami sudah siapkan program untuk mengatasi masalah air bersih. Kami akan buat sumur bor di tempat yang ada peluang untuk pembuatan sumur bor. Kemudian kami juga akan adakan pipanisasi untuk wilayah yang ada di dekat sumber mata air. Juga akan membuat embung-embung dan sumur resapan untuk memberdayakan program tanam air panen air. Sumur resapan ini akan kita buat untuk menampung air hujan dalam jumlah yang banyak. Kalau kita ramai-ramai buat sumur resapan maka 3 sampai 4 tahun kita akan panen air. Kemudian kita juga akan berdayakan kita punya lembaga adat dalam hal ini faut kanaf dan oe kanaf untuk membantu pemerintah dalam menyelesaikan masalah yang terjadi di tengah masyarakat. Selain itu, lembaga adat akan diberikan dana untuk penghijauan di sekitar faut kanaf dan oe kanaf. Dengan begitu lembaga adat dapat dilestarikan sekaligus kita juga tidak akan kesulitan air minum,” jelas Yosef Tanu.

Selanjutnya, berkaitan dengan pembangunan infrastruktur, Yosef Tanu mengatakan, “dalam tahun ini memang pembangunan infrastruktur sama sekali tidak berjalan karena hampir sebagian besar dana dialihkan untuk penanganan Covid-19. Jalan raya kita memang masih 400 an kilo meter yang belum diselesaikan. Tapi kalau Paket KITA SEHATI terpilih maka itu akan diselesaikan dalam lima tahun kepemimpinan. Oleh sebab itu, mari kita satukan pilihan hanya kepada Paket KITA SEHATI sehingga apa yang kita cita-citakan bersama dapat terwujud.”

Dalam sektor pertanian, Yosef Tanu menyampaikan beberapa niat baik pemerintah yang dituangkan dalam program yang bakal dikerjakan untuk sejahterakan masyarakat lima tahun mendatang.

“Selanjutnya, kita juga akan mengadakan peralatan pertanian berupa traktor untuk setiap kecamatan sehingga dapat membantu masyarakat dalam memperluas lahan pertanian. Kita juga akan menempatkan satu penyuluh pertanian untuk mendampingi masyarakat dalam pengolahan lahan pertanian sehingga hasil panen dapat meningkat. Kita juga akan menyediakan bibit tanaman dan pupuk untuk memanfaatkan lahan-lahan tidur. Berkaitan dengan pertanian ini kita akan melanjutkan program Padat Karya Pangan (PKP). Program ini setelah dievaluasi ternyata sangat membantu masyarakat sehingga akan kita lanjutkan dari Pemerintah Daerah saat ini,” tutup Yosef Tanu. (Seko/Seko)

Komentar

News Feed