oleh

Paket KITA SEHATI Ingatkan Masyarakat untuk Berpolitik Santun

KEFAMENANU, suluhdesa.com – Calon Bupati Timor Tengah Utara (TTU) Kristiana Muki dan Calon Wakil Bupati TTU Yosef Tanu melakukan kampanye terbatas pada Rabu (11/11/2020) di Maslete, Kelurahan Tubuhue, Kecamatan Kota Kefamenanu, Kabupaten Timor Tengah Utara, Provinsi Nusa Tenggara Timur.

Calon Bupati TTU Kristiana Muki dan Calon Wakil Bupati TTU Yosef Tanu tiba di lokasi kampanye pada pukul 19.30 Wita. Masyarakat telah menanti dalam barisan tarian yang dipersembahkan oleh mama-mama. Sedangkan tetua adat menanti di depan tenda kampanye untuk menyambut pasangan calon yang diusung oleh Partai Nasdem tersebut dengan takanab.

Sius Paolbana mewakili tetua adat untuk menuturkan takanab dalam bahasa Dawan menyambut kehadiran calon pemimpinnya. Kemudian Kristiana Muki dan Yosef Tanu mencuci tangan dan mengukur suhu tubuh sebelum melangkah masuk tenda kampanye terbatas.

Selanjutnya, Kristiana Muki dan Yosef Tanu menyerahkan kabi nok tua kepada tetua adat sebagai ungkapan tanda hormat ala atoin meto. Tetua adat yang menerima kabi nok tua itu memberkati keduanya dengan doa kepada leluhur dan Tuhan.

Calon Wakil Bupati Yosef Tanu ketika diberi kesempatan menyampaikan orasi politiknya menjelaskan alasan-alasan mendasar mengenai kemenangan Paket KITA SEHATI.

“Tanggal 9 Desember pasti yang menang adalah Paket KITA SEHATI. Kenapa menang? Karena pemilih dalam DPT tahun lalu 110 ribu orang suara sah. Kalau tahun ini DPT 170 ribu berarti yang suara sah pasti paling naik 120 ribu. Tahun lalu 60 ribu orang TTU antar Mama Kristiana Muki ke kursi DPR RI. Jadi hitung-hitung berarti kita sudah pikul bawa setengah bagian pemilih yang suara sah. Kemudian di Biboki ada satu Calon Bupati di sana, tetapi selama kami kampanye di empat kecamatan saya yakin kita akan menang paling tidak empat kecamatan di Biboki. Kemudian di Insana juga ada satu Calon Bupati, tetapi saya sendiri juga orang asli dari Insana. Keluarga besar saya ada di Insana. Saya punya faut kana dan oekana ada di sana sehingga siapa yang mau geser. Saya ini dari Amaf Taboi, dan tentunya Ama Saijao, Ama Banusu, dan Ama Hitu tidak akan melepas saya jalan sendiri. Kalau di Miomafo, Mama Kristiana Muki sudah pasti menang. Berdasarkan hitungan ini saya pastikan Paket KITA SEHATI akan menang besar. Kalau untuk bagian kota, saya juga pastikan Paket KITA SEHATI sudah menang,” ujar Yosef Tanu.

Berkaitan dengan visi dan misi Paket KITA SEHATI, Yosef Tanu menegaskan program perumahan bakal dilanjutkan kelak jika terpilih sebagai Bupati dan Wakil Bupati TTU.

“Mengenai perumahan, Paket KITA SEHATI akan lanjutkan pembangunan perumahan dengan Program Berarti. Pemerintah saat ini sudah menyelesaikan 23 ribu rumah dan sisanya 25 ribu rumah akan dilanjutkan oleh Paket KITA SEHATI apabila terpilih nanti. Kami hanya akan membantu bapak dan mama untuk membangun rumah. Konsepnya, kita akan memberikan 40 juta untuk pembangunan rumah tersebut. Itu langsung kepada masyarakat sehingga masyarakat yang punya kayu, batu merah, ataupun bisa jadi tukang, uang itu dapat dipakai untuk keperluan pembangunan. Kami tidak kasih dengan lemari, bantal peluk, rak sepatu dan lain-lain. Di TTU yang boleh terima rumah dengan fasilitas lengkap hanya Bupati, Wakil Bupati, Ketua DPRD, dan Wakil Ketua DPRD. Masyarakat hanya terima bantuan rumah saja,” tegas Yosef Tanu.

Sedangkan Calon Bupati TTU Kristiana Muki mengisahkan tentang salah satu paket yang berkampanye di Insana Fafinesu dan menyampaikan orasi yang tidak pantas sebagai calon pemimpin.

“Kali lalu di Insana Fafinesu ada mama-mama yang lapor ke saya kalau ada salah satu paket yang pergi berkampanye di sana dan meminta supaya jangan mencoblos Paket Nomor Urut 1. Alasannya bahwa kalau coblos perempuan itu nanti bermasalah karena itu orang punya istri. Kemudian mama-mama karena sudah berpikir lebih jauh langsung mengatakan kepada paket yang berkampanye bahwa mereka juga tidak akan coblos paket lain karena takut buat masalah. Paket nomor lain juga itu orang punya suami,” kisahnya kepada peserta kampanye terbatas.

Kristiana Muki juga dalam orasi politiknya mengajak masyarakat untuk berpolitik santun dengan tidak menggunakan akun palsu untuk menyerang privasi orang lain secara membabi buta. Ia juga menyesalkan sikap oknum yang bersembunyi di balik akun palsu dan memaki dirinya.

Ada akun palsu yang menuliskan memplesetkan nama Kristiana Muki dengan makian yang kurang ajar. Akun itu sudah kita laporkan ke polisi sehingga ditindaklanjuti. Nama akun itu Cornelia Haekase. Sore tadi keluarga datang minta maaf ke saya tapi saya minta mereka kembali ke rumah karena saya berurusan dengan pelakunya. Saya sudah terlanjur laporkan dan nanti kita urus saja di polisi sehingga memberikan efek jera kepada oknum yang kurang baik akhlaknya. Kita boleh berpolitik tetapi harus santun. Saya minta kepada orang tua sekalian untuk mengajarkan anak-anak kita supaya kalau tidak suka dengan paket lain, jangan serang privasi orang lewat akun-akun palsu. Sebab kalau dilaporkan ke polisi kan urusannya lebih fatal dibandingkan kita main mulut di media sosial. Jadi mari kita ajarkan anak-anak tentang politik yang santun,” pungkasnya. (Seko/Seko)

Komentar

News Feed