Ratusan Mama di Maumolo Minta KITA SEHATI Berdayakan Kelompok Tenun

oleh -250 views
Ratusan mama dan para gadis muda di Maumolo, Rt 18, 19, dan 20, Rw 5, Kelurahan Bansone, Kecamatan Kota Kefamenanu, Provinsi Nusa Tenggara Timur, pada Senin ((09/11/2020) pukul 19.00 Wita, sedang mengikuti kampanye yang dilakukan oleh Yosef Tanu Calon Wakil Bupati Timor Tengah Utara dari Paket KITA SEHATI nomor urut 1.

KEFAMENANU, suluhdesa.com – Yosef Tanu Calon Wakil Bupati Timor Tengah Utara dari Paket KITA SEHATI nomor urut 1 berkampanye di Maumolo, Rt 18, 19, dan 20, Rw 5, Kelurahan Bansone, Kecamatan Kota Kefamenanu, Provinsi Nusa Tenggara Timur, pada Senin ((09/11/2020) pukul 19.00 Wita. Yosef Tanu didampingi Leksi Pontus Ketua Bapilu Partai Nasdem, Yoseph Nube Anggota DPRD Kabupaten TTU, dan beberapa Kader Nasdem TTU disambut dengan sangat meriah oleh ratusan warga yang hadir. Musik Dawan membahana mengiringi Yosef Tanu memasuki tenda kampanye.

Di depan tenda kampanye, Yosef Tanu dan tim diterima secara adat oleh tetua adat yang hadir. Mama-mama Kelompok Tenun Kasih Maumolo mengalungi dua selendang hasil tenunan mereka. Selendang pertama bertuliskan KITA SEHATI NOMOR 1 LANJUTKAN YESS!!! Sedangkan pada selendang kedua tertulis KELOMPOK TENUN KASIH MAUMOLO MANTAP!!! Sesekali bapak-bapak meneriakan palate dan memekikkan yel-yel kemenangan, BERSATU, BERJUANG, MENANG, sambil mengacungkan satu jari sebagai simbol mendukung Paket KITA SEHATI.

Setelah itu proses penyerahan kabi nok tua kepada para tua adat, pemandu acara memberikan kesempatan kepada Yosef Tanu untuk memaparkan program kerja yang bakal dikerjakan Kristiana Muki dan dirinya jika terpilih pada 9 Desember mendatang menjadi Bupati dan Wakil Bupati TTU.

Pantauan Media SULUH DESA, yang menghadiri kampanye itu lebih banyak kaum mama dan para gadis muda. Di hadapan mereka ini, Yosef Tanu fokus pada program kerja untuk memberdayakan kaum wanita di TTU. Program kerja yang akan dilakukan adalah memaksimalkan potensi budaya TTU, salah satunya melestarikan tenun ikat.

Baca Juga:  Pemkab TTU Lakukan Penanganan Stunting di Desa dengan Aplikasi e-HDW

“Ini kita lakukan untuk melestarikan tenun ikat milik TTU. kita tidak boleh kehilangan motif tenun ikat kita. Dengan cara ini kita juga hendak memberdayakan kaum perempuan di TTU. Selain mereka mengurus rumah tangga atau bekerja yang lain, tenun ikat harus menjadi bagian dari mereka. Ibu Kristiana Muki dan Yosef Tanu akan memberikan benang gratis kepada setiap kelompok tenun ikat. Kami bantu fasilitasi supaya tenun ikat yang mama-mama hidupi itu tetap berjalan dan dapat mendatangkan ekonomi bagi keluarga,” ucap Yosef Tanu yang disambut sorak riuh gembira mama-mama.

Selanjutnya, kata Yosef Tanu, KITA SEHATI akan mengurus hak paten dari setiap motif tenun ikat yang di TTU supaya jangan ada pihak lain yang mengklaim setiap motif itu sebagai milik mereka.

“Hak paten ini penting sekali. Kami akan berupaya melindungi motif tenun ikat mama-mama. Motif tenun ikat kita itu adalah kekayaan kita yang harus kita pelihara, kita jaga, dan kita lestarikan,” tegas Yosef Tanu.

Untuk pemasaran produk hasil tenun ikat, Yosef Tanu mengatakan bahwa akan memberdayakan semua kaum muda yang memahami teknologi internet untuk memasarkan ke publik.

Baca Juga:  Penataan Kota, KITA SEHATI akan Gelar Pasar Malam Keliling Kantor Bupati TTU

“Saat ini kan zaman internet. Kita pakai kaum muda atau milenial yang mengerti internet supaya membantu pemerintah mempromosikan dan menjual keluar. Entah lewat website, media sosial, atau yang lainnya, ini kita harus lakukan karena akan sangat menjangkau pasar yang sangat luas,” urai Yosef Tanu sambil mengajak peserta kampanye untuk pada tanggal 9 Desember nanti memilih Paket KITA SEHATI nomor urut 1,” tandas Yosef Tanu.

Ketua Kelompok Tenun Kasih Maumolo, Maria Salvatoriana Nino, saat berbincang dengan Media SULUH DESA di sela-sela kampanye Paket KITA SEHATI, menuturkan bahwa, Kelompok Tenun Ikat ini berganggotakan 17 orang yang tergabung dari mama-mama di Koko dan Maumolo.

“Kita di sini pada dasarnya adalah orang Dawan. Jadi kalau Ibu Kristiana Muki dan Pak Yosef Tanu jadi Bupati dan Wakil Bupati TTU, kami yakin mereka akan sangat memberdayakan kaum ibu dan para gadis. Selain itu kami apresiasi sebab KITA SEHATI memiliki tekad untuk melestarikan tenun ikat di TTU supaya tidak hilang termakan waktu. Kami siap bersinergi dengan pemerintah untuk bersama menghidupkan tenun ikat di TTU. Ini mesti dimodifikasi. Kami berniat berkarya dan merawat tenunan milik TTU ini,” jawab Mama Salvatoriana sambil tersenyum.

Baca Juga:  Simon Nahak: Jika Terpilih Jadi Bupati Malaka, Mobil Pelayanan e-KTP akan Disiapkan

Mewakili anggota kelompoknya, Mama Salvatoriana berkata, “kami mengharapkan supaya Ibu Kristiana Muki dan Pak Yosef Tanu memberi atau mendirikan sekolah yang berkaitkan dengan tenunan di Kabupaten TTU jika terpilih untuk menghidupi kembali tenun ikat ini. Kami minta supaya semua perempuan di TTU ini harus diberdayakan.”

Mama Salvatoriana menceritakan jika kelompok tenun ikat di Maumolo sudah 6 bulan berjalan dan saat ini sangat membantu ekonomi keluarga.

“Yang bentuk itu ibu-ibu, dan dibantu oleh Pak Yosef Tanu yang pernah datang lihat beberapa bulan lalu itu dengan beri kami benang gratis. Jadi kami di sini hidupkan motif Maumolo (Pauf) dan motif Sotis. Lalu, tadi kami kalungkan selendang ke Pak Yosef Tanu itu selendang hasil kerja kami. Selendang pertama ada tulisan KITA SEHATI NOMOR 1 LANJUTKAN YESS!!! Selendang 2 bertuliskan KELOMPOK TENUN KASIH MAUMOLO MANTAP!!! Itu kami persembahkan khusus untuk Ibu Kristiana Muki dan Pak Yosef Tanu,” ujar Mama Salvatoriana bangga.

Mama Salvatoriana menyampaikan juga bahwa, semua mama-mama di Maumolo 100 persen mendukung Kristiana Muki lantaran Kristiana Muki adalah Perempuan Pertama TTU yang maju dalam pilkada ini.

“Kami mau menjadi bagian dari sejarah TTU jika Ibu Kristiana Muki terpilih menjadi Bupati TTU dari perempuan yang pertama,” ucapnya dengan mata berbinar. (fwl/fwl)