oleh

Tidak Benar, Anggota Koramil Lewoleba Aniaya Warga dan Mengancam

LEWOLEBA, suluhdesa.com – Seperti kita ketahui bersama, telah terbit di media online SULUH DESA (suluhdesa.com) berita dengan judul : Anggota Koramil Lewoleba Aniaya Warga dan Ancam Tembak, edisi Selasa (10/11/2020) dengan isi berita yang tidak berimbang, tendensius dan menempatkan anggota Koramil 1624-03/Lewoleba pada posisi yang salah.

Berdasarkan Hak Jawab yang diatur dalam Undang-Undang Pers Nomor 40 Tahun 1999, Pasal 1, Pasal 5, Pasal 11, dan Pasal 15, Dandim 1624/Flotim Letkol Czi Imanda Setyawan, S.T mengirimkan rilis tertulisnya dan diterima Redaksi Media SULUH DESA, Rabu (11/11/2020) pukul 11.00 Wita untuk mengoreksi pemberitaan yang tidak benar itu.

Dalam rilis tersebut, dijelaskan kejadian ini berawal dari terjadinya keributan, sampai terjadinya pemukulan oleh Donatus A. Lamabelawa terhadap Prada Agustinus Yudianto Kiwan Wuun Anggota Koramil 1624-03/Lewoleba hingga alami sakit dada dan luka sobek dibagian kiri, Minggu (08 /11/2020) kurang lebih Pukul 01.30 Wita di salah satu rumah warga yang melaksanakan acara keluarga di Kelurahan Lewoleba Timur, Kecamatan Nubatukan, Kabupaten Lembata, Provinsi Nusa Tenggara Timur.

Lebih lanjut dikatakan bahwa, “dengan niat baik untuk menyelesaikan dan menuntaskan permasalahan pemukulan tersebut, tanpa sepengetahuan kami mereka menjemput Donatus A Lamabelawa.”

“Atas inisiatif mereka sendiri dan tanpa laporan kepada Danramil 1624-03/Lewoleba, kurang lebih Pukul 20.15 Wita, Serda KRN, Serda GI, Prada YRD dan Prada AH menjemput Saudara Donatus A. Lamabelawa dari rumahnya ke Makoramil 1624-03/Lewoleba untuk menyelesaikan permasalahan pemukulan Donatus A Lamabelawa terhadap Prada Agustinus Yudianto Kiwan Wuun. Saat itu, permasalahan pun selesai ketika Donatus A. Lamabelawa meminta maaf dan mengakui kesalahannya dan berjanji tidak akan mengulangi perbuatannya, serta siap membuat surat pernyataan sebagai bukti permasalahan selesai tanpa ada tuntutan apapun,” jelas Dandim 1624/Flotim.

Akan tetapi situasi berubah ketika ada pemberitaan yang beredar tentang sikap LBH SIKAP LEMBATA yang melaporkan permasalahan ini ke Polres Lembata.

“Berbagai langkah dan upaya telah kami tempuh guna menyelesaikan permasalahan ini, dengan melakukan pendekatan persuasif dan kekeluargaan kepada pihak Donatus A  Lamabelawa,” pungkas Dandim 1624/Flotim.

“Dengan ini Manajemen Redaksi Media SULUH DESA memohon maaf kepada Kodim 1624/Flotim, kepada Dandim 1624/Flotim Letkol Czi Imanda Setyawan, S.T., dan kepada segenap Anggota Koramil 1624-03/Lewoleba yang merasa dirugikan dengan pemberitaan kami. Salam kasih” (msd/pen)

Komentar

News Feed